Portal Berita Ekonomi Rabu, 17 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:16 WIB. APBD - APBD Tanjungpinang 2019 mencapai Rp850 miliar.
  • 17:15 WIB. Ekspor - Barata ekspor komponen pembangkit listrik ke Taiwan.
  • 17:14 WIB. Pajak - Gubernur Riau: Riau hanya bisa andalkan pajak kendaraan.
  • 17:13 WIB. Ekspor - Kemendag dorong ekspor produk farmasi dan alat kesehatan.
  • 17:11 WIB. OSS - Pemkot Mataram terapkan sistem perizinan OSS.
  • 17:10 WIB. Usaha - Gapoktan Muntok kembangkan usaha jamur tiram.
  • 17:09 WIB. UMP - Riau ikut kenaikan UMP 8,03 persen.
  • 17:07 WIB. Merek - Pemkot Surakarta targetkan 20 merek terdaftar HKI.
  • 17:04 WIB. Upsus Siwab - Kementan: realisasi Upsus Siwab 2018 lampaui target.
  • 17:02 WIB. Pelaku Usaha - 150 pelaku usaha di Banyuwangi latih pengolahan kopi.
  • 16:55 WIB. RUPS - Tidak penuhi kuorum, ENRG akan ajukan permohonan RUPS ketiga ke OJK. 
  • 16:53 WIB. Apple - iPhone XR sudah kantongi restu Kemenkominfo.
  • 16:52 WIB. Twitter - Twitter bisa lacak akun penyebar kebencian.
  • 16:52 WIB. WhatsApp - WhatsApp perpanjang waktu hapus pesan.
  • 16:51 WIB. Huawei - Huawei Mate 20 Pro bisa isi baterai iPhone XS secara wireless.

Amerika Serang Iran Lewat Media Sosial

Foto Berita Amerika Serang Iran Lewat Media Sosial
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pemerintah Amerika Serikat menyerang Iran melalui pidato-pidato dan akun media sosial dalam upayanya menekan negara berpenduduk mayoritas Syiah itu agar mengakhiri program nuklir dan dukungannya terhadap kelompok-kelompok militan.

Sejumlah pejabat dan mantan pejabat AS yang mengetahui persis soal ini mengatakan kampanye Gedung Putih ini dimaksudkan untuk mendukung upaya Presiden Donald Trump melumat Iran secara ekonomi melalui pemberlakuan kembali sanksi-sanksi keras terhadap Teheran.

Serangan verbal yang didukung Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan Penasehat Keamanan Nasional John Bolton semakin intensif sejak rezim Trump mundur dari kesepakatan tujuh negara untuk menghentikan Iran mengembangkan senjata nuklirnya tahun 2015 pada 8 Mei lalu, Sabtu (21/7) waktu AS.

Para pejabat dan mantan pejabat AS itu mengatakan kampanye verbal Gedung Putih tersebut menggambarkan para pemimpin Iran secara kasar melalui informasi yang dibesar-besarkan atau berbeda dengan pernyataan resmi pemerintah, termasuk pendapat pemerintahan-pemerintahan AS sebelumnya.

Gedung Putih menolak mengomentari perihal kampanye ofensif terhadap Iran ini. Sikap serupa juga ditunjukkan Kementerian Luar Negeri AS yang menolak memberikan pernyataan apapun, khususnya terkait dengan peran Menlu Mike Pompeo.

Menanggapi isu ini, seorang pejabat senior Iran mengenyampingkan kampanye negatif Gedung Putih ini dengan mengatakan bahwa Amerika Serikat telah melancarkan upaya gagalnya melemahkan Teheran sejak Revolusi Islam Iran 1979.

Dalam sebulan terakhir, akun Twitter dan laman ShareAmerica Kementerian Luar Negeri AS menunjukkan beberapa konten kritis terhadap Iran.

Salah satu judul postingan di bagian "Menumpas Paham Ekstrem Kekerasan" laman berbahasa Persia yang didedikasikan Kemenlu AS untuk mendorong perdebatan tentang demokrasi dan isu-isu lain itu adalah "Maskapai penerbangan Iran membantu menyebarkan kekerasan dan teror".

Menlu Mike Pompeo sendiri menujukan postingan dan banyak pidatonya kepada rakyat Iran, diaspora negara itu, dan publik global.

Pada 21 Juni, misalnya, dia mentwit grafis berjudul "Unjuk rasa di Iran meningkat", "Rakyat Iran harus menghormati hak-hak azasinya", dan "Pengawal revolusi Iran kaya raya saat banyak keluarga Iran berjuang."

Tag: Amerika Serikat (AS), Iran

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Reuters/Raheb Homavandi/File Photo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,066.22 4,025.16
British Pound GBP 1.00 20,110.87 19,901.42
China Yuan CNY 1.00 2,207.43 2,185.43
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,254.00 15,102.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,883.73 10,773.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,946.31 1,926.89
Dolar Singapura SGD 1.00 11,097.05 10,982.47
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,644.30 17,466.97
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.78 3,634.66
Yen Jepang JPY 100.00 13,573.59 13,434.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5868.620 67.803 610
2 Agriculture 1522.460 22.946 20
3 Mining 1933.517 25.132 47
4 Basic Industry and Chemicals 746.459 12.246 70
5 Miscellanous Industry 1214.073 6.640 45
6 Consumer Goods 2489.664 17.513 49
7 Cons., Property & Real Estate 408.238 3.862 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1074.895 28.399 70
9 Finance 1064.617 9.032 91
10 Trade & Service 800.207 9.982 147
No Code Prev Close Change %
1 ISSP 73 98 25 34.25
2 SURE 970 1,210 240 24.74
3 MLPL 71 88 17 23.94
4 TRIO 188 228 40 21.28
5 KBLM 242 284 42 17.36
6 ABBA 99 116 17 17.17
7 DIGI 1,005 1,130 125 12.44
8 KARW 82 92 10 12.20
9 APEX 1,600 1,780 180 11.25
10 TPMA 258 286 28 10.85
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 420 330 -90 -21.43
2 CITY 545 478 -67 -12.29
3 INCF 143 127 -16 -11.19
4 MKPI 24,000 22,000 -2,000 -8.33
5 AKPI 970 890 -80 -8.25
6 BCAP 157 145 -12 -7.64
7 SMCB 1,750 1,625 -125 -7.14
8 TMPO 140 130 -10 -7.14
9 MPOW 134 125 -9 -6.72
10 LMAS 78 73 -5 -6.41
No Code Prev Close Change %
1 CPRO 50 50 0 0.00
2 MNCN 730 775 45 6.16
3 ABBA 99 116 17 17.17
4 PGAS 2,200 2,310 110 5.00
5 TLKM 3,780 3,900 120 3.17
6 BHIT 79 80 1 1.27
7 DOID 755 805 50 6.62
8 ISSP 73 98 25 34.25
9 TRAM 199 200 1 0.50
10 TKIM 10,300 11,200 900 8.74