Portal Berita Ekonomi Rabu, 17 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:49 WIB. Pegadaian - Pegadaian telah menjual 80kg emas melalui aplikasi PDS hingga September 2018.
  • 22:41 WIB. BNI - Separuh belanja modal BNI 2018 akan digunakan untuk pengembangan digital banking.
  • 22:39 WIB. Pertamina - Pertamina menargetkan tahun 2018 BBM Satu Harga di 14 titik fokus di area MOR I bisa dioperasikan.
  • 22:20 WIB. PGN - PGN yakin pembayaran akusisi Pertagas paling lambat November 2018.
  • 22:13 WIB. Jiwasraya - Pembayaran polis Jiwasraya menggunakan sumber dana dari perusahaan sebesar Rp96,58 miliar. 
  • 22:11 WIB. Jiwasraya - Keputusan Jiwasraya membayarkan bunga atas 1.286 polis mendapat respon positif dari pemegang polis.
  • 22:06 WIB. Pertamina - Penyesuaian harga BBM nonsubsidi belum berdampak signifikan terhadap peralihan konsumsi produk.
  • 22:03 WIB. Pelindo II - Pelindo II menargetkan kapasitas CPO melalui pelabuhan Teluk Bayur bisa mencapai 5 juta ton tahun depan.
  • 21:16 WIB. Saham - Saham LPKR melemah 5,52% ke level Rp 274 per saham dan LPCK lebih melemah 13,36% ke level Rp 1.200 per saham. 
  • 21:14 WIB. Saham - Sepanjang tahun 2018, harga saham entitas Grup Lippo turun hingga level 60%.
  • 20:56 WIB. DMO -  Pasokan batubara untuk DMO hanya 74,86 juta dari target akhir tahun sebesar 121 juta ton.
  • 21:00 WIB. Meikarta - PT Lippo Cikarang Tbk alami penurunan harga saham hingga 13,36% ke level Rp1.200.
  • 20:58 WIB. Waskita - WSBP telah gunakan 64% capex senilai Rp1,1 triliun per September 2018.
  • 20:51 WIB. Infrastruktur - Gubernur Sumbar: pembangunan infrastruktur tingkatkan daya saing daerah.
  • 20:43 WIB. UMKM - Pemkot Batang ajak pelaku UMKM ikut menyokong industri pariwisata.

Bidik Pasar UMKM, Schneider Luncurkan Produk Easy UPS

Foto Berita Bidik Pasar UMKM, Schneider Luncurkan Produk Easy UPS
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Schneider Electric, perusahaan global dalam transformasi digital di pengelolaan energi, automasi, serta proteksi Iistrik hari ini, Rabu (25/7/2018), memperkenalkan inovasi terbarunya dari APC by Schneider Electric, yaitu Easy UPS 1 Ph On-Line and UPS 3 series yang diperuntukan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Lini produk ini merupakan kategori baru UPS yang didesain untuk memenuhi kebutuhan proteksi listrik sekalipun kondisi listrik tidak stabil. 

Mengingat ekonomi digital yang sangat bergantung pada listrik yang andal dan stabil, konektivitas dan akses data dinilai sangat penting dalam menunjang operasional bisnis. Insiden gangguan listrik seperti pemadaman dan tegangan listrik yang tidak stabil dapat memengaruhi jalannya bisnis, mulai dari layanan pelanggan hingga proses operasional yang penting. 

Schneider melihat masih banyak perusahaan kecil menengah yang belum siap menghadapi risiko bisnis yang disebabkan pemadaman listrik. Mereka pun tidak menyadari biaya dan dampak aktual yang terjadi pada operasional bisnis mereka. Padahal, dampak keuangan dari pemadaman listrik sebentar saja dapat menjadi bencana besar. Hasil studi dari ITIC’s 2017 Reliability and Hourly Cost of Downtime Trends Survey untuk UMKM dengan 150 staf, satu jam terjadi pemadaman listrik sama dengan kehilangan pendapatan dan produktivitas senilai US$100 ribu.

"Pemadaman listrik adalah salah satu penyebab utama downtime yang tidak terencana. Menurut Dell EMC Global Study, hampir 90% organisasi mengalami downtime dalam operasionalnya karena kegagalan daya. Untuk itu penting bagi UMKM untuk melakukan perencanaan proteksi listrik yang lebih baik untuk meminimalkan dampak gangguan listrik terhadap kinerja operasional dan keuangan usahanya," ungkap IT Division Vice President for Indonesia, Malaysia, and Brunei Schneider Electric IT, Astri R Dharmawan. 

Menurut Astri, semakin besar ketergantungan suatu usaha terhadap akses listrik maka semakin besar kebutuhan usaha tersebut untuk membuat rencana cadangan agar bisnis dapat tetap berjalan meskipun terjadi gangguan listrik.

Tag: PT Schneider Electric Indonesia

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Rosmayanti

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,072.49 4,031.33
British Pound GBP 1.00 20,101.94 19,900.49
China Yuan CNY 1.00 2,210.97 2,188.98
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,282.00 15,130.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,908.29 10,796.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,950.28 1,930.86
Dolar Singapura SGD 1.00 11,111.76 10,999.64
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,708.78 17,526.59
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,682.41 3,641.40
Yen Jepang JPY 100.00 13,649.52 13,512.55

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5800.817 73.561 610
2 Agriculture 1499.514 -10.316 20
3 Mining 1908.385 14.778 47
4 Basic Industry and Chemicals 734.213 11.492 70
5 Miscellanous Industry 1207.433 19.109 45
6 Consumer Goods 2472.151 56.797 49
7 Cons., Property & Real Estate 404.376 3.894 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.496 21.972 70
9 Finance 1055.585 7.521 91
10 Trade & Service 790.225 1.656 147
No Code Prev Close Change %
1 CITY 436 545 109 25.00
2 DIGI 805 1,005 200 24.84
3 AKPI 825 970 145 17.58
4 RMBA 330 376 46 13.94
5 BACA 268 304 36 13.43
6 LMAS 69 78 9 13.04
7 POLL 1,500 1,695 195 13.00
8 LAND 1,050 1,185 135 12.86
9 PJAA 1,120 1,260 140 12.50
10 GHON 1,150 1,275 125 10.87
No Code Prev Close Change %
1 IBST 7,200 5,775 -1,425 -19.79
2 VRNA 127 110 -17 -13.39
3 LPCK 1,385 1,200 -185 -13.36
4 GOOD 2,510 2,210 -300 -11.95
5 MYTX 140 124 -16 -11.43
6 KARW 92 82 -10 -10.87
7 VINS 98 88 -10 -10.20
8 TELE 730 660 -70 -9.59
9 TRAM 220 199 -21 -9.55
10 APEX 1,760 1,600 -160 -9.09
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 220 199 -21 -9.55
2 PNLF 280 288 8 2.86
3 CPRO 50 50 0 0.00
4 INKP 11,700 12,250 550 4.70
5 TKIM 10,050 10,300 250 2.49
6 PGAS 2,040 2,200 160 7.84
7 SKRN 1,185 1,170 -15 -1.27
8 TLKM 3,660 3,780 120 3.28
9 ERAA 1,960 2,040 80 4.08
10 PTBA 4,440 4,390 -50 -1.13