Portal Berita Ekonomi Selasa, 20 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:29 WIB. Startup - Alpha JWC Ventures menginjeksi dana serie A ke startup periklanan digital Target Media Nusantara.
  • 20:26 WIB. Liga 1 - Persija Jakarta 3 vs 0 Persela Lamongan
  • 05:54 WIB. UEFA Nations League - Denmark 0 vs 0 Republik Irlandia

Oknum Sipir Ikut Selundupkan Barang Elektronik di Lapas?

Foto Berita Oknum Sipir Ikut Selundupkan Barang Elektronik di Lapas?
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Berdasarkan Permenhumham tahun 2016 di dalam sel lembaga pemasarakatan hanya diperbolehkan ada kasur dan lemari kecil tempat pakaian warga binaan. Sementara alat elektronik merupakan hal yang terlarang. Namun, barang-barang tersebut ternyata terdapat di Rutan Bandung. Keberadaan barang elektronik di dalam sel tersebut diduga karena ada oknum sipir yang menyelundupkannya. 

"Mungkin ada oknum dan akan kami tindak lanjuti," kata Kepala Rutan Bandung Budiman di Rumah Tahanan (Rutan) jln Terusan Jakarta, Bandung, Rabu (25/7/2018).

Temuan barang elektronik itu, setelah Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia meminta kepada seluruh Rutan dan Lapas untuk melakukan razia barang-barang tersebut, menyusul operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Kalapas Klas I sukamiskin beberapa hari lalu.

Budiman menegaskan barang elektronik merupakan hal yang terlarang untuk dibawa ke dalam sel Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) atau Rumah Tahanan (Rutan). Untuk itu, berdasarkan surat perintah tersebut, pihaknya melakukan razia di seluruh kamar Rutan Bandung.

"Dari hasil razia, Kami menemukan ada 53 televisi di dalam kamar, dispenser, rice cooker, kompor gas dan barang-barang lainnya," katanya.

Dia mengaku tidak mengetahui secara pasti sejak kapan barang-barang terlarang tersebut ada di dalam sel. Pasalnya, ia baru bertugas selama tiga bulan di Rutan tersebut. Ke depan, Pihaknya juga berkomitmen akan menindak tegas sipir yang melanggar aturan.

"Kami sudah komitmen tidak ada lagi toleransi kapada petugas yang nakal dengan memasukan barang-barang diluar seusai aturan. Yang sudah kejadian biarkan saja, yang penting kedepan kami berkomitmen untuk tidak terjadi lagi hal seperti ini," tegasnya.

Budiman melanjutkan barang-barang elektonik yang terdapat di sel tersebut, secara sukarela diserahkan oleh warga binaan setelah dirinya melakukan pendekatan.

"Setelah melakukan pendekatan akhirnya secara sukarela warga binaan menyerahkan barang-barang elektroniknya," pungkasnya.

Tag: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Selasa, 20/11/2018 17:39 WIB

Kelangkaan Semen Masih Terjadi di Palu

Selasa, 20/11/2018 14:24 WIB

Mitsubishi Akan Copot Carlos Ghosn

Selasa, 20/11/2018 13:49 WIB

Xiaomi Ambil Alih Bisnis Smartphone Meitu

Selasa, 20/11/2018 08:44 WIB

Bos Besar Nissan Ditangkap Otoritas Jepang

Selasa, 20/11/2018 06:27 WIB

Malaysia Jadi Gerbang Masuk Bawang Ilegal

Selasa, 20/11/2018 00:15 WIB

Relaksasi DNI Bakal Gaet Investasi Asing