Portal Berita Ekonomi Senin, 20 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:43 WIB. Jokowi - Gagasan soal pemeran penganti (stuntman), itu datang dari masyarakat. 
  • 16:42 WIB. Jokowi - Soal pemeran penganti di Asian Games, itu hanya hiburan untuk masyarakat.
  • 15:22 WIB. Gerindra - Sahabat Prabowo-Sandi diresmikan pada Selasa (28/8/2018).
  • 15:22 WIB. Gerindra - Sandiaga menjadi ketua dewan pembina di Sahabat Prabowo-Sandi.
  • 15:22 WIB. Gerindra - Sahabat Prabowo-Sandi terdiri dari seluruh kalangan.
  • 15:21 WIB. Gerindra - Sahabat Prabowo-Sandi transfomasi dari Sahabat Anies-Sandi.
  • 15:17 WIB. Mahfud MD - Tidak ada tawaran dari Sudirman Said untuk masuk ke tim Prabowo-Sandi.
  • 15:17 WIB. Mahfud MD - Tidak ada tawaran dari Sudirman Said untuk masuk ke tim Prabowo-Sandi.
  • 15:16 WIB. Bank BNI - Bank BNI mendapatkan alokasi KUR sebesar Rp17 triliun pada 2019.
  • 15:16 WIB. Asian Games - Atlet Wushu Indonesia, Lindswell Kwok dikabarkan langsung pensiun usai meraih medali emas.
  • 15:14 WIB. Partai Demokrat - 107 nama tim juru kampanye Prabowo-Sandi adalah hoax.
  • 15:14 WIB. Bank Mandiri - Mandiri menyiapkan fasilitas pendanaan kepada PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebesar Rp800 miliar untuk mendukung program Mekaar.
  • 15:13 WIB. PKS - Mardani Ali Sera apresiasi yang menjadi keputusan Mahfud MD.
  • 15:13 WIB. PKS - DPP PKS bakal gembira jika Mahfud Md kembali bergabung ke Prabowo.
  • 15:12 WIB. PKS - Mahfud MD adalah sosok kompeten untuk masuk timses kampanye Prabowo-Sandiaga. 

BPJS Ketenagakerjaan Bidik Pertumbuhan Agresif di 2019

Foto Berita BPJS Ketenagakerjaan Bidik Pertumbuhan Agresif di 2019
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan membidik pertumbuhan agresif pada 2019 dengan menargetkan pertumbuhan kepesertaan sebesar 16% dan dana kelolaan sebesar 23%.

Demikian yang disampaikan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) BPJS Ketenagakerjaan yang bertajuk "Mewujudkan Pertumbuhan yang Agresif Melalui Layanan yang Ekselen dan Komunikasi yang Efektif" di Batu, Malang, Jawa Timur, Rabu (18/7/2018). 

Agus Susanto menjelaskan bahwa tema pertumbuhan agresif ini sesuai dengan peta jalan yang disusun untuk tahun 2017 hingga 2021 mendatang.

"Untuk 2019 nanti, target kepesertaan akan kami tingkatkan hingga 16% dan total dana kelolaan juga akan ditargetkan tumbuh sebesar 23%," ujar Agus.

Ia menegaskan, sinergi antar seluruh elemen yang ada sangat besar perannya untuk mencapai target utama tersebut.

"Salah satu langkah untuk mencapai pertumbuhan agresif adalah melalui sinergi dalam semua aspek, antara lain hubungan kelembagaan, pengawasan dan pemeriksaan, pelayanan prima, infrastruktur TI yang mendukung, komunikasi yang terintegrasi, keuangan, investasi, SDM, dan kepesertaan itu sendiri," jelas Agus. 

Agus optimis target pertumbuhan agresif di tahun 2019 sangat terukur dan dapat dicapai asalkan menerapkan strategi yang tepat. Pasalnya, potensi tenaga kerja masih sangat besar, khususnya pada usaha kecil, mikro, dan pekerja informal. Selain itu, dukungan Pemerintah juga semakin positif mendukung strategi perluasan kepesertaan yang dilancarkan BPJS Ketenagakerjaan.

Hal yang dipersiapkan menjelang pertumbuhan agresif tahun 2019 salah satunya adalah infrastruktur teknologi informasi yang semakin dioptimalkan untuk meningkatkan pelayanan. Hal ini dilakukan untuk mendukung pelayanan yang lebih ringkas, cepat, dan tepat serta aman bagi para peserta BPJS Ketenagakerjaan. 

Terobosan-terobosan untuk memberikan kemudahan dan akses kepada peserta yang digagas BPJS Ketenagakerjaan di antaranya dengan menelurkan beberapa fitur digital, seperti aplikasi berbasis mobile, BPJSTKKU, yang memberikan kemudahan kepada peserta untuk mendapatkan informasi mengenai kepesertaan pekerja hingga melaporkan ketidaksesuaian data kepesertaan maupun pelaporan perusahaan. 

Peserta juga bisa mengakses kartu digital BPJS Ketenagakerjaan melalui aplikasi BPJSTKKU.

"Peserta tidak perlu menunjukkan kartu fisik sebagai bukti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Kartu digital ini sudah cukup sebagai bukti kepesertaan bagi peserta agar dapat menikmati manfaat tambahan seperti diskon di merchant kerja sama," papar Agus.

Hingga Maret 2018, jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan mencapai 27,12 juta, meningkat dibandingkan Maret 2017 yang sebesar 22,29 juta peserta. Sementara dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan sampai Kuartal I/2018 mencapai Rp 321,2 triliun. Angka tersebut meningkat 22,16% dibanding periode sama tahun 2017 sebesar Rp262,94 triliun.

Sampai akhir tahun ini, sesuai dengan Rencana Kegiatan dan Anggaran Tahunan (RKAT), BPJS Ketenagakerjaan membidik dana kelolaan sebesar Rp367,88 triliun.

Tag: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5892.192 108.394 599
2 Agriculture 1588.944 4.751 20
3 Mining 2014.336 48.471 46
4 Basic Industry and Chemicals 803.050 21.046 70
5 Miscellanous Industry 1263.593 43.399 45
6 Consumer Goods 2363.210 31.896 46
7 Cons., Property & Real Estate 439.284 6.072 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1012.787 14.681 70
9 Finance 1060.303 19.100 91
10 Trade & Service 846.847 15.397 144
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Senin, 20/08/2018 15:20 WIB

Kemenkeu Yakin Tak Bakal Gagal Bayar Utang

Senin, 20/08/2018 03:42 WIB

Minyak Tumpah di Ambon, Apa Kata Pertamina?

Minggu, 19/08/2018 23:04 WIB

Rex Marindo: Jangan Jadi Pengusaha

Minggu, 19/08/2018 22:20 WIB

Google Hapus Layanan Pencarian Gambar

Minggu, 19/08/2018 18:28 WIB

DPR Akan Panggil OJK Soal Regulasi Fintech

Minggu, 19/08/2018 08:58 WIB

Apa Itu Merdeka Finansial?

Jum'at, 17/08/2018 17:08 WIB

Indeks Merosot 4,83% Sepanjang Pekan Ini