Portal Berita Ekonomi Kamis, 22 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:54 WIB. Summarecon - Summarecon Agung kembangkan proyek Summarecon Mutiara Makasar senilai Rp22,9 triliun.
  • 16:48 WIB. Indeks -  Indeks LQ45 ditutup naik 11,302 poin atau 1,20% ke level 956,633.
  • 16:46 WIB. Harbokir - JNE turut adakan promo harbokir yang dimulai pada pukul 00.01, Minggu (25/11/2018) sampai 23.59, Senin (26/11/2018). 
  • 16:43 WIB. Perbankan - Izin usaha BPR Bintang Ekonomi Sejahtera Tangsel efektif dicabut OJK hari ini. 
  • 16:43 WIB. IHSG - IHSG ditutup menghijau 0,71% ke level 5.990,432 di perdagangan Kamis sore. 
  • 15:47 WIB. Bisnis - Tahun 2019, BNBR akan mulai pembangunan pabrik bus listrik di Balaraja berkapasitas produksi 2.000 unit bus per tahun. 
  • 15:46 WIB. Rupiah - Manfaatkan hari libur AS, rupiah diproyeksikan menguat di rentang Rp14.520 hingga Rp14.640 per dollar AS.
  • 14:57 WIB. Efek Syariah - Per tanggal 22/11/2018 ada 375 efek syariah tercatat dan dinyatakan efektif oleh OJK. 
  • 14:02 WIB. KPU - Diharapkan peserta Pemilu mematuhi rambu kampanye melalu surat edaran Bawaslu.
  • 14:02 WIB. KPU - Surat edaran Bawaslu untuk Parpol untuk meminimalisir pelanggaran Pemilu.
  • 13:59 WIB. TKN Jokowi-Ma'ruf - Setiap guru diberi insentif sesuai dengan lama bekerja dan golongan kepangkatan.
  • 13:59 WIB. TKN Jokowi-Ma'ruf - Harusnya Mardani paham, urusan pendidikan menjadi kewenangan pemerintah daerah.
  • 13:59 WIB. TKN Jokowi-Ma'ruf - Mengaji guru Rp20 juta adalah kebijakan yang tak realistis.
  • 13:59 WIB. TKN Jokowi-Ma'ruf - Prabowo-Sandi kurang memiliki program peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
  • 13:58 WIB. TKN Jokowi-Ma'ruf - Tak sepaham antara Prabowo dan Mardani Ali Sera menunjukkan program tidak jelas.

Peredaran Uang Palsu Merajalela Bikin BI Siaga

Foto Berita Peredaran Uang Palsu Merajalela Bikin BI Siaga
Warta Ekonomi.co.id, Kendari -

Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara bersama aparat terkait semakin memperketat pengawasan peredaran uang palsu di daerah itu.

Kepala Perwakilan BI Sultra, Minot Purwahono, dalam acara pelatihan pencegahan dan penanganan tindak pidana rupiah kepada aparat hukum (Aparkum) wilayah Sultra, di Kendari, Kamis, mengatakan dari hasil pengawasan itu maka telah menemukan ribuan lembar uang palsu.

"Hari ini bersama aparat hukum lainnya kami melakukan pemusnahan 1.525 lembar uang palsu," katanya.

Disebutkan, dalam pemusnahan tersebut terdiri dari uang pecahan Rp100 ribu sebanyak 1.056 lembar, pecahan Rp50 ribu 453 lembar, pecahan Rp20 ribu 11 lembar, pecahan Rp10 ribu sebanyak empat lembar dan pecahan Rp5 ribu satu lembar.

Salah satu upaya yang dilakukan BI untuk mencegah upaya tindak pidana uang rupiah adalah dengan adanya pelatihan bersama Aparkum.

"Karena dengan pelatihan ini dapat meningkatkan kewaspadaan serta ketelitian kita dalam menggunakan uang. Uang yang beredar di masyarakat merupakan uang yang asli, perlu adanya sosialisasi terkait hal tersebut," katanya.

Ia menegaskan orang atau oknum yang memalsukan uang rupiah harus dihukum seberat mungkin.

"Agar mereka jera dan tidak akan melakukan atau memalsukan uang lagi. Hal tersebut sudah diatur di dalam Undang-undang (UU) Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang sebagai bagian dari tindak pidana di bidang ekonomi," katanya.

Tag: Bank Indonesia (BI)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5948.052 -57.245 616
2 Agriculture 1420.064 -22.607 20
3 Mining 1752.232 -92.706 47
4 Basic Industry and Chemicals 794.852 4.282 71
5 Miscellanous Industry 1405.848 -7.667 45
6 Consumer Goods 2338.754 0.545 49
7 Cons., Property & Real Estate 427.067 3.402 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1070.304 -6.551 71
9 Finance 1128.672 -17.324 91
10 Trade & Service 795.747 -11.763 150
No Code Prev Close Change %
1 HOME 123 166 43 34.96
2 MPRO 860 1,075 215 25.00
3 POLA 284 354 70 24.65
4 MINA 535 665 130 24.30
5 NIPS 350 428 78 22.29
6 AKSI 260 310 50 19.23
7 MPPA 157 184 27 17.20
8 ABMM 1,885 2,190 305 16.18
9 AMAG 272 314 42 15.44
10 GOLD 510 560 50 9.80
No Code Prev Close Change %
1 SOSS 1,950 1,465 -485 -24.87
2 PALM 254 220 -34 -13.39
3 PTIS 380 330 -50 -13.16
4 TRUK 202 176 -26 -12.87
5 ADRO 1,485 1,310 -175 -11.78
6 GLOB 218 194 -24 -11.01
7 GEMA 316 282 -34 -10.76
8 INDY 2,430 2,180 -250 -10.29
9 MAIN 1,300 1,170 -130 -10.00
10 LEAD 66 60 -6 -9.09
No Code Prev Close Change %
1 ADRO 1,485 1,310 -175 -11.78
2 PTBA 4,660 4,350 -310 -6.65
3 PGAS 2,030 1,945 -85 -4.19
4 UNTR 34,400 31,950 -2,450 -7.12
5 BBRI 3,520 3,430 -90 -2.56
6 ERAA 1,980 2,010 30 1.52
7 ITMG 22,025 20,025 -2,000 -9.08
8 TRUK 202 176 -26 -12.87
9 BMRI 7,475 7,275 -200 -2.68
10 TLKM 3,950 3,960 10 0.25