Portal Berita Ekonomi Jum'at, 22 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:14 WIB. Facebook - Facebook akui jutaan kata sandi tak aman.
  • 17:11 WIB. Nokia - Ponsel Nokia diduga kirim data ke China.
  • 17:10 WIB. WhatsApp - WhatsApp Business akhirnya tersedia untuk iPhone.
  • 17:05 WIB. PUBG - Kemenkominfo siap blokir PUBG usai ada kajian MUI.
  • 17:02 WIB. Toyota - Toyota produksi mobil hibrida Suzuki di Inggris.
  • 16:31 WIB. Akuisisi - BUVA akan akuisisi perusahaan lifestyle dan entertainment
  • 16:30 WIB. PLTU - DEAL terima kontrak PLTU lontar senilai Rp94 miliar. 
  • 16:29 WIB. Prodia - Prodia raih laba usaha Rp175,45 miliar dari bisnis laboratorium klinik. 
  • 16:28 WIB. Mobil Listrik - General Motors suntik investasi US$300 juta untuk bisnis produksi mobil listrik. 
  • 16:28 WIB. Rempah - Rempah harus kembali menjadi komoditi unggulan Indonesia.
  • 16:28 WIB. Emas - Harga jual dan beli kembali emas Antam merosot tajam iringi kejatuhan emas dunia.
  • 16:27 WIB. Topping Off - Intiland lakukan topping off hunian vertikal, The Rosebay di Surabaya. 
  • 16:27 WIB. KTNA - Ketum KTNA mengatakan bertani kini lebih mudah dan menguntungkan.
  • 16:26 WIB. Obligasi - SMF kembali terbitkan obligasi senilai Rp2,51 triliun. 
  • 16:26 WIB. Sriwijaya - Sriwijaya Air berencana akan membuka beberapa rute penerbangan baru di kawasan regional.

Kapolri Tito Ada di Balik Skenario Pemutasian AKBP Yusuf

Kapolri Tito Ada di Balik Skenario Pemutasian AKBP Yusuf - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kapolri Jenderal Tito Karnavian disebut langsung memerintahkan pemutasian Kasubdit Kilas Ditpamobvit Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP M Yusuf begitu melihat video kekerasan terhadap ibu dan anak di minimarket yang viral dan beredar luas di masyarakat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Mohammad Iqbal mengatakan Kapolri Tito marah besar atas aksi kekerasan AKBP Yusuf. Ia menegaskan aksi koboi AKBP M Yusuf bertolak belakang dengan sikap polisi yang dituntut untuk profesional, modern, dan terpercaya. Ia menambahkan tindakan AKBP Yusuf juga tidak mewakili kultur kepolisian yang berupaya menghilangkan arogansi kekuasaan.

"Kapolri marah sekali. Untuk itu, Kapolri akan memerintahkan Kapolda Babel untuk mencopot yang bersangkutan hari ini juga," katanya di Jakarta, Jumat (13/7/2018).

Iqbal mengingatkan sikap tegas polisi hanya bisa ditujukan kepada pelaku kriminal yang membahayakan nyawa masyarakat dan petugas. Kapolri pasti akan mengapresiasi anggota kepolisian yang berani bertindak tegas terhadap pelaku kriminal yang berbahaya tersebut.

"Sudah banyak polisi yang tembak dan tangkap begal, tembak dan tangkap bandar narkoba, tembak dan tangkap teroris diberi penghargaan," ujarnya.

Saat ini AKBP Yusuf telah dimutasi dari jabatan. Adapun, dalam video kekerasan viral tersebut terlihat Yusuf yang menggunakan kemeja orange bertuliskan polisi tengah memarahi dua orang ibu dan satu anak laki-laki di sebuah minimarket  seraya melakukan pemukulan menggunakan tangan, sandal, dan gagang keranjang.

AKBP Yusuf tersulut emosi karena ibu dan anak tersebut diduga telah melakukan aksi pencurian. Berdasarkan laporan pihak kepolisian yang diterima di Jakarta, Jumat (13/7/2018), terduga pelaku atas nama D, A, dan AR (anak dari D) melakukan tindak pidana pencurian di minimarket Apri Mart yang merupakan milik AKBP Yusuf pada pukul 19.00 WIB, Kamis (12/7/2018).

Modus pencurian yang dilakukan oleh pelaku adalah mengambil barang-barang yang ada di minimarket berupa dua kotak susu Chil Kid, satu kotak susu BMT, empat bungkus mie gelas, satu kotak susu cair Frisian Flag, satu botol susu Hilo, dan satu buah selendang hijau biru dengan motif bunga-bunga. Barang-barang yang dicuri oleh pelaku senilai Rp600 ribu.

Tag: Yusuf

Penulis/Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Istimewa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,794.23 3,755.47
British Pound GBP 1.00 18,692.75 18,500.55
China Yuan CNY 1.00 2,125.36 2,104.15
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,228.00 14,086.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,103.30 10,001.06
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,813.38 1,795.26
Dolar Singapura SGD 1.00 10,546.29 10,439.49
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,182.93 16,018.60
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,506.16 3,466.90
Yen Jepang JPY 100.00 12,850.43 12,718.74

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6525.274 23.498 629
2 Agriculture 1490.781 9.164 21
3 Mining 1887.862 3.129 47
4 Basic Industry and Chemicals 910.367 -5.244 71
5 Miscellanous Industry 1284.891 0.529 46
6 Consumer Goods 2663.462 4.407 52
7 Cons., Property & Real Estate 465.570 -1.138 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1170.915 5.940 72
9 Finance 1263.236 12.361 91
10 Trade & Service 828.467 0.865 155
No Code Prev Close Change %
1 COCO 420 525 105 25.00
2 GLOB 352 440 88 25.00
3 CAKK 270 326 56 20.74
4 ECII 825 990 165 20.00
5 SMMA 7,700 9,000 1,300 16.88
6 TGKA 3,010 3,500 490 16.28
7 ANDI 1,605 1,805 200 12.46
8 FISH 3,400 3,760 360 10.59
9 LPLI 135 149 14 10.37
10 BKSW 175 193 18 10.29
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 224 168 -56 -25.00
2 KICI 310 260 -50 -16.13
3 IDPR 735 640 -95 -12.93
4 PYFA 198 177 -21 -10.61
5 ATIC 990 895 -95 -9.60
6 JMAS 895 810 -85 -9.50
7 LAND 1,085 1,010 -75 -6.91
8 MTSM 240 224 -16 -6.67
9 UNIT 242 226 -16 -6.61
10 AKSI 400 374 -26 -6.50
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 101 97 -4 -3.96
2 HOME 102 102 0 0.00
3 GGRM 88,000 85,900 -2,100 -2.39
4 BBRI 3,980 4,060 80 2.01
5 TLKM 3,800 3,820 20 0.53
6 INKP 10,200 9,800 -400 -3.92
7 FREN 308 328 20 6.49
8 CTRA 975 1,030 55 5.64
9 UNTR 27,800 28,000 200 0.72
10 GIAA 555 555 0 0.00