Portal Berita Ekonomi Rabu, 24 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:40 WIB. PPP - Biasanya yang melakukan politik sontoloyo akan menyerang secara pribadi.
  • 12:40 WIB. PPP - Politik 'sontoloyo' itu mengandung unsur hoax, ujaran kebencian dan memelintir fakta.
  • 12:37 WIB. Bawaslu - Prabowo dan Sandiaga belum dijadwalkan pemeriksaan.
  • 12:37 WIB. Bawaslu - Pemeriksaan Ratna berfokus pada klarifikasi.
  • 12:36 WIB. Bawaslu - Ratna Sarumpaet bakal diperiksa oleh tim Sentra Gakkumdu.
  • 12:22 WIB. Antam - Antam catat rekor baru harga penjualan emas murni tertinggi sebesar Rp678.000 per gram. 
  • 12:01 WIB. OJK - OJK gelar kompetisi video bertema "Melek Investasi Halal" dengan total hadiah Rp17 juta.
  • 11:58 WIB. ACES - Ace Hardware Indonesia siap buka gerai baru ke-25 di Gersik Icon Jumat mendatang.
  • 11:11 WIB. Meikarta - OJK: KPA Meikarta tersebar di 12 bank. 
  • 11:11 WIB. Meikarta - OJK sebut nilai KPA Meikarta mencapai Rp8 triliun. 
  • 10:31 WIB. Ekonomi - Febrio: untuk pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, peran swasta harus lebih dibuka. 
  • 10:30 WIB. Ekonomi - Ekonom UI, Febrio Kacaribu, nyatakan peran BUMN dalam proyek infrastruktur terlalu besar. 
  • 10:23 WIB. Ekonomi - Net ekspor Indonesia rendah, BI perkirakan kinerja ekonomi tumbuh melambat di kuartal III/2018.
  • 10:22 WIB. IHSG - Pembukaan perdagangan Rabu (24/10/2018, IHSG dibuka menguat 6,808 poin (0,17%) ke 5.805,898. 
  • 10:13 WIB. ASSA - ASSA rilis aplikasi sewa mobil Share Car dan situs jual beli mobil bekas Caroline-id.com. 

BI Tolak Anggapan Bunga Acuan Penyebab Lemahnya Rupiah

Foto Berita BI Tolak Anggapan Bunga Acuan Penyebab Lemahnya Rupiah
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bank Indonesia menampik bahwa dipertahankannya suku bunga acuan "7-Day Reverse Repo Rate" sebesar 5,25 persen pada Kamis kemarin menjadi salah satu penyebab melemahnya nilai tukar rupiah Jumat ini.

"Coba dilihat apakah rupiah melemah sendiri atau tidak ? kalau seluruh dunia itu melemah melawan dollar AS ya mestinya itulah penyebabnya," kata Deputi Gubernur BI Erwin Rijanto di Jakarta, Jumat.

Rupiah yang depresiatif Jumat ini, menurut dia, karena dinamika perkembangan ekonomi di Amerika Serikat. Presiden Trump, Kamis (19/1) melontarkan kritiknya kepada Bank Sentral AS karena kenaikan suku bunga bisa menghambat percepatan pemulihan ekonomi AS.

"Kalau dipicu domestik tidak ada masalah. Masalahnya adalah mister Trump yang membuat pernyataan berlawanan dengan Fed," ujar Erwin.

Jika melihat sejak awal pekan ini, arah perkembangan ekonomi AS menghentak pelaku pasar setidaknya dua kali. Gubernur The Fed Jerome Powell pada pidatonya awal pekan ini mengindikasikan konsistensi menaikkan suku bunga acuannya empat kali tahun ini. Hingga Juni 2018, The Fed sudah menaikkan suku bunga acuannya sebanyak dua kali ke 1,75-2 persen.

Berbarengan dengan itu, eskalasi perang dagang antara dua negara raksasa ekonomi AS dan China semakin meningkat dipicu perang pernyataan Penasihat Ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow dan penasihat ekonomi senior pemerintah China Liu He.

Erwin mengatakan siasat Bank Sentral China untuk mendongkrak ekspornya juga turut melemahkan nilai rupiah.

"China itu melakukan, misalnya devaluasi menurunkan kursnya berkaitan dengan 'perang dagang' itu," ujar Erwin.

Namun, Erwin meminta masyarakat untuk melihat tren pelemahan mata uang ini secara lebih luas. Keperkasaan dolar AS bukan hanya memperlemah rupiah, tapi juga hampir seluruh mata uang negara berkembang. Bahkan mata uang negara-negara lain mendera pelemahan yang lebih dalam dibanding rupiah.

"Saat ini Amerika lagi berdaya adi kuasa. kalau sekarang kamu lihat rupiah melemah terhadap India tidak? tidak, malah kita menguat terhadap India," ujar dia.

Bank Sentral, kata Erwin, akan terus menjalankan dual intervensi untuk menstabilisasi nilai tukar rupiah.

Kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dolar Rate yang diumumkan Bank Indonesia, Jumat ini, menunjukkan Rupiah diperdagangkan di Rp14.520 per dolar AS, melemah 102 poin dibanding acuan Kamis (19/7) yang sebesar Rp.14.418 per dolar AS.

Tag: Bank Indonesia (BI)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,070.00 4,028.94
British Pound GBP 1.00 19,817.64 19,617.33
China Yuan CNY 1.00 2,201.51 2,179.59
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,269.00 15,117.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,825.72 10,716.44
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,947.68 1,928.26
Dolar Singapura SGD 1.00 11,080.55 10,967.86
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,504.38 17,328.62
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,668.67 3,627.79
Yen Jepang JPY 100.00 13,573.65 13,434.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5797.891 -42.544 610
2 Agriculture 1554.747 -15.585 20
3 Mining 1891.500 -26.913 47
4 Basic Industry and Chemicals 751.139 -6.438 70
5 Miscellanous Industry 1262.855 10.567 45
6 Consumer Goods 2461.265 -8.778 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.289 -1.746 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1043.222 -21.394 70
9 Finance 1042.692 -8.059 91
10 Trade & Service 784.869 -3.611 147
No Code Prev Close Change %
1 MPRO 314 392 78 24.84
2 MLPT 745 900 155 20.81
3 MFMI 700 840 140 20.00
4 SKYB 159 190 31 19.50
5 KPAL 402 478 76 18.91
6 RELI 228 258 30 13.16
7 PBSA 690 760 70 10.14
8 NOBU 950 1,040 90 9.47
9 BAYU 2,470 2,700 230 9.31
10 GJTL 635 690 55 8.66
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 400 300 -100 -25.00
2 AMAG 358 270 -88 -24.58
3 TRIO 226 184 -42 -18.58
4 SKRN 1,225 1,030 -195 -15.92
5 YPAS 725 610 -115 -15.86
6 MINA 585 520 -65 -11.11
7 DUCK 1,590 1,440 -150 -9.43
8 DART 294 268 -26 -8.84
9 TFCO 600 550 -50 -8.33
10 HDFA 128 118 -10 -7.81
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 362 356 -6 -1.66
2 BMTR 334 334 0 0.00
3 PGAS 2,340 2,350 10 0.43
4 BHIT 79 79 0 0.00
5 LPPF 5,025 4,990 -35 -0.70
6 MNCN 775 780 5 0.65
7 PTBA 4,610 4,510 -100 -2.17
8 BBCA 23,150 22,950 -200 -0.86
9 GJTL 635 690 55 8.66
10 KPIG 138 139 1 0.72