Portal Berita Ekonomi Jum'at, 18 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:01 WIB. IHSG - Akhir pekan ini, IHSG ditutup menguat 0,38% ke level 6.448,16.
  • 14:28 WIB. KIMA - Kemenperin dorong perluasan kawasan industri Makassar hingga 1.000 ha.
  • 14:27 WIB. Pajak - Babel terapkan pembayaran pajak melalui aplikasi Bukalapak.com.
  • 14:26 WIB. Pengusaha - Pengusaha di NTT kesulitan mendapatkan akses pengankutan barang dengan menggunakan kapal tol laut.
  • 14:23 WIB. PNM - Setibanya di Garut, Jokowi langsung menemui ibu-ibu pelaku wirausaha mikro binaan program Mekaar dari PNM.
  • 14:22 WIB. Dili - Pemda NTT segera membuka kantor perwakilan perdagangan di Dili guna mendukung pembangunan kerja sama trilateral.
  • 14:20 WIB. Investasi - BI: investasi di NTT mengalami pertumbuhan sekitar 4,78 persen hingga triwulan III/2018.
  • 14:19 WIB. AS - Mendag: perusahaan asal AS telah banyak melihat potensi Indonesia menjadi hub regional.
  • 14:18 WIB. Proyek - Menteri BUMN dijadwalkan meninjau sejumlah proyek di Garut: reaktivasi rel hingga elektrifikasi.
  • 14:13 WIB. Barang - Kemendag: pengawasan barang telah dilakukan terhadap 6.803 produk.
  • 14:11 WIB. Bendungan - Kementerian PUPR mulai penggenangan Bendungan Mila di NTB.
  • 14:11 WIB. Pajak - Perolehan pajak kendaraan bermotor Riau capai Rp1,049 triliun.
  • 14:09 WIB. Kopi - Bupati Sigi ajak masyarakat Pikoro tanam kopi.
  • 14:08 WIB. RL - Eksportir PT Buana Mandiri Sejahtera beli rumput laut Kab.Nunukan seharga Rp20.500/kg.
  • 14:07 WIB. TBS - Harga beli TBS kelapa sawit oleh perusahaan pabrik kelapa sawit  (PKS) masih fluktuatif.

ACT Kirim 200 Tangki Air Bersih untuk Gunungkidul

Foto Berita ACT Kirim 200 Tangki Air Bersih untuk Gunungkidul
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

ACT DIY bergerak mengatasi permasalahan kelangkaan air bersih di Gunungkidul. Program yang kini sedang dijalankan ACT DIY yakni dropping air bersih dan pembangunan sumur wakaf dari Global Wakaf ACT. Upaya dropping air bersih merupakan program yang dilakukan ACT DIY sejak setahun lalu. Air bersih dikirimkan ke desa-desa terdampak kekeringan dengan menggunakan armada truk tangki berkapasitas 5000 liter.

Kepala Cabang ACT DIY, Agus Budi Hariyadi, menuturkan, rencananya, dropping air bersih di Gunungkidul akan dilakukan kembali mulai Rabu (25/7/2018) pekan ini. Tahap awal sebanyak 200 truk tangki dan akan ditambah sesuai kebutuhan. Berdasarkan pendataan awal yang telah dilakukan, tempat-tempat yang menjadi sasaran awal dropping air bersih adalah kecamatan Girisubo, Semanu, Paliyan, Ponjong dan Gedangsari.

“Harapannya semoga satu truk tangki dapat mencukupi kebutuhan sebanyak 30-50 KK untuk satu pekan,” ujar Kharis Pradana selaku penanggung jawab program Dropping Air Bersih dan Wakaf Sumur Global Wakaf ACT, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Sementara itu, selain ikhtiar melakukan dropping air bersih, upaya lain yang dilakukan adalah menyiapkan program Wakaf Sumur. Kharis mengatakan, Wakaf Sumur merupakan program jangka panjang Global Wakaf ACT DIY. Lewat amanah para pewakaf, dana wakaf digunakan untuk membangun sumur bor di titik-titik rawan kekeringan di Gunungkidul.

"Kami berharap dengan adanya program Dropping Air Bersih dan Wakaf Sumur, masyarakat Gunungkidul perlahan dapat dimudahkan masalahnya. Terutama untuk masalah air bersih yang telah melanda sejak beberapa bulan terakhir,“ tambah Kharis.

Sampai saat ini, program Wakaf Sumur Global Wakaf ACT di Yogyakarta telah berjalan di delapan titik. Satu titik berada di wilayah Kota dan tujuh titik lainnya berada di Kabupaten Gunungkidul.

"Global Wakaf ACT DIY berkomitmen untuk terus membangun dua sampai empat Wakaf Sumur setiap bulan di wilayah DIY. Semoga dengan adanya Wakaf Sumur permasalahan kekeringan dan ketersediaan air bersih di Yogyakarta, khususnya di Gunungkidul dapat teratasi,” pungkas Kharis.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan musim kemarau pada 2018 sudah dimulai di bulan April dan kemungkinan akan berakhir di Bulan September mendatang.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, ketika kemarau tiba, biasanya, masyarakat Gunungkidul hanya mengandalkan belik (mata air sungai) yang jauhnya sekitar dua kilometer dari pemukiman. Air yang diambil dari mata air sungai pun hanya digunakan seperlunya untuk kebutuhan cuci rumah tangga dan untuk minum ternak. Kondisi sulit air tentu mengganggu aktivitas masyarakat dan produktifitas peternakan mereka.

"Saat ini, masyarakat di Desa Pacarejo, Semanu mengandalkan sumur galian yang sudah mulai mengering. Sebagiannya sudah membeli air, bahkan sejak awal Bulan Juli kemarin. Sebagian lagi bertahan dengan mengambil air dari jeriken di dusun sebelah," ujar Suhadi, Lurah Desa Pancarejo ketika ditemui tim ACT DIY pada Senin (23/7/2018) kemarin.

Tag: Aksi Cepat Tanggap (ACT)

Penulis/Editor: Ratih Rahayu

Foto: ACT

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56