Portal Berita Ekonomi Selasa, 17 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:59 WIB. BPJSTK - Sebanyak 144 perusahaan di Gresik belum daftarkan pegawainya dalam program jaminan pensiun ke BPJSTK setempat.
  • 14:57 WIB. Pertamina - Pertamina MOR I tingkatkan pasokan Avtur hingga 93,8% di Bandara Internasional Minangkabau.
  • 14:56 WIB. Pertamina - Pertamina MOR VIII Maluku-Papua ungkap konsumsi BBM bensin tergolong stabil pada smester I 2018.
  • 14:55 WIB. Pertamina - Pertamina MOR I pastikan pasokan Avtur cukup untuk penerbangan keberangkatan calon jemaah haji.
  • 14:54 WIB. Apple - Keyboard MacBook Pro baru ternyata antidebu.
  • 14:52 WIB. Yahoo - Setelah 20 tahun, Yahoo Messenger resmi ditutup hari ini, Selasa (17/7/2018).
  • 14:51 WIB. Twitter - Twitter tangguhkan dua akun peretas di Pemilu AS.
  • 14:39 WIB. OJK - OJK merilis aturan pendanaan dana pensiun termasuk di antaranya adalah aturan pendanaan untuk program manfaat lain.
  • 14:09 WIB. TCash - TCash resmi bisa digunakan pengguna lintas operator.
  • 14:08 WIB. Apple - iPad terbaru yang tengah dipersiapka Apple dikabarkan bakal usung Face ID.
  • 14:07 WIB. Teknologi - Ciena siap letakkan dasar jaringan adaptif untuk ekonomi digital di Indonesia.
  • 14:01 WIB. Apple - Di India, Apple menjual kurang dari satu juta unit iPhone pada semester pertama tahun ini.
  • 14:00 WIB. Samsung - Galaxy S10 dikabarkna bakal tersedia dalam tiga ukuran layar, 5,8 inch, 6,1 inch, dan 6,4 inch.
  • 11:05 WIB. Asian Games - Dua juta ojek online akan demo saat Asian Games 2018 dibuka.

Permintaan Menurun, Ekspor Minyak Sawit Anjlok 4%

Foto Berita Permintaan Menurun, Ekspor Minyak Sawit Anjlok 4%
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Mukti Sardjono, mengatakan, ekspor minyak sawit (CPO dan turunannya) mengalami penurunan sebesar 4% sepanjang Mei 2018.

"Ekspor minyak sawit turun dari 2,22 juta ton di April menjadi 2,14 juta ton di Mei," kata Mukti di Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Menurut dia, penurunan ekspor dipengaruhi stok minyak nabati lain yang melimpah di pasar global sehingga harga yang murah juga tidak mendongkrak permintaan.

Pada Mei ini, volume ekspor CPO dan turunannya ke Pakistan meningkat 29%. Peningkatan impor yang  cukup signifikan setelah selama tiga bulan terakhir stagnan. Naiknya volume ekspor di Pakistan karena harga minyak sawit yang sedang murah sehingga traders memanfaatkan kesempatan untuk menggendutkan stok minyak sawitnya.

Peningkatan volume ekspor juga diikuti negara tujuan ekspor di Afrika yang membukukan kenaikan sebesar 29,5% atau dari 176,64 ribu ton di April terkerek menjadi 228,75 ribu ton di Mei.

"Ini adalah volume tertinggi sepanjang tahun 2018. AS dan China yang sedang berseteru juga mengeskalasi impor minyak sawitnya pada Mei ini," tambahnya.

Sementara itu, China membukukan kenaikan 6% dan AS mencatatkan kenaikan 18%. Pada sisi lain, turunnya harga tidak mampu menarik pembeli dari India untuk menimbun stok minyak sawit. Sejak tarif bea masuk yang tinggi untuk minyak sawit, permintaan India mengalami kelesuan dan sudah pada tahap akut. Dengan begitu, pada Mei ini India mencatatkan penurunan impor CPO dan turunannya sebesar 31% atau 346,28 ribu ton turun merosot menjadi 240,16 ribu ton.

"Pasar India yang sudah tergerus lebih dari 50% dari sejak awal tahun yang juga turut berkontribusi menyebabkan stok minyak sawit di Indonesia dan Malaysia menjadi tinggi karena susutnya pembelian yang sangat signifikan," ucapnya.

Untuk ekspor ke Uni Eropa sudah dipastikan menurun karena melimpahnya produksi minyak bunga matahari dan rapeseed. Sepanjang Mei, Uni Eropa membukukan penurunan impor sebesar 7% atau dari 385,10 ribu ton di April menyusut menjadi 359,31 ribu ton di Mei.

Tag: Minyak Sawit

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Aswaddy Hamid

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5905.158 -38.916 597
2 Agriculture 1428.601 -13.698 19
3 Mining 2009.628 -15.994 46
4 Basic Industry and Chemicals 772.710 -8.697 70
5 Miscellanous Industry 1174.590 -16.209 45
6 Consumer Goods 2447.240 -28.240 46
7 Cons., Property & Real Estate 444.098 -5.640 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1068.450 -15.987 70
9 Finance 1035.648 1.145 91
10 Trade & Service 883.943 2.056 143
No Code Prev Close Change %
1 UNIT 248 310 62 25.00
2 TCPI 700 875 175 25.00
3 DYAN 64 78 14 21.88
4 AIMS 202 246 44 21.78
5 OKAS 222 270 48 21.62
6 SRSN 59 70 11 18.64
7 RBMS 141 164 23 16.31
8 DPNS 350 396 46 13.14
9 GEMA 276 310 34 12.32
10 CNTX 530 590 60 11.32
No Code Prev Close Change %
1 MLPT 910 690 -220 -24.18
2 YPAS 725 605 -120 -16.55
3 PEGE 173 149 -24 -13.87
4 SKYB 310 270 -40 -12.90
5 INCF 146 129 -17 -11.64
6 MGRO 422 380 -42 -9.95
7 NICK 141 127 -14 -9.93
8 TOPS 955 865 -90 -9.42
9 KBLV 515 470 -45 -8.74
10 TNCA 186 170 -16 -8.60
No Code Prev Close Change %
1 TRUK 705 660 -45 -6.38
2 MSIN 505 490 -15 -2.97
3 BBRI 2,970 2,970 0 0.00
4 RBMS 141 164 23 16.31
5 IMAS 2,960 2,880 -80 -2.70
6 TLKM 4,020 3,940 -80 -1.99
7 KREN 725 715 -10 -1.38
8 INKP 19,900 19,525 -375 -1.88
9 PGAS 1,685 1,640 -45 -2.67
10 DYAN 64 78 14 21.88