Portal Berita Ekonomi Minggu, 18 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:00 WIB. WeChat - WeChat butuh 7 tahun untuk jadi aplikasi super.
  • 20:58 WIB. Huawei - Huawei bikin asisten pintar penantang Amazon dan Google.
  • 20:49 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo resmi cabut izin frekuensi First Media, Bolt, dan Jasnita.
  • 16:25 WIB. Asus - Asus ZenBook Pro 15, laptop 2 layar seharga Rp36 juta.
  • 13:43 WIB. Huawei - Lewati Apple, Huawei target kalahkan Samsung pada 2020. 

Minyak Turun Karena Pernyataan OPEC

Foto Berita Minyak Turun Karena Pernyataan OPEC
Warta Ekonomi.co.id, New York -

Patokan global minyak mentah Brent turun pada akhir perdagangan, Jumat (20/7/2018) pagi WIB, setelah sempat menguat di awal sesi, karena kekhawatiran tentang meningkatnya pasokan kembali di tengah komentar bahwa ekspor Arab Saudi akan jatuh pada Agustus.

Harga minyak mentah jatuh dari tertinggi sesi yang dicapai setelah pernyataan Gubernur OPEC Arab Saudi Adeeb Al-Aama bahwa kerajaan memperkirakan ekspor minyak mentahnya turun sekitar 100.000 barel per hari pada Agustus karena produksinya melebihi batas.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman September turun 0,32 dolar AS menjadi ditutup pada 72,58 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. Brent sebelumnya sempat mencapai tertinggi sesi di 73,79 dolar AS.

Sementara itu, minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus menambahkan 0,70 dolar AS menjadi menetap di 69,46 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. WTI sempat mencapai tertinggi 70,17 dolar AS pada awal sesi sebelum memangkas kembali kenaikannya.

Harga minyak mentah mundur kembali dari level tertinggi pada awal sesi karena para pedagang menguangkan keuntungan mereka, kata John Kilduff, mitra di Again Capital Management di New York.

Harga, yang telah menguat di tengah berita rencana pemotongan ekspor Arab Saudi, turun karena fokus pasar kembali ke potensi kelebihan pasokan ketika Arab Saudi, Rusia dan produsen utama lainnya terus meningkatkan produksi.

Produsen OPEC dan non-OPEC memangkas produksi minyak pada Juni sebesar 20% lebih besar dari tingkat yang disetujui, dibandingkan dengan 47% pada Mei, dua sumber yang akrab dengan masalah tersebut mengatakan kepada Reuters pada Rabu (18/7).

"Hanya karena Saudi mencoba untuk mengekang penurunannya, tidak mengubah fakta bahwa mereka meningkatkan produksi," kata Kilduff.

Komoditas-komoditas, di bawah tekanan dari dolar AS yang kuat dan gelombang baru ketegangan perdagangan yang memicu kekhawatiran kerusakan pada ekonomi-ekonomi dan komoditas-komoditas, juga membebani harga.

Pada awal perdagangan, dolar AS mencapai level tertinggi terhadap sekeranjang mata uang lainnya sejak Juli 2017, naik setengah persen pada hari itu.

"Margin penyulingan di Asia berada di bawah tekanan dan beberapa penyuling independen Tiongkok telah mengurangi pemerosesan mereka, yang membebani pasar Brent," kata Andrew Lipow, presiden Lipow Oil Associates di Houston.

Berita bahwa pemogokan pekerja di rig pengeboran Norwegia telah berakhir, juga membebani harga minyak global.

Brent telah jatuh sekitar delapan persen dari tertinggi minggu lalu di atas 79 dolar AS karena munculnya bukti produksi yang lebih tinggi dari Arab Saudi dan anggota lain dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), serta Rusia dan Amerika Serikat.

Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan pada Rabu (18/7) bahwa produksi minyak mentah domestik mencapai rekor 11 juta barel perhari minggu lalu. AS telah menambahkan hampir satu juta barel per hari dalam produksinya sejak November, berkat peningkatan cepat dalam pengeboran serpih.

Lonjakan tajam dalam persediaan minyak mentah AS juga menambah nada "bearish" di pasar. Mereka naik 5,8 juta barel pekan lalu, dibandingkan dengan perkiraan penurunan 3,6 juta barel.

Meskipun terjadi lompatan, persediaan di pusat pengiriman minyak AS untuk WTI di Cushing, Oklahoma diperkirakan turun 1,8 juta barel, atau 6,2%, hingga Selasa (17/7), kata para pedagang, mengutip penyedia informasi energi Genscape, demikian Reuters.

Tag: The Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35