Portal Berita Ekonomi Selasa, 21 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:11 WIB. PKB - PKS tidak perlu ikut campur dan menebak-nebak ketua TKN Jokowi-Ma'ruf.
  • 17:11 WIB. PKS - Diprediksi Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin yakni Gatot Nurmatyo.
  • 16:59 WIB. LSI Denny JA - Elektabilitas personal Jokowi lebih tinggi dibanding Jokowi-Ma'ruf.
  • 16:58 WIB. LSI Denny JA - Elektabilitas Jokowi turun saat disandingkan dengan Ma'ruf Amin.
  • 16:55 WIB. KPU - Menteri tidak perlu cuti untuk berkampanye jika hari libur.
  • 16:55 WIB. KPU - Menteri boleh berkampanye. Namun harus cuti dihari kerja.
  • 16:52 WIB. Menteri Susi - Kapal milik Malaysia yang ditenggelamkan sebanyak 20 unit dan Filipina 14 kapal.
  • 16:51 WIB. Menteri Susi - Total kapal yang ditenggelamkan berjumlah 125 kapal.
  • 16:51 WIB. Menteri Susi - Kapal pencuri ikan yang ditenggelamkan terbanyak Vietnam yakni 86 unit kapal.
  • 16:48 WIB. Sri Mulyani - Ketidakpastian global masih menjadi sosok yang memberikan dampak terhadap perekonomian Indonesia.
  • 16:47 WIB. Sri Mulyani - Pengelolaan keuangan negara lebih penting untuk diperhatikan.
  • 16:47 WIB. Sri Mulyani - Saya fokus di APBN dan itu sesuai dengan instruksi.
  • 16:47 WIB. Kemenperin - Kemenperin minta RUU SDA ramah investasi.
  • 16:41 WIB. LPDB KUMKM - Rayakan 12 tahun, LPDB-KUMKM menyalurkan dana bergulir Rp8,5 Triliun.
  • 16:41 WIB. China - Mahathir batalkan proyek infrastruktur dengan China.

Sektor Alat Berat dan Pertambangan Topang Membaiknya Kinerja Astra Group

Foto Berita Sektor Alat Berat dan Pertambangan Topang Membaiknya Kinerja Astra Group
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 15% di semester pertama tahun ini. Pendapatan raksasa otomotif di Tanah Air ini mencapai Rp112,55 triliun di enam bulan pertama 2018. Padahal, di Juni 2017 pendapatan induk dari Astra Group ini hanya sebesar Rp98,03 triliun. 

Dengan begitu, keuntungan atau laba bersih yang dikantongi Perseron pada periode Januari hingga Juni 2018 pun mengalami kenaikan sebesar 11% menjadi Rp10,38 triliun dari Rp9,34 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya. 

Presiden Direktur PT Astra International Tbk, Prijono Sugiarto, mengatakan bahwa membaiknya kinerja Astra Group terutama disebabkan peningkatan kontribusi dari bisnis alat berat dan pertambangan serta jasa keuangan Grup.

"Jadi, kenaikan di sektor-sektor itu melebihi dari yang dapat diimbangi oleh pelemahan kontribusi dari kegiatan operasional agribisnis dan infrastruktur," ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis (26/7/2018).

Memang, laba bersih Astra Group di sektor bisnis alat berat, pertambangan, konstruksi, dan energi, dalam kurun waktu enam bulan berhasil tumbuh sebesar 60% ke posisi Rp3,28 triliun dari Rp2,05 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya. 

Laba bersih sektor bisnis teknologi informasi tumbuh 24% menjadi Rp68 miliar dari Rp55 miliar. Sektor bisnis jasa keuangan tumbuh tipis atau 5% dari Rp2,03 triliun menjadi Rp2,14 triliun. Sektor bisnis otomotif menghasilkan laba bersih Rp4,21 triliun yang tak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya Rp4,2 triliun. 

Sayangnya, laba bersih sektor bisnis infrastruktur dan logistik turun drastis mencapai sebesar 96% menjadi Rp4 miliar dari Rp110 miliar. Kemudian, laba bersih sektor bisnis properti juga melempem dengan terkoreksi 29% dari Rp68 miliar menjadi Rp48 miliar. Hal yang sama terjadi pada sektor bisnis yang hanya menghasilkan laba bersih Rp625 miliar turun 23% dari Rp815 miliar. 

Namun begitu, Perseroan tetap optimis pada tahun ini kinerja akan lebih baik dari tahun lalu yang akan didukung dengan stabilitas pertumbuhan ekonomi Indonesia dan harga batu bara yang stabil.

"Ya walaupun persaingan di pasar mobil dan melemahnya harga minyak kelapa sawit menjadi perhatian," pungkasnya. 

Sementara itu, nilai aset bersih per saham Grup tercatat sebesar Rp3.155 pada 30 Juni 2018, 3% lebih tinggi dibandingkan posisi akhir tahun sebelumnya.

Utang bersih di luar Grup anak perusahaan jasa keuangan mencapai Rp6,6 triliun dibandingkan dengan nilai kas bersih sebesar Rp2,7 triliun pada 31 Desember 2017. Hal itu disebabkan investasi Grup pada bisnis jalan tol dan Go-Jek serta belanja modal pada bisnis kontraktor penambangan. Anak perusahaan Grup segmen jasa keuangan mencatat utang bersih sebesar Rp47,9 triliun, dibandingkan dengan Rp46,1 triliun pada akhir 2017.

Tag: PT Astra International Tbk, Grup Astra

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5944.301 52.109 599
2 Agriculture 1614.738 25.794 20
3 Mining 1998.786 -15.550 46
4 Basic Industry and Chemicals 823.432 20.382 70
5 Miscellanous Industry 1273.081 9.488 45
6 Consumer Goods 2419.918 56.708 46
7 Cons., Property & Real Estate 443.209 3.925 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1011.366 -1.421 70
9 Finance 1061.408 1.105 91
10 Trade & Service 853.400 6.553 144
No Code Prev Close Change %
1 ANDI 424 530 106 25.00
2 PGLI 199 248 49 24.62
3 FILM 1,360 1,545 185 13.60
4 PSDN 256 290 34 13.28
5 APLI 91 103 12 13.19
6 IPCM 392 440 48 12.24
7 ERAA 2,590 2,890 300 11.58
8 HERO 905 1,000 95 10.50
9 RELI 260 286 26 10.00
10 NICK 130 143 13 10.00
No Code Prev Close Change %
1 SDMU 103 87 -16 -15.53
2 LPIN 1,085 965 -120 -11.06
3 INCF 212 190 -22 -10.38
4 PYFA 189 170 -19 -10.05
5 PALM 398 360 -38 -9.55
6 GLOB 170 154 -16 -9.41
7 LMSH 655 600 -55 -8.40
8 TGKA 2,720 2,500 -220 -8.09
9 SIMA 139 128 -11 -7.91
10 PBSA 615 575 -40 -6.50
No Code Prev Close Change %
1 TLKM 3,390 3,350 -40 -1.18
2 BBRI 3,180 3,150 -30 -0.94
3 FILM 1,360 1,545 185 13.60
4 PTBA 4,260 4,120 -140 -3.29
5 PGAS 1,860 1,930 70 3.76
6 TRAM 224 220 -4 -1.79
7 ERAA 2,590 2,890 300 11.58
8 TKIM 14,125 15,150 1,025 7.26
9 LPPS 108 106 -2 -1.85
10 ENRG 130 138 8 6.15