Portal Berita Ekonomi Senin, 19 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:05 WIB. Grab - Ditinggal mitra pengemudi, Grab klaim perusahaannya lebih besar dari Go-Jek.
  • 21:53 WIB. Indosat - Indosat akan fokus di video streaming.
  • 21:50 WIB. Indosat - Indosat kejar target 4G di seluruh wilayah operasional.
  • 21:50 WIB. Bukalapak - Kantor Bukalapak di Bandung sudah beroperasi selama seminggu.
  • 20:27 WIB. Facebook - Facebook hapus 15,4 juta konten kekerasan.
  • 20:26 WIB. Apple - Tumblr untuk iOS hilang dari App Store.
  • 20:25 WIB. Jasnita - Jasnita lepas izin lisensi frekuensi 2,3 GHz.
  • 20:20 WIB. SpaceX - SpaceX tunda peluncuran roket Falcon 9.
  • 20:18 WIB. Anker - Anker rilis powerbank mungil kapasitas jumbo.
  • 20:16 WIB. Oppo - Oppo A7 siap sapa Indonesia.
  • 20:15 WIB. Realme - Ponsel Realme rambah toko offline.
  • 20:14 WIB. Go-Jek - Aplikasi Go-Jek meluncur bulan depan di Singapura.
  • 19:59 WIB. Indosat - Indosat tawarakan paket 1 GB seharga Rp51 sampai Rabu ini.
  • 19:58 WIB. Indosat - Indosat ekspansi jaringan ke luar Pulau Jawa untuk tingkatkan kualitas.
  • 19:57 WIB. First Media - First Media dan Internux janji bakal lunasi utang Rp708 miliar paling lambat pada 2020.

Dehidrasi Sebabkan Jamaah Haji Tersesat di Tanah Suci

Foto Berita Dehidrasi Sebabkan Jamaah Haji Tersesat di Tanah Suci
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sejumlah kasus jamaah haji tersesat di Tanah Suci bisa disebabkan banyak faktor, salah satunya karena kekurangan cairan atau dehidrasi dan untuk menghindari itu bisa dengan mengonsumsi air yang cukup, kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Eka Jusuf Singka.

"Biasanya kalau orang sehat dan bugar dan mengalami dehidrasi bisa mengalami kondisi kurang stabil dan mengalami kelupaan sehingga menyebabkan tersesat," kata Eka kepada Media Center Haji di Mekkah, Minggu.

Singkat kata, Eka mengajak jamaah haji untuk terus menghidrasi dirinya di Tanah Suci yang memiliki karakter suhu kering dan panas yang bisa mencapai 50 derajat Celcius di pertengahan Agustus atau musim puncak haji. Kondisi cuaca tersebut bisa membuat tubuh jamaah mudah kehilangan cairan yang salah satunya lewat keringat yang keluar.

Hidrasi tubuh yang cukup, kata dia, bisa memicu kebugaran yang prima sehingga jamaah bisa beribadah dengan fokus tanpa gangguan kesehatan yang berarti. Kasus tersesatnya jamaah menjadi salah satu persoalan yang dialami dari tahun ke tahun. Banyak jemaah haji Indonesia yang tersesat karena terpisah dari rombongan dan bingung ketika keluar masjid menuju pondokan.

Jamaah tersesat, kata dia, tidak hanya dialami oleh jamaah lanjut usia saja tapi bisa terjadi pada usia muda. Dengan minum air yang cukup, lanjut dia, jumlah jamaah tersesat dapat berkurang. Selain itu, jamaah agar jangan keluar pemondokan sendiri-sendiri untuk menghindari potensi tersesat karena bisa saling menjaga.

Jika tertinggal rombongan, kata Eka, agar segera mencari jamaah Indonesia lain meski berbeda pondokan. Selanjutnya, jamaah bisa mengikuti jamaah Indonesia lain tersebut kembali ke pemondokannya untuk kemudian lapor kepada petugas di pondokan.

"Nanti akan dibantu oleh petugas yang di pondokan untuk diantar ke kelompoknya. Ini adalah strategi yang paling sederhana dan bisa diimplementasikan bila dibantu oleh seluruh pihak khususnya ketua kloter dan ketua rombongan," kata dia.

Tag: Haji, Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Iggoy el Fitra

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6005.297 -7.053 616
2 Agriculture 1442.671 -1.953 20
3 Mining 1844.938 -18.572 47
4 Basic Industry and Chemicals 790.570 -1.875 71
5 Miscellanous Industry 1413.515 -4.728 45
6 Consumer Goods 2338.209 -9.153 49
7 Cons., Property & Real Estate 423.665 3.328 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1076.855 -15.574 71
9 Finance 1145.996 8.015 91
10 Trade & Service 807.510 -3.038 150
No Code Prev Close Change %
1 TRUK 151 202 51 33.77
2 MTSM 139 179 40 28.78
3 SURE 2,930 3,660 730 24.91
4 POLA 228 284 56 24.56
5 KBLV 372 450 78 20.97
6 LPLI 107 124 17 15.89
7 MPRO 770 860 90 11.69
8 IMAS 1,960 2,150 190 9.69
9 TIRA 138 150 12 8.70
10 INRU 640 690 50 7.81
No Code Prev Close Change %
1 AMAG 338 272 -66 -19.53
2 GMTD 14,800 12,100 -2,700 -18.24
3 NIPS 400 350 -50 -12.50
4 RODA 388 340 -48 -12.37
5 ABMM 2,150 1,885 -265 -12.33
6 PYFA 191 171 -20 -10.47
7 PRIM 815 730 -85 -10.43
8 TRIS 250 228 -22 -8.80
9 AKSI 280 260 -20 -7.14
10 INCI 535 500 -35 -6.54
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,840 1,980 140 7.61
2 TLKM 4,050 3,950 -100 -2.47
3 TRUK 151 202 51 33.77
4 BBCA 24,825 25,100 275 1.11
5 BBRI 3,490 3,520 30 0.86
6 ADRO 1,545 1,485 -60 -3.88
7 INKP 11,900 11,250 -650 -5.46
8 WSKT 1,530 1,630 100 6.54
9 PGAS 2,070 2,030 -40 -1.93
10 PTBA 4,740 4,660 -80 -1.69