Portal Berita Ekonomi Selasa, 20 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:29 WIB. Startup - Alpha JWC Ventures menginjeksi dana serie A ke startup periklanan digital Target Media Nusantara.
  • 20:26 WIB. Liga 1 - Persija Jakarta 3 vs 0 Persela Lamongan
  • 05:54 WIB. UEFA Nations League - Denmark 0 vs 0 Republik Irlandia

Kadin Prediksi Bank Tahan Kenaikan Suku Bunga

Foto Berita Kadin Prediksi Bank Tahan Kenaikan Suku Bunga
Warta Ekonomi.co.id, Denpasar -

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali memprediksi perbankan akan menahan kenaikan bunga simpanan dan kredit agar tidak membebani biaya bunga setelah Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,25 persen.

"Jika bank memilih menaikkan bunga maka akan berpotensi membuat masyarakat atau dunia usaha menahan diri untuk mengajukan kredit di bank," kata Wakil Ketua Kadin Bali Bidang Finansial dan Moneter Ida Bagus Kade Perdana di Denpasar, Minggu (15/7/2018).

Dengan tidak menaikkan bunga kredit, maka bank juga diperkirakan tidak akan menaikkan bunga simpanan, baik tabungan atau deposito. Hal itu dilakukan agar tidak menambah biaya bunga simpanan mengingat bunga kredit tidak dinaikkan.

Senada dengan Kade Perdana, Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Kota Denpasar Nyoman Sender mengatakan bank diperkirakan akan memperkecil selisih bunga kredit dengan simpanan.

Dengan begitu, bank masih dapat menghimpun dana pihak ketiga atau DPK dan memberikan bunga simpanan, sedangkan dana masyarakat yang dihimpun bisa disalurkan untuk kredit meski pendapatan dari bunga pinjaman tidak naik.

"Jika bank menaikkan suku bunga kredit maka memberatkan debitur tetapi di sisi lain, para pemilik dana atau deposan mengharapkan bank menaikkan suku bunga," ucapnya.

Sebelumnya, Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen.

Kebijakan itu diambil bank sentral sebagai salah satu upaya moneter untuk mendongkrak nilai tukar rupiah yang sempat melemah terhadap dolar AS.

Setelah kebijakan tersebut dikeluarkan, BI kemudian memberikan kelonggaran bagi perbankan salah satunya terkait rasio pembiayaan atau LTV untuk kredit kepemilikan rumah yang diharapkan mendongkrak sektor properti.

Sektor properti merupakan salah satu sektor yang memberikan efek berlipat mendorong roda ekonomi masyarakat.

Dengan kelonggaran LTV itu, maka ketentuan uang muka pembelian rumah pertama diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing bank dengan tentunya tetap mempertimbangkan analisis faktor risiko dari calon debitur.

Tag: Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Perbankan

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Cahyo Prayogo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Selasa, 20/11/2018 17:39 WIB

Kelangkaan Semen Masih Terjadi di Palu

Selasa, 20/11/2018 14:24 WIB

Mitsubishi Akan Copot Carlos Ghosn

Selasa, 20/11/2018 13:49 WIB

Xiaomi Ambil Alih Bisnis Smartphone Meitu

Selasa, 20/11/2018 08:44 WIB

Bos Besar Nissan Ditangkap Otoritas Jepang

Selasa, 20/11/2018 06:27 WIB

Malaysia Jadi Gerbang Masuk Bawang Ilegal

Selasa, 20/11/2018 00:15 WIB

Relaksasi DNI Bakal Gaet Investasi Asing