Portal Berita Ekonomi Selasa, 19 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:37 WIB. BRIS - BRI Syariah mengincar peningkatan penyaluran pembiayaan UMKM dengan menggandeng kaum milenial.
  • 21:22 WIB. Pelindo - Sub-Holding Peralatan Pelindo Incorporated kini terbentuk.
  • 22:36 WIB. BNI Syariah - BNI Syariah membangun fasilitas HASANAH Spot di Pasar Modern Bintaro.
  • 22:36 WIB. PLN - PLN siap memasok kebutuhan listrik untuk mendukung pengembangan budidaya udang di dalam negeri.
  • 22:22 WIB. PHE - PHE melaksanakan penandatanganan KBH atas WK Maratua, Kaltim.
  • 22:22 WIB. WSKT - Waskita Karya berencana menerbitkan obligasi tahun ini.
  • 22:21 WIB. WSBP - Februari 2019, utang Waskita Beton Precast turun menjadi Rp4,7 triliun.
  • 22:21 WIB. Migas - Repsol membuka peluang untuk mengintegrasikan fasilitas yang ada di WK Sakakemang dan South Sakakemang.
  • 22:21 WIB. BNI - BNI meluncurkan fitur pengajuan KPR secara online yang ditujukan untuk kalangan milenial.
  • 22:20 WIB. BNI - BNI mengakui transaksi kartu kredit terdongkrak transaksi travel.
  • 22:20 WIB. PNM - PNM menargetkan laba bersih tahun ini tembus Rp126 miliar.
  • 22:17 WIB. Pertamina - Pertamina siap meladeni tantangan dari pendatang baru PT AKR Corporindo.
  • 21:46 WIB. Pertamina - Pertamina siap menyambut masuknya badan usaha ataupun swasta dalam bisnis avtur.

ESDM Tandatangani Empat Kontrak Blok Migas Gross Split

Foto Berita ESDM Tandatangani Empat Kontrak Blok Migas Gross Split
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sebanyak empat Kontrak Bagi Hasil Gross Split yang berakhir kontrak kerja samanya pada 2019 dan 2020 telah kembali ditandatangani. Keempat kontrak tersebut yaitu Wilayah Kerja Blok Migas (WK) Bula, Salawati, Kepala Burung, dan Malacca Strait.

Acara penandatanganan dilakukan di Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jakarta, Rabu (11/7/2018), dan dihadiri Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Djoko Siswanto.

Djoko mengatakan, kontrak bagi hasil tersebut merupakan kontrak perpanjangan dan pengelolaan bersama antara kontraktor existing bersama Pertamina dengan jangka waktu selama 20 tahun.

Kontrak Bagi Hasil Wilayah Kerja Bula dengan kontraktor adalah Kalrez Petroleum (Seram) Ltd. yang sekaligus juga sebagai operator. Kontrak Bagi Hasil Wilayah Kerja Bula saat ini (existing) akan berakhir pada 31 Oktober 2019.

Kontrak Bagi Hasil Wilayah Kerja Salawati dengan kontraktor Petrogas (Island) Ltd. (sekaligus sebagai operator) dan PT Pertamina Hulu Energi Salawati saat ini (existing) akan berakhir pada 22 April 2020.

Kontrak Bagi Hasil Wilayah Kerja Kepala Burung dengan kontraktor Petrogas (Basin) Ltd. (sekaligus sebagai operator) dan PT Pertamina Hulu Energi Salawati Basin saat ini (existing) akan berakhir pada 14 Oktober 2020.

Kontrak Bagi Hasil Wilayah Kerja Malacca Strait dengan kontraktor EMP Malacca Strait S.A (sekaligus sebagai operator) dan PT Imbang Tata Alam saat ini (existing) akan berakhir pada 4 Agustus 2020.

"Partisipasi Interes yang dimiliki oleh para Kontraktor tersebut termasuk Partisipasi Interes 10% yang akan ditawarkan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMD)," ujarnya dalam keterangan yang diterima.

Sementara untuk total bonus tanda tangan (signature bonus) dari keempat kontrak tersebut adalah sebesar Rp73,7 miliar. Total nilai investasi dari pelaksanaan komitmen kerja pasti lima tahun pertama diperkirakan sebesar US$148,4 juta atau setara Rp1,9 triliun (asumsi nilai tukar rupiah sesuai APBN 2018 adalah sebesar Rp13.400 per dolar AS).

Dari adanya penandatanganan Gross Split ini para kontraktor untuk terus meningkatkan produksi minyak dan gas bumi dari wilayah kerjanya.

Tag: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Migas

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,780.63 3,741.87
British Pound GBP 1.00 18,315.27 18,130.41
China Yuan CNY 1.00 2,095.36 2,074.37
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,177.00 14,035.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,143.64 10,040.64
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,806.54 1,788.42
Dolar Singapura SGD 1.00 10,463.50 10,352.59
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,046.95 15,884.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,479.02 3,440.79
Yen Jepang JPY 100.00 12,826.38 12,696.76

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6497.815 108.730 627
2 Agriculture 1603.040 10.690 21
3 Mining 1866.565 32.272 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.209 10.651 71
5 Miscellanous Industry 1368.528 38.950 46
6 Consumer Goods 2658.479 53.843 51
7 Cons., Property & Real Estate 452.148 1.591 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1214.982 29.177 71
9 Finance 1235.748 18.977 91
10 Trade & Service 820.986 9.595 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,625 2,020 395 24.31
2 KONI 398 486 88 22.11
3 PUDP 338 406 68 20.12
4 KOIN 268 318 50 18.66
5 TRUS 300 340 40 13.33
6 RDTX 6,075 6,875 800 13.17
7 FREN 264 298 34 12.88
8 PSDN 220 246 26 11.82
9 YULE 196 218 22 11.22
10 SKBM 414 460 46 11.11
No Code Prev Close Change %
1 INCF 380 306 -74 -19.47
2 PANI 135 109 -26 -19.26
3 LMAS 69 58 -11 -15.94
4 ARTA 1,100 935 -165 -15.00
5 ALKA 408 350 -58 -14.22
6 LPLI 147 129 -18 -12.24
7 RODA 430 380 -50 -11.63
8 HDTX 125 111 -14 -11.20
9 ETWA 89 81 -8 -8.99
10 JMAS 900 820 -80 -8.89
No Code Prev Close Change %
1 FREN 264 298 34 12.88
2 EXCL 2,340 2,530 190 8.12
3 TLKM 3,790 3,900 110 2.90
4 TINS 1,425 1,520 95 6.67
5 JPFA 2,700 2,500 -200 -7.41
6 ANTM 950 995 45 4.74
7 MEDC 950 1,020 70 7.37
8 BMTR 420 434 14 3.33
9 WSKT 1,765 1,750 -15 -0.85
10 ASII 7,600 7,875 275 3.62