Portal Berita Ekonomi Kamis, 19 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:02 WIB. Malaysia - Tiga WNI ditangkap di Malaysia karena kasus terorisme.
  • 17:02 WIB. PBB - AS: Dewan HAM kegagalan besar PBB.
  • 17:01 WIB. Arab - Israel sahkan undang-undang pemisahan Yahudi dan Arab.
  • 17:00 WIB. Australia - McDonald's Australia akan berhenti menggunakan sedotan plastik.
  • 16:59 WIB. Rusia - FBI: Rusia berupaya intervensi pilpres AS.
  • 16:58 WIB. Pesawat - Indonesia incar potensi US$88 miliar pasar komponen pesawat dunia.
  • 16:57 WIB. NATO - Georgia kecam komentar presiden Rusia soal keanggotaan NATO.
  • 16:57 WIB. Israel - Palestina serukan Pengadilan Kriminal Internasional selidiki Israel.
  • 16:56 WIB. Nelson Mandela - Afrika Selatan rayakan peringatan 1 abad hari lahir Nelson Mandela.
  • 16:55 WIB. Google - Google ajukan banding atas tuntutan US$5 miliar oleh komisi Uni Eropa.
  • 16:44 WIB. AP I - PT AP I targetkan proyek fisik Bandara International Yogyakarta dimulai Agustus 2018.
  • 16:43 WIB. Bulog - Perum Bulog sanggupi mandat beli gula petani yang tidak laku senilai Rp6,79 triliun.
  • 16:31 WIB. AP I - PT AP I pastikan PP KSO sebagai pemenang lelang proyek pembangunan fisik Bandara International Yogyakarta.
  • 16:29 WIB. Bulog - Pemerintah tugaskan Perum Bulog untuk bisa serap seluruh produksi gula petani.
  • 16:28 WIB. Pertamina - ESDM nilai rencana share down aset hulu dan hilir migas Pertamina berpotensi beri dampak positif. 

Pengelolaan Limbah Jadi Syarat Mutlak Perpanjangan Freeport

Foto Berita Pengelolaan Limbah Jadi Syarat Mutlak Perpanjangan Freeport
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, menegaskan kepada PT Freeport Indonesia (PTFI) bahwa perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Operasi Produksi 2x10 tahun diberikan dengan syarat mutlak limbah dikelola dengan baik.

Persyaratan tersebut diberikan setelah Kementerian ESDM mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Lingkungan Hidup Dan kehutanan (KLHK) terkait pengelolaan limbah. Demikian keterangan yang dihimpun dari Kementerian ESDM di Jakarta, Jumat (13/7/2018).

"Satu catatan penting. Untuk mendapatkan perpanjangan 2x10 tahun itu, persyaratannya harus sudah ada rekomendasi tertulis dari Ibu Menteri KLHK karena itu disyaratkan di Undang-Undang Minerba (Mineral dan Batu Bara) bahwa perpanjangan itu bisa diberikan dengan rekomendasi dari Kementerian Lingkungan hidup atau tidak ada masalah dengan lingkungan yang serius yang tidak ditangani PTFI," lanjut Jonan.

Menanggapi hal tersebut, Menteri LHK, Siti Nurbaya, mengatakan, pihaknya akan terus memantau perkembangan perbaikan lingkungan di salah satu tambang terbesar dunia itu.

"Harapan kita, pemerintah dan masyarakat sama, atas penguasaan saham mayoritas PTFI oleh PT Inalum, kita mengharapkan pengelolaan lingkungan PTFI akan terus ditingkatkan," ujar Siti.

Sebagai pengelola tambang terbesar di dunia, lanjut Siti, PTFI dipercaya mampu menjaga keberlanjutan penanganan lingkungan terdampak dan KLHK sudah cukup lama mengawasi pengelolaan lingkungan PTFI.

"KLHK akan terus mengikuti perkembangannya bahwa sejak bulan September-Oktober, tahun lalu Kementerian LHK sudah mengikuti dan bersama-sama mengambil langkah-langkah perbaikan dan kita ikuti juga PT FI telah melakukan langkah-langkah perbaikan dalam penanganan lingkungan ini akan terus kita lakukan," lanjut Siti.

Pengelolaan lingkungan dalam kegiatan pertambangan PTFI di tambang Grasberg Papua telah menghasilkan limbah tailing yang cukup besar. Oleh karena itu, pengelolaan lingkungan sesuai dengan tata cara penambangan yang baik (good mining practice) menjadi hal yang prinsip untuk mendapatkan persetujuan perpanjangan operasi produksi perusahaan pertambangan, dalam hal ini PTFI. (FNH/Ant)

Tag: PT Freeport Indonesia, Ignasius Jonan

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Widodo S Jusuf

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Jun
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10