Portal Berita Ekonomi Senin, 22 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:33 WIB. Huawei - Fokus utama Huawei masih Android, belum pikirkan rencana B.
  • 22:21 WIB. Asus - Asus rilis ROG Phone II, pakai layar 120Hz dan Snapdragon 855 Plus.
  • 21:30 WIB. Hong Kong - Beijing mengatakan bahwa para demonstran sedang menguji kesabarannya.
  • 20:21 WIB. Go-Jek - Go-jek resmi ganti logo perusahaan.
  • 19:01 WIB. Milenial - Menperin: Skill yang harus dikuasai milenial adalah penguasaan data, artificial intelligence, IoT (device, network, aplikasi)
  • 18:58 WIB. IDF 2019 - 75 startup skala kecil menengah, 15 startup besar, dan 60 venture capital dipertemukan di IDEA Space
  • 18:53 WIB. Stimulus - Menteri Perindustrian: Segera diterbitkan regulasi PPnBM untuk otomotif berbasis emisi dan tax holiday untuk electric battery
  • 18:04 WIB. Pertahanan - Rabu, China akan meluncurkan buku putih pertahanan nasional
  • 17:58 WIB. Turki - Pemerintah Turki akan balas AS karena dikeluarkan dari program Jet Tempur F35
  • 17:28 WIB. Korea - Setelah bir dan paket tour, boikot Korea terhadap Jepang bisa menyentuh mobil mewah (analis).

Dukung Pertemuan IMF, Pertamina Jaga Pasokan Avtur

Dukung Pertemuan IMF, Pertamina Jaga Pasokan Avtur - Warta Ekonomi
WE Online, Mataram -

PT Pertamina akan menjaga pasokan avtur untuk mengakomodasi kebutuhan bahan bakar khusus pesawat udara itu di Pulau Lombok, NTB, sebagai daerah penyangga pertemuan IMF dan Bank Dunia di Bali, Oktober 2018.

"Kami tetap menjaga stok. Ketersediaan itu kami selalu perbarui secara online, " kata Kepala Operasional Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Ampenan, La Imbo, di Mataram, Lombok, NTB, Jumat (13/7/2018).

Kepada awak media dari Bali yang mengunjungi TBBM di Ampenan, La Imbo, menambahkan, pihaknya dapat meminta alokasi avtur di antaranya dari Terminal Transit Pertamina Wayame di Ambon.

Selain itu, kata dia, BBM tersebut juga bisa dipasok dari Terminal Transit Baubau di Sulawesi Tenggara.

La Imbo memperkirakan pasokan avtur dapat bertambah sekitar 50% dari rata-rata penyaluran harian di wilayah setempat yang mencapai 160 kiloliter.

Sementara itu, perwakilan Pertamina Wilayah Pemasaran (MOR) V Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara, Aries Buana, ditemui dalam kesempatan yang sama menambahkan pihaknya akan membentuk satuan tugas (satgas) dalam skala kecil.

Satgas itu, lanjut dia, bertugas memastikan stok termasuk apabila ada lonjakan kebutuhan BBM termasuk avtur.

"Untuk kesiapan kami lebih ke arah penambahan pasokan avtur karena akan ada banyak frekuensi penerbangan," imbuh Aries, Junior Officer Communication and Relations Pertamina MOR V tersebut.

Terkait penambahan itu, pihaknya masih melakukan pembahasan komprehensif agar sesuai dengan kebutuhan. Di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, sebagai akses utama masuknya para delegasi IMF dan Bank Dunia itu mencatat konsumsi normal harian avtur mencapai 2.267 kiloliter. Jumlah tersebut diprediksi akan meningkat menjelang, saat, dan setelah pertemuan IMF dan Bank Dunia yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, mengingat jumlah delegasi yang hadir diperkirakan mencapai 15 ribu orang dari 189 negara.

Pulau Lombok di NTB merupakan salah satu destinasi yang siap menyambut para delegasi di sela-sela pertemuan mereka di Bali. Beberapa waktu lalu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan; Menteri Keuangan, Sri Mulyani; Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC); dan instansi terkait lainnya mengunjungi sejumlah lokasi di Bumi Gora itu.

Kedatangan pejabat negara yang juga duduk dalam panitia nasional pertemuan akbar bidang keuangan dunia itu untuk memastikan kesiapan infrastuktur di sejumlah titik di antaranya Bandara Internasional Lombok Praya dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. (FNH/Ant)

Tag: PT Pertamina (Persero), World Bank (Bank Dunia)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Irwansyah Putra

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,741.34 3,703.91
British Pound GBP 1.00 17,552.48 17,370.42
China Yuan CNY 1.00 2,040.90 2,020.54
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,033.00 13,893.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,880.64 9,780.67
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,798.20 1,780.13
Dolar Singapura SGD 1.00 10,310.80 10,204.19
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,740.82 15,578.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,412.69 3,374.54
Yen Jepang JPY 100.00 12,998.33 12,865.08

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6456.539 53.245 652
2 Agriculture 1359.948 0.169 21
3 Mining 1656.555 1.125 49
4 Basic Industry and Chemicals 836.222 20.201 72
5 Miscellanous Industry 1262.035 -2.850 49
6 Consumer Goods 2419.754 33.936 53
7 Cons., Property & Real Estate 497.831 2.310 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1241.954 8.326 74
9 Finance 1325.581 8.757 91
10 Trade & Service 819.503 2.647 163
No Code Prev Close Change %
1 POLU 1,260 1,575 315 25.00
2 PAMG 416 520 104 25.00
3 GLOB 505 630 125 24.75
4 PICO 486 605 119 24.49
5 KIOS 520 630 110 21.15
6 FUJI 123 143 20 16.26
7 ASBI 340 384 44 12.94
8 ARKA 1,035 1,165 130 12.56
9 TMPO 162 180 18 11.11
10 IKBI 274 298 24 8.76
No Code Prev Close Change %
1 KBLV 436 390 -46 -10.55
2 KAYU 498 448 -50 -10.04
3 IIKP 62 57 -5 -8.06
4 SRAJ 310 286 -24 -7.74
5 SAPX 745 690 -55 -7.38
6 MINA 1,400 1,300 -100 -7.14
7 NICK 266 248 -18 -6.77
8 PBSA 760 710 -50 -6.58
9 TNCA 324 304 -20 -6.17
10 DSFI 135 127 -8 -5.93
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 350 352 2 0.57
2 BHIT 81 85 4 4.94
3 MNCN 1,365 1,435 70 5.13
4 IPTV 242 248 6 2.48
5 BPTR 97 104 7 7.22
6 POSA 214 204 -10 -4.67
7 BDMN 4,840 5,100 260 5.37
8 ANTM 950 940 -10 -1.05
9 LPKR 278 284 6 2.16
10 BBRI 4,450 4,480 30 0.67