Portal Berita Ekonomi Senin, 19 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:00 WIB. WeChat - WeChat butuh 7 tahun untuk jadi aplikasi super.
  • 20:58 WIB. Huawei - Huawei bikin asisten pintar penantang Amazon dan Google.
  • 20:49 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo resmi cabut izin frekuensi First Media, Bolt, dan Jasnita.
  • 16:25 WIB. Asus - Asus ZenBook Pro 15, laptop 2 layar seharga Rp36 juta.

Anggaran Stadion Barombong Tertunda Gara-Gara Asian Games

Foto Berita Anggaran Stadion Barombong Tertunda Gara-Gara Asian Games
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Harapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel untuk mendapatkan anggaran tambahan untuk kelanjutan megaproyek Stadion Barombong pada 2018 dipastikan pupus. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) merevisi alokasi anggaran untuk megaproyek tersebut. Dilakukan rasionalisasi anggaran, dimana anggaran tersebut dialihkan demi mensukseskan penyelenggaran Asian Games 2018. 

Kemenpora sebelumnya menjanjikan anggaran Rp9 miliar untuk merenovasi lapangan dan rumput Stadion Barombong pada tahun ini. Namun, alokasi anggaran tersebut diputuskan untuk ditunda pencairannya ke tahun berikutnya alias 2019. Pertimbangannya, Kemenpora melakukan rasionalisasi anggaran, dimana ada kebutuhan lebih mendesak yakni penyelenggaraan Asian Games 2018. 

Informasi penundaan anggaran Stadion Barombong diketahui setelah Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel, Sri Endang Sukarsi bersama PPK Stadion Barombong, Muchlis, menemui Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. Dari pertemuan itu, Menteri Imam menyampaikan anggaran yang dijanjikan untuk Stadion Barombong pada tahun ini direvisi dan akan diberikan pada 2019. 

"Kemenpora melakukan revisi, rasionalisasi anggaran karena ada kebutuhan yang lebih mendesak (untuk mensukseskan Asian Games 2018). Jadi Kemenpora menjanjikan anggaran itu nantinya cair pada 2019," ucap PPK Stadion Barombong, Muchlis, Kamis (19/7). 

Menurut dia, pihaknya tidak mempersoalkan jika anggaran tersebut tidak dicairkan pada tahun ini karena dialihkan untuk penyelenggaraan Asian Games 2018. Sebab, event kompetisi olahraga antar negara Asia tersebut merupakan acara yang sangat penting dan mempertaruhkan nama baik bangsa dan negara. 

"Kita mengerti akan hal itu, tapi dengan catatan kami memasukan proposal Rp110 miliar untuk tahun 2019. Kami berharap Kemenpora memberikan anggaran Rp110 miliar untuk kelanjutan pembangunan stadion Barombong tahun 2019," asa dia. 

Muchlis melanjutkan kalaupun anggaran Rp9 miliar cair pada tahun ini, pun tidak memungkinkan untuk merenovasi rumput dan lapangan Stadion Barombong. Pasalnya, saat ini dilakukan pengerjaan atap stadion. Untuk membuat rangka atap dikerjakan di area lapangan. 

"Saat ini juga tidak memungkinkan untuk melakukan renovasi rumput lapangan, karena di lapangan itu tempat untuk merakit atap stadion, jadi sangat mengganggu jika pengerjaan atap bersamaan dengan renovasi rumput stadion," tutupnya.

Megaproyek Stadion Barombong telah dimulai sejak 2011. Dalam perjalanannya, terus terjadi revisi anggaran, dimana dana yang diperlukan untuk menyelesaikan stadion megah itu terus membengkak. Dari mulanya Rp330,29 miliar saat perhitungan yang dilakukan pada 2013, lalu membengkak menjadi Rp565,72 miliar saat revisi perhitungan pada 2017. 

Pemprov Sulsel menaksir pembangunan megaproyek Stadion Barombong masih membutuhkan anggaran Rp235,43 miliar. Diharapkan sumber pembiayaan berasal dari APBD dan APBN 2019. Rinciannya masing-masing sebesar Rp124,90 miliar dan Rp110,52 miliar. Dana itu akan digunakan untuk finishing Stadion Barombong yang akan dikerjakan rentang 2019-2020 mendatang. 

Terlepas dengan adanya rasionalisasi anggaran dari Kemenpora, pembangunan Stadion Barombong diklaim tetap berjalan. Hingga Juli tahun ini, pekerjaan yang dilakukan berupa pembuatan rangka atap dengan sumber anggaran dari APBD sebesar Rp64,5 miliar dengan target rampung pada November mendatang. 

Tag: Asian Games

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35