Portal Berita Ekonomi Sabtu, 19 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:27 WIB. Eredivisie Belanda - Vitesse 3 vs 2 Excelsior
  • 05:23 WIB. Ligue1 Prancis - Lille 2 vs 1 Amiens
  • 05:21 WIB. Bundesliga Jerman - Hoffenheim 1 vs 3 FC Bayern München
  • 05:10 WIB. LaLiga Spanyol - Getafe 4 vs 0 Deportivo Alaves
  • 22:06 WIB. Debat Pilpres - Trafik Telkomsel dan XL melonjak saat debat pilpres perdana.
  • 19:42 WIB. Google - Google akuisisi Divisi Smartwatch Fossil.
  • 19:39 WIB. Apple - iPad murah kabarnya segera rilis.
  • 19:38 WIB. Huawei - Universitas Oxford setop terima dana dari Huawei.
  • 19:36 WIB. Tesla - Susul Proton,  Tesla kena imbas dari Airbag Takata.
  • 19:34 WIB. Ghosn - Pengacara ajukan banding atas penolakan bebas bersyarat Ghosn.
  • 19:32 WIB. Wuling - SUV Wuling Almaz sudah dikenalkan ke kalangan khusus.
  • 19:31 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo janji aturan penyiaran dan data pribadi rampung di kuarta I 2019.

Pertamina: Konsumsi Avtur Musim Haji 2018 Naik 51,79%

Foto Berita Pertamina: Konsumsi Avtur Musim Haji 2018 Naik 51,79%
Warta Ekonomi.co.id, Surabaya -

Konsumsi bahan bakar pesawat terbang atau Avtur pada musim haji 2018 di wilayah Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V diprediksi mengalami kenaikan, karena sejumlah pesawat yang ditumpangi jamaah tidak melakukan transit seperti tahun lalu.

Manager Communication dan CSR Unit Pertamina MOR V, Rifky Rakhman Yusuf, di Surabaya, Senin (16/7/2018) mengatakan, seperti keberangkatan haji melalui Bandara Internasional Lombok (BIL) yang diprediksi mengalami peningkatan konsumsi Avtur sebesar 51,79% atau naik 853 Kilo Liter (KL), dibanding tahun lalu, karena konsumsi fase keberangkatan dari Lombok tidak transit di Bandara Minangkabau seperti tahun sebelumnya.

"Sedangkan di Bandara Juanda, konsumsi Avtur diperkirakan hanya naik 1.06 persen atau hanya 174 KL dibandingkan dengan penerbangan haji tahun 2017, sebab pemberangkatan melalui Juanda menggunakan pesawat jenis Boeing-747, dengan estimasi konsumsi Avtur sebanyak 100 KL/penerbangan," katanya.

Sedangkan dari Bandara Internasional Lombok (BIL) juga menggunakan pesawat jenis Boeing-747, dengan estimasi konsumsi Avtur sebanyak 125 KL/penerbangan. "Tahun ini, akan diberangkatkan sebanyak total 93 kloter penerbangan haji dari Surabaya dan Lombok dan kami prediksi ada peningkatan pada konsumsi Avtur," katanya.

Rifky mengaku, Pertamina MOR V siap memasok seluruh kebutuhan Avtur dan menjamin ketersediaannya untuk penerbangan haji tahun 2018 melalui Bandara Juanda Surabaya atau Bandara Internasional Lombok (BIL).

"Salah satu upaya kami adalah mengoptimalkan stok Avtur di Depot Pengisian Bahan Bakar Pesawat Udara (DPPU) Juanda, yang selama Juli sampai September dinaikan menjadi 1.310 KL/hari dari normal 1.078 KL/hari atau naik sebesar 22%," katanya.

Sedangkan pada DPPU Bandara Internasional Lombok (BIL), stok persediaan Avtur dinaikan menjadi 141 KL/hari dari normal 111 KL/hari atau naik sebesar 27%.

Ia mengatakan, DPPU Juanda memiliki sarana fasilitas berupa 14 unit Refueller, dan yang disiapkan untuk penerbangan haji sebanyak empat unit dengan kapasitas 40 KL, tujuh unit Hydrant Dispenser, serta 49 orang petugas pengisian.

Sedangkan untuk DPPU Lombok juga menyiapkan tujuh unit Refueller termasuk tambahan dari DPPU Adisutjipto dan DPPU Juanda, empat unit Bridger, serta enam orang petugas pengisian untuk optimalisasi penyaluran dan distribusi Avtur keperluan penerbangan haji.

"Kami juga melakukan koordinasi dengan Angkasa Pura I Juanda guna menjaga kelancaran dan ketepatan pelayanan dengan baik, aman dan lancar," katanya.

Sebelumnya, pemberangkatan pertama Jemaah haji direncanakan pada tanggal 17 Juli 2018, baik dari Surabaya maupun Lombok.

Tag: PT Pertamina (Persero)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Umarul Faruq

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56