Portal Berita Ekonomi Minggu, 18 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Waralaba Jadi Cara Efektif Tingkatkan Rasio Kewirausahaan

Foto Berita Waralaba Jadi Cara Efektif Tingkatkan Rasio Kewirausahaan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sekretaris Kemenkop dan UKM, Meliadi Sembiring, menegaskan, model bisnis waralaba (franchise) merupakan salah satu cara paling efektif untuk melahirkan wirausaha baru, sekaligus meningkatkan rasio kewirausahaan di Indonesia yang baru mencapai 3,1%.

"Di Indonesia ada 62 juta lebih UMKM. Dengan pertumbuhan ekonomi di atas 5% itu bagus, tapi apakah sudah merata? Jawabnya belum. Kesenjangan harus dikurangi, salah satunya dengan mengembangkan  koperasi dan UKM. 

Waralaba adalah model bisnis yang cocok bagi UKM karena memberikan peluang bagi pengusaha UKM dalam mengembangkan usahanya," ujar Sesmenkop dan UKM, dalam pembukaan pameran International Franchise Licence & Business Concept (IFRA) 2018, di JCC, Jakarta, Jumat (20/7/2018). 

Meliadi memaparkan, waralaba merupakan bentuk kerja sama bisnis berjangka panjang yang menjadi bagian dari pola kemitraan.

"Kerja sama ini tak hanya memiliki tujuan ekonomi, namun juga sosial seperti masalah pemerataan kesejahteraan dan keadilan dalam berusaha," katanya.

Hal itu karena di dalam bisnis waralaba, akan terjadi penyatuan business plan, adanya transfer sumber daya finansial, keahlian atau teknologi, antara usaha besar, menengah dan kecil.

Menurut Meliadi, yang kurang dari bisnis waralaba ini adalah perluasan jenis usaha waralaba yang ditangani.

"Misalnya agribisnis yang tampaknya masih kurang. Kebanyakan waralaba bergerak di kuliner, fashion. Padahal, keunggulan kita banyak dan itu perlu digali lagi," pesannya.

Dirjen Perdagangan Dalan Negeri Kemendag, Tjahja Widayanti, mengatakan, prospek bisnis waralaba amat sangat menjanjikan. 

"Presiden RI bapak Joko Widodo juga concern terhadap waralaba ini, karena sesuai dengan arah pembangunan ekonomi kerakyatan yang berkeadilan," katanya.

Menurut Dirjen, sistem waralaba ini merupakan sistem distribusi yang baik, karena dapat diterapkan bagi usaha baru, yang belum bisa berkembang sendiri.

"Namun dengan waralaba, kita bisa memulai sebagai entrepreneur.

Memang tak mudah, perlu fokus," tegasnya.

Menurut Tjahja, dikaitkan dengan tugas pemerintah dalam  stabilisasi harga, bisnis waralaba sangat memberikan kontribusi.

"Waralaba udah punya sistem standar dan harga bisa di-maintenance," pungkasnya.

Ketua Umum AFI, Andrew Nugroho, mengatakan bisnis waralaba dalam beberapa tahun terakhir berkembang pesat. "Terjadi lompatan pertumbuhan sebesar 20% dari 2016  ke 2017," katanya.

Karena itu dalam penyelenggaraan IFRA 2018 yang merupakan ke-16 kalinya ini, pihaknya menargetkan terjadi transaksi sampai Rp7 triliun.

Tag: Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop-UKM)

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35