Portal Berita Ekonomi Selasa, 11 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:06 WIB. Instagram - Instagram luncurkan fitur penyaring komentar otomatis dalam bahasa Indonesia.
  • 16:06 WIB. IHSG - IHSG ditutup melemah 0,57% ke level 6.076,59 pada akhir sesi II perdagangan Selasa (11/12/2018). 
  • 15:14 WIB. SANTRI - Sistem Akuntansi Pesantren Indonesia (SANTRI) jadi salah satu program kemandirian pesantren.
  • 15:14 WIB. Keuangan Syariah - Perry Warjiyo: Pesantren jadi basis arus ekonomi Indonesia.
  • 15:13 WIB. Syariah - Erwin Rijanto: Rata-rata transaksi di pasar keuangan syariah sampai Oktober 2018 mencapai Rp947 triliun.
  • 15:13 WIB. Sukuk - Bank Indonesia akan terbitkan Sukuk Bank Indonesia untuk mendukung pembiayaan dan pasar keuangan syariah.
  • 15:12 WIB. Rupiah - Pukul 15.00, rupiah makin terdepresi menjadi Rp14.644 per dolar AS.
  • 13:47 WIB. Refinancing - Rencana restrukturasi utang BIPI sebesar US$300 juta masih dalam proses finalisasi. 
  • 11:50 WIB. Instagram - Instagram tunjuk Vishal Shah jadi Head of Product.

Asik, Terminal 1 dan 2 Bandara Soeta Bakal Dibuat Maskapai Biaya Rendah

Foto Berita Asik, Terminal 1 dan 2 Bandara Soeta Bakal Dibuat Maskapai Biaya Rendah
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Angkasa Pura II (Persero) bakal merevitalisasi Terminal 1 dan Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soeta) menjadi terminal maskapai berbiaya rendah (Low Cost Carrier/LCC). Proyek tersebut ditargetkan akan rampung paling cepat pada tahun 2020 mendatang.

Vice President Corporate APII, Yado Yarismano, menjelaskan revitalisasi bakal dikerjakan secara bertahap, sebab AP II tidak ingin menghentikan kegiatan operasional terminal secara keseluruhan, dimana terminal 1 dan 2 sebagai terminal angkut dan menurunkan penumpang. Ke depan, lanjut Yado, terminal 3 bakal difungsikan sebagai lokasi maskapai full-service.

"Terminal 1 (Bandara Soekarno-Hatta) nanti untuk penerbangan (LCC) domestik dan Terminal 2 untuk penerbangan (LCC) internasional," katanya di Jakarta, Selasa (24/7/2018).

Upaya revitalisasi tersebut, kata Yado, sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara. Sebab, lalu lintas penumpang maskapai internasional dengan biaya rendah, lebih banyak dari maskapai full-service. Kini desain dan persiapan proyek masih terus dilakukan. Dengan diawali pada Terminal I C dan Terminal II D.

Senada dengan itu, Menteri Pariwisata, Arif Yahya, mengungkapkan pertumbuhan penumpang internasional setiap tahunnya rata-rata 13%. Dari angka tersebut, penumpang yang menggunakan layanan Full Service Carriers (FSC) sekitar 7%. Sedangkan LCC mencapai 55%. Oleh karena itu, dengan pertumbuhan trafiknya di atas 20%, maka sejalan dengan target peningkatan pariwisata yakni 21%.

"Kalau mengandalkan Full-Service Carrier Terminal (FSCT) seperti Garuda di bawah 5 persen, sulit mencapai target pariwisata," ujarnya Arif dalam keterangan resmi. 

Dengan adanya terminal LCC, maskapai bisa memotong biaya terminal hingga 50 persen, namun memiliki trafik yang meningkat dua kali lipat. Sebagai catatan, Passenger Service Charge (PSC) Terminal 2 domestik Soekarno Hatta Rp85 ribu dan Terminal 2 Internasional Soekarno Hatta Rp150 ribu.

Sebagai upaya revitalisasi kedua terminal tersebut, AP II menyiapkan anggaran Rp3,7 triliun. Dengan pembagian Terminal 1 sebesar Rp1,9 triliun dan Terminal 2 Rp1,8 triliun.

Tag: Bandara Internasional Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II (Persero)

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Cahyo Prayogo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6111.360 -14.996 620
2 Agriculture 1498.070 5.905 20
3 Mining 1737.944 -0.464 47
4 Basic Industry and Chemicals 843.964 1.637 71
5 Miscellanous Industry 1377.909 -12.076 45
6 Consumer Goods 2503.452 -5.828 49
7 Cons., Property & Real Estate 448.927 -0.797 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1043.764 -1.013 71
9 Finance 1163.047 -4.982 91
10 Trade & Service 790.568 -1.203 153
No Code Prev Close Change %
1 SOTS 165 280 115 69.70
2 URBN 1,200 1,800 600 50.00
3 PTSN 645 805 160 24.81
4 MDIA 126 153 27 21.43
5 YULE 173 208 35 20.23
6 PJAA 1,125 1,350 225 20.00
7 MERK 5,400 6,475 1,075 19.91
8 YPAS 625 725 100 16.00
9 SHID 3,500 4,000 500 14.29
10 KPAS 442 505 63 14.25
No Code Prev Close Change %
1 DEAL 525 394 -131 -24.95
2 NUSA 210 158 -52 -24.76
3 HERO 920 770 -150 -16.30
4 AKSI 332 280 -52 -15.66
5 FORU 120 103 -17 -14.17
6 ETWA 85 73 -12 -14.12
7 LMAS 64 55 -9 -14.06
8 SIPD 1,100 960 -140 -12.73
9 PNSE 740 650 -90 -12.16
10 HDTX 150 132 -18 -12.00
No Code Prev Close Change %
1 KPAS 442 505 63 14.25
2 RIMO 163 186 23 14.11
3 TLKM 3,670 3,680 10 0.27
4 NUSA 210 158 -52 -24.76
5 WSKT 1,845 1,845 0 0.00
6 BBRI 3,620 3,610 -10 -0.28
7 PTBA 3,990 4,020 30 0.75
8 ASII 8,225 8,150 -75 -0.91
9 ADRO 1,300 1,310 10 0.77
10 ITMG 20,425 19,800 -625 -3.06