Homedec 2018 Siap Tampilkan Inovasi Desain

Homedec 2018 Siap Tampilkan Inovasi Desain Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Home Design & Interior Exhibition (Homedec), pionir pameran home show, bakal kembali diselenggarakan pada 6-9 September 2018 mendatang di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang. 

Setelah sukses mendatangkan lebih dari 22.000 pengunjung selama empat hari dengan didukung lebih dari 150 peserta dan 300 booth tahun lalu, Homedec pada tahun ini siap menjawab kebutuhan pasar dengan memberikan terobosan dan inovasi terbaru dalam industri renovasi, interior, dan home improvement.

Ketua HDII (Himpunan Desainer Interior Indonesia) DKI Jakarta, Nuaresta Edi Nugraha, menyatakan, di era millenial saat ini, interior hunian banyak bergeser, bukan sekadar memenuhi kebutuhan fisik, tapi juga memenuhi dahaga jiwa. Dahaga akan kenyamanan, keindahan, dan kepuasan batin.

"Dulu orang merenovasi karena sudah rusak, sekarang renovasi karena perlu suasana baru buat mood booster," kata dia di Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Sementara itu, Panitia Penyelanggara Pameran Homedec 2018, Linda Leoni, mengatakan, target pengunjung pameran masih di dominasi oleh Homeowners yang berniat untuk merenovasi rumah.

"Di mana karakteristik ini adalah buyers yang serius dan 'berani' mengeluarkan budget dalam mewujudkan hunian impiannya. Ini yang akan menjadi kesempatan yang baik bagi para peserta untuk mempromosikan produk dan desain terkini, meraih lebih banyak customer baru, dan memaksimalkan penjualan di akhir kuartal," paparnya.

Pada pameran tahun lalu, lanjut dia, 73% pengunjung Homedec berasal dari kelas menengah ke atas yang didominasi oleh wilayah Jakarta dan Tangerang. Dari survei tahun lalu, 78% dari peserta pameran mengatakan bahwa mereka berhasil mencapai target dan puas. Sementara itu, 93% dari pengunjung mengatakan bahwa mereka akan datang kembali untuk mengunjungi Homedec tahun ini.

"Gencarnya pembangunan sektor properti di wilayah Jabodetabek, baik dari perumahan, apartemen, ruko, hotel, restoran, dan gedung-gedung lainnya memicu naiknya demand akan kebutuhan produk interior dan rancangan desain interior. Tidak dipungkiri bila saat ini permintaan jasa konsultan dan pembuatan desain interior tiap tahun menunjukkan progres kenaikan yang signifikan," pungkasnya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini