Portal Berita Ekonomi Senin, 17 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:48 WIB. IKM - Menperin berikan apresiasi kepada pelaku IKM sektor batik di Jambi.
  • 14:46 WIB. Obligasi - TAXI restrukturasi pokok obligasi Rp1 trilun dengan cara konversi Rp400 miliar jadi saham TAXI  dan Rp600 miliar jadi obligasi konversi tanpa bunga.
  • 14:45 WIB. Makanan - BPOM DiY lakukan pengecekan 10 jenis makanan yang diduga mengandung pewarna teksti.
  • 14:45 WIB. PKPU - TAXI akan hadapi sidang PKPU Rabu, 19/12/2018 mendatang di PN Jakpus. 
  • 14:43 WIB. Nelayan - HNSI Bangka: nelayan tetap melaut pada natal.
  • 14:42 WIB. Pangan - Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTT: stok pangan jelang natal aman.
  • 14:38 WIB. Defisit - Neraca perdagangan Indonesia November 2018 alami defisit  tertinggi, 2,05 miliar dolar AS.
  • 14:36 WIB. Harga - Jelang libur Natal 2018 dan tahun baru 2019, harga  bawang merah, cabai rawit, cabai keriting, dan beras di Kulon Progo naik.
  • 14:30 WIB. Energi - Kementrian ESDM akan mengejar capaian target rasio elektrifikasi nasional sebesar 99,9%.
  • 14:29 WIB. PLTGU - Pertamina Power Indonesia telah siap untuk memasuki tahap konstruksi PLTGU 1.760 MW pada Desember 2018.
  • 12:57 WIB. ANTAM - ANTAM mendapatkan fasilitas kredit dari BNI senilai total US$82 juta untuk refinancing dan keperluan belanja modal.
  • 12:02 WIB. IHSG - IHSG ditutup anjlok 0,99% ke level 6.108,74 pada jeda siang ini. 
  • 12:01 WIB. Investor - BEI Surakarta optimistis mampu raih 7.000 investor.
  • 12:00 WIB. Listrik - Kementerian ESDM menyebutkan sebanyak 164 ribu rumah diprediksi kesulitan membayar biaya sambungan listrik pada 2019.
  • 11:59 WIB. Padi - Produksi padi di Gunung Kidul capai 300.652 ton.

Lebih Murah, Pelindo I Ajak Pengusaha Manfaatkan Peti Kemas

Foto Berita Lebih Murah, Pelindo I Ajak Pengusaha Manfaatkan Peti Kemas
Warta Ekonomi.co.id, Banda Aceh -

PT Pelindo I selaku pengelola Pelabuhan Malahayati, Krueng Raya, Aceh Besar, mengajak pengusaha di Provinsi Aceh memanfaatkan jasa pengiriman barang dengan menggunakan peti kemas.

PMO Pengembangan Bisnis PT Pelindo I, Jonedi, menuturkan, pihaknya mengajak pengusaha Aceh memanfaatkan peti kemas untuk pengiriman barang. Pelabuhan Krueng Raya sejak dua tahun lalu sudah melayani pengiriman barang menggunakan peti kemas.

"Namun, pelayanan peti kemas tersebut belum dimanfaatkan secara optimal oleh kalangan usaha di Aceh," kata Jonedi di Krueng Raya, Aceh Besar, Jumat (13/7/2018).

Padahal, sebut Jonedi, pengiriman barang menggunakan peti kemas lebih murah dibandingkan mengangkutnya menggunakan truk melalui jalan darat. Dan ini tentu menguntungkan dari segi bisnis.

"Biaya satu peti kemas dari Jakarta di kisaran Rp10 juta. Satu peti kemas bisa memuat barang mencapai 24 ton. Waktu tempuh paling lama enam hari. Dengan biaya sebesar itu, tentu ongkos transportasi barang lebih murah dibandingkan lewat darat," papar Jonedi.

Selama ini, sebut Jonedi, pelayanan peti kemas di Pelabuhan Krueng Raya dimanfaatkan untuk mengangkut barang kebutuhan sehari-hari masyarakat seperi sabun, makanan ringan, rokok, dan lainnya.

"Keuntungan menggunakan peti kemas bisa dilihat dari harga barang di pasaran. Harganya tidak jauh beda dengan yang di Pulau Jawa. Hal ini terjadi karena biaya distribusinya ke Aceh bisa ditekan," ungkap dia.

Oleh karena itu, Jonedi mengajak kalangan pengusaha Aceh lainnya juga memanfaatkan pelayanan peti kemas di Pelabuhan Malahayati. Penggunaan peti kemas tidak hanya untuk memasukkan barang, tetapi juga mengirim komoditas ke luar Aceh.

"Apalagi saat ini Pelabuhan Malahayati alat angkat peti kemas yang mempercepat proses bongkar muat peti kemas dari dan ke kapal. Kami juga akan terus mengembangkan Pelabuhan Malahayati," kata Jonedi.

Tag: PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) - Pelindo I

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Antara/FB Anggoro

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00