Portal Berita Ekonomi Sabtu, 18 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:11 WIB. ANDI - Andira Agro menganggarkan capital expenditure sebesar Rp15 miliar sampai Rp20 miliar pada tahun ini.
  • 16:10 WIB. ANDI - Andira Agro mencatat laba bersih sebesar Rp7,07 miliar per Maret 2018.
  • 16:09 WIB. ANDI - Andira Agro mencatat penjualan bersih sebesar Rp72,43 miliar per Maret 2018.
  • 16:08 WIB. ANDI - Andira Agro membidik penjualan dapat mencapai Rp500 miliar pada 2018.
  • 16:07 WIB. ANDI - Andira Agro akan menggunakan dana hasil IPO untuk membangun pabrik kelapa sawit senilai Rp135 miliar.
  • 16:01 WIB. Kemensos - Kemensos mengerahkan 623 personel Tagana untuk mendistribusikan ribuan sembako warga terdampak gempa NTB.
  • 15:59 WIB. Kanmo Group - Kanmo Group membuka dua gerai baru Mothercare dan Early Learning Centre di Lippo Mall Puri.
  • 15:53 WIB. Kemenhub - Menhub Budi Karya menyampaikan keinginan untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
  • 15:51 WIB. Makassar - Pemerintah Kota Makassar meresmikan Pedagang Kaki Lima Center di Lapangan Karebosi.
  • 15:51 WIB. Schalke 04 - Schalke 04 memboyong bek Maroko Hamza Mendyl dan dikontrak dengan durasi lima tahun.
  • 15:49 WIB. Inggris - Pemerintah Inggris meresmikan kantor Konsulat Jenderal di Bali.
  • 15:49 WIB. Grab - Grab Makassar menggelar sejumlah event dan berbagai promo menarik untuk memeriahkan HUT ke-73 RI.

Indonesia-Timor Leste Bahas Pengelolaan Ekosistem Perairan

Foto Berita Indonesia-Timor Leste Bahas Pengelolaan Ekosistem Perairan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Indonesia dan Timor Leste mengadakan pertemuan regional pertama untuk pengelolaan ekosistem perairan kedua negara, seperti disampaikan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (21/7/2018).

Pertemuan tersebut berlangsung di Jakarta pada 17-19 Juli 2018 untuk meluncurkan proyek baru tentang "Mengaktifkan Kerjasama Lintas Batas untuk Pengelolaan Ekosistem Laut Indonesia", Indonesian Sea Large Marine Ecosystem (ISLME).

Proyek itu dibiayai oleh Global Environment Facility (GEF) bekerja sama dengan Badan Pangan dan Pertanian (FAO). Pemerintah kedua negara berkolaborasi untuk memastikan konservasi dan pengelolaan sumber daya ekosistem kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.

Hal itu bertujuan untuk memastikan produktivitas perairan terhadap keamanan pangan dan mata pencaharian yang lebih baik bagi masyarakat lokal yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada sektor perikanan di perairan kedua negara.

Ekosistem Laut Besar Indonesia (ISLME) yang mencakup total 2,13 juta kilometer persegi meliputi 98 persen perairan teritorial di Indonesia, dan sekitar dua persen terletak di perairan wilayah Timor Leste. Sekitar 185 juta orang yang tinggal di wilayah ISLME sangat bergantung pada industri pesisir dan laut termasuk perikanan, budidaya air, produksi minyak dan gas, transportasi, dan pariwisata.

Proyek itu menyatukan pemerintah kedua negara dan berbagai organisasi di tingkat nasional, regional dan internasional untuk mengatasi masalah lintas batas yang rumit terkait dengan pengelolaan ekosistem dan sumber daya kelautan, termasuk pengembangan pendekatan ekosistem untuk budidaya perikanan dan perlindungan sumber daya perairan.

"Pertemuan dan agenda regional ini telah menjadi peluang penting bagi para pemangku kepentingan untuk belajar lebih banyak tentang aktivitas yang didukung oleh proyek, berbagi pengalaman, wawasan serta praktik dan pembelajaran terbaik," ujar Stephen Rudgard, Perwakilan FAO di Indonesia dan Timor-Leste.

Pertemuan regional pertama antara Indonesia dan Timor Leste itu telah mengesahkan rencana kerja untuk tahun pertama. GEF memberikan bantuan dana sebesar empat juta dolar AS untuk mendukung pencapaian target nasional kedua negara dalam waktu empat tahun.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Indonesia memastikan bahwa proyek kerja sama itu akan sejalan dengan prioritas nasional, seperti pengurangan praktik penangkapan ikan secara ilegal yang tidak dilaporkan (IUU) serta penanganan kerusakan sumber daya perairan lainnya. (HYS/Ant)

Tag: Timor Leste

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Antara

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Aug
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading