Portal Berita Ekonomi Senin, 15 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:31 WIB. BTN - Para atlet Indonesia yang terdaftar dan mendapatkan referensi dari KOI bisa mendapatkan program khusus KPR dan KPA.
  • 22:30 WIB. BTN - BTN menggelar kemitraan dengan KOI dalam program khusus KPR.
  • 22:28 WIB. JSMR - masih ada sekitar Rp5,3 triliun dana pembebasan lahan yang sudah ditalangi Jasa Marga yang belum dikembalikan oleh BLU LMAN.
  • 22:28 WIB. JSMR - Jasa Marga telah menggelontorkan Rp14 triliun untuk menalangi pembebasan lahan 14 ruas jalan tol yang dimiliki perusahaan.
  • 22:26 WIB. BRI - Melalui aplikasi digital banking, BRI percaya pelayanan ke nasabah juga bisa meningkat.
  • 22:25 WIB. BRI - BRI memproyeksi sebanyak 40% SDM perusahaan berasal dari bidang teknologi informasi.
  • 22:25 WIB. BRI - BRI akan memperkuat SDM di bidang teknologi informasi.
  • 21:13 WIB. Jiwasyara - Jiwasraya telah membayarkan bunga atas 1.286 polis yang jatuh tempo.
  • 21:11 WIB. Jiwasraya - Jiwasraya menunda pembayaran polis JS Proteksi Plan dengan total nilai Rp802 miliar.
  • 21:06 WIB. Bio Farma - Bio Farma tengah mendiskusikan bantuan baru yang akan diberikan oleh Bill & Melinda Gates Foundation.
  • 20:41 WIB. Bio Farma - Bio Farma meningkatkan eskpor ke pasar Afrika.
  • 20:33 WIB. Garuda - Mulai 29 Oktober, Garuda membuka rute Singapura–Tanjung Pandan PP.
  • 18:51 WIB. Israel - Israel akan bangun pemukiman baru di Hebron.
  • 18:51 WIB. Palestina - Israel tangkap 4 aktivis di kampung Badui Palestina.
  • 18:50 WIB. Impor - BPS: Impor Indonesia capai USD14,6 miliar pada September.

Arena Asian Games 2018 Belum Ramah Difabel?

Foto Berita Arena Asian Games 2018 Belum Ramah Difabel?
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Hasil survei Ombudsman RI menemukan bahwa arena penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang belum ramah terhadap penonton difabel.

Hasil survei kesiapan penyelenggaraan Asian Games 2018, yang bertujuan menilai persiapan panitia dalam menyediakan fasilitas, infrastruktur dan pelayanan publik di AG 2018, diserahkan oleh anggota Ombudsman Adrianus E. Meliala ke Sekjen INASGOC Erris Herryanto, Sekretaris Perusahaan Jakabaring Sports City Mirza Z. Mursalin dan Direktur Utama Pusat Pengelola Gelora Bung Karno Winarto di Gedung Ombudsman, Jakarta, Senin (23/7/2018).

Pengumpulan data survei dilakukan pada H-60 dan dipaparkan pada H-40 pelaksanaan Asian Games 2018 di sejumlah arena di dalam kawasan GBK seperti pusat akuatik, hall basket, Istora Senayan, JCC, lapangan bisbol, lapangan hoki, lapangan panahan, lapangan sofbol, Hall D:Squash, Tennis Indoor, Tennis Outdoor.

Kemudian di arena di luar arena GBK seperti Equestrian Park, GOR Bulungan, TMII, dan Velodrome; dan arena di Jakabaring Sports Center seperti arena panjat, arena voli pantai, arena boling, danau Jakabaring, Stadion Gelora Sriwijaya, lapangan tembak, lapangan tenis, Ranau Sport Hall, dan Roller Sport Arena.

"Survei dilakukan pada H-60. Artinya ada sesuatu yang sudah ada, tidak ada dan yang akan ada. Yang kacau adalah kalau itu tidak ada," kata Adrianus.

Arena dengan sarana AG 2018 secara umum masih memiliki konsep pembangunan yang tidak ramah bagi penyandang kebutuhan khusus, demikian laporan Ombudsman.

Dari 24 arena, 14 arena tidak menyediakan tempat duduk pengunjung berkebutuhan khusus, enam arena menyediakan dan empat arena sudah menyediakan.

Data Ombudsman menemukan bahwa di kawasan GBK, ada sekitar 72% pemenuhan tempat duduk khusus bagi difabel (36.36% sudah ada, 36,36 % akan ada).

Sementara di luar kawasan GBK, hanya akan ada pemenuhan 25% untuk tempat duduk khusus.

Arena di kawasan Jakabaring memiliki angka terendah dalam pemenuhan tempat duduk khusus yaitu sekitar 11%.

Karena menggunakan anggaran yang sebagian besar berasal dari uang negara, maka pihak penyelenggara wajib untuk menyelenggarakan AG 2018 dengan mengikuti standar-standar sesuai dengan undang-undang, kata Adrianto.

"Jangan sampai diskriminatif," kata Adrianto.

Sekper Jakabaring Sports Center Mirza Z. Mursalin pun mengakui bahwa ada dua hal yang menjadi perhatian arena olahraga di Palembang, Sumsel, tersebut yaitu fasilitas untuk kaum difabel dan rendahnya tingkat keamanan di sana.

Temuan lain Ombudsman yaitu belum terpasangnya papan informasi dan penunjuk arah lokasi arena menggunakan dua bahasa, namun hanya menggunakan piktogram, sehingga dikhawatirkan menyulitkan pengunjung asing.

Kemudian belum adanya sarana pengukur kepuasan pengunjung di seluruh arena.

Belum semua arena dilengkapi oleh klinik kesehatan, ruang kendali stadion (Stadium Control Room), dan rambu keselamatan.

Selain itu Ombudsman menilai perlunya panitia penyelenggara menyediakan ruang ibadah yang layak, mudah diakses, nyaman dan aman sesuai standar internasional saat AG berlangsung.

Sementara itu, Sekjen INASGOC Eris Herryanto menyambut positif survei yang dilakukan oleh Ombudsman tersebut sebagai bahan masukan untuk memperlancar dan mebantu persiapan AG 2018.

Terkait sejumlah temuan Ombudsman di lapangan, Eris mengungkapkan bahwa sebagaian fasilitas memang belum tergarap karena dalam penyiapan arena ada yang disebut dengan `overlay`, yaitu suatu kegiatan menambah saran prasarana dari arena-arena yang dibuat oleh pemerintah pusat, daerah maupun swasta, yang pengerjaannya diserahkan kepada INASGOC.

Overlay tersebut bersifat sementara dan pada dasarnya bertujuan untuk melengkapi sarana yang telah ada seperti klinik, ruang keamanan, tempat ibadah dan sebagianya.

Terkait dengan fasilitas bagi difabel, Eris mengatakan bahwa hal tersebut menjadi tanggung jawab dan harus diakomodasi oleh pemilik arena.

"Kami tidak akan merubah sarana prasarana yang diserahkan oleh kami karena kami tidak diizinkan untuk merubahnya," kata Eris.

"Dari data-data yang dipaparkan tadi ini menjadi bekal bagi kami sepulangnya dari sini kami ingin inspeksi algi satu persatu. Alhamdulillah masih ada waktu," Direktur Utama Pusat Pengelola Gelora Bung Karno Winarto menambahkan.

Tag: Asian Games

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,071.78 4,031.14
British Pound GBP 1.00 20,215.95 20,005.65
China Yuan CNY 1.00 2,209.20 2,187.21
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,270.00 15,118.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,875.29 10,764.02
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,948.90 1,929.37
Dolar Singapura SGD 1.00 11,118.39 11,003.71
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,722.36 17,544.44
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,677.75 3,637.63
Yen Jepang JPY 100.00 13,605.99 13,469.35

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5727.256 -29.234 610
2 Agriculture 1509.830 -12.368 20
3 Mining 1893.607 -32.593 47
4 Basic Industry and Chemicals 722.721 -27.621 70
5 Miscellanous Industry 1188.324 -0.762 45
6 Consumer Goods 2415.354 -13.287 49
7 Cons., Property & Real Estate 400.482 -4.050 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1024.524 -8.265 70
9 Finance 1048.064 10.116 91
10 Trade & Service 788.569 -6.051 147
No Code Prev Close Change %
1 SURE 785 970 185 23.57
2 RBMS 144 174 30 20.83
3 SMCB 1,570 1,850 280 17.83
4 APEX 1,510 1,760 250 16.56
5 VRNA 109 127 18 16.51
6 MFMI 680 770 90 13.24
7 GMFI 272 304 32 11.76
8 TMPO 126 140 14 11.11
9 SONA 4,950 5,500 550 11.11
10 TIRA 138 153 15 10.87
No Code Prev Close Change %
1 INKP 14,300 11,700 -2,600 -18.18
2 PANI 248 210 -38 -15.32
3 ASJT 392 332 -60 -15.31
4 LPCK 1,625 1,385 -240 -14.77
5 DIGI 930 805 -125 -13.44
6 TKIM 11,600 10,050 -1,550 -13.36
7 KONI 238 210 -28 -11.76
8 AKPI 930 825 -105 -11.29
9 MLPT 890 790 -100 -11.24
10 LPIN 1,005 900 -105 -10.45
No Code Prev Close Change %
1 SKRN 1,310 1,185 -125 -9.54
2 TKIM 11,600 10,050 -1,550 -13.36
3 INKP 14,300 11,700 -2,600 -18.18
4 SMCB 1,570 1,850 280 17.83
5 RBMS 144 174 30 20.83
6 PGAS 2,120 2,040 -80 -3.77
7 KPIG 131 133 2 1.53
8 MNCN 755 745 -10 -1.32
9 BBRI 2,950 3,000 50 1.69
10 TLKM 3,680 3,660 -20 -0.54