Portal Berita Ekonomi Kamis, 16 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:37 WIB. Nasional - Korban jiwa gempa Lombok bertambah jadi 460 orang.
  • 22:37 WIB. Asian Games - Polisi pasang 1.000 CCTV pantau keamanan di venue Asian Games.
  • 22:36 WIB. Politik - Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Fahri Hamzah berada di Tanah Suci untuk memantau penyelenggaraan pelayanan bagi jamaah haji Indonesia.
  • 22:36 WIB. Nasional - 3.849 petugas akan layani jamaah haji di Armina.
  • 22:35 WIB. Nasional - Satgas Penanggulangan Darurat bersihkan reruntuhan gempa Lombok.
  • 22:35 WIB. Energi - Marwan batubara: Pembangkit listrik energi terbarukan minim dampak negatif.
  • 22:35 WIB. Politik - Prabowo-Sandi datangi rumah dinas JK.
  • 22:34 WIB. Industri - Menperin: kemitraan RI-Singapura makin intensif.
  • 22:34 WIB. Politik - Jabar lokasi pertama deklarasi Prabowo-Sandi di daerah.
  • 22:34 WIB. Nasional - Menag ingatkan jamaah-petugas untuk jaga fisik jelang Armina.
  • 22:33 WIB. Nasional - Kementerian PUPR kembangkan rumah tahan gempa.
  • 22:33 WIB. Daerah - Sandiaga : Pengungsi gempa Lombok perlu banyak bantuan.
  • 22:22 WIB. Google - Google Voice hadirkan tampilan baru di perangkat iOS.
  • 22:13 WIB. Twitter - Twitter rilis emoji spesial hari kemerdekaan Indonesia.
  • 22:09 WIB. Gaikindo - Gaikindo sebut anggotanya belum mufakat soal Biodiesel B20.

Semester I/2018 Laba BCA Cuma Tumbuh Single Digit, Ini Penyebabnya

Foto Berita Semester I/2018 Laba BCA Cuma Tumbuh Single Digit, Ini Penyebabnya
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengantongi laba bersih Rp11,4 triliun. Jumlah ini hanya tumbuh single digit yakni 8,4% dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp10,5 triliun.

Hal itu tidak seperti biasanya, di mana BCA selalu berhasil membukukan laba bersih double digit. Untuk diketahui, laba bersih BCA pada semester I/2017 tumbuh 10% dan pada semester I/2016 tumbuh 12,1%.

Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, menjelaskan, kecilnya pertumbuhan laba bersih BCA tahun ini disebabkan Net Interest Margin (NIM) BCA yang terus menurun. Adapun posisi NIM BCA pada semester I/2018 sebesar 6,0%, lebih rendah dari posisi semester I/2018 yang sebesar 6,3%.

"Ya kalau boleh dikatakan, kita lihat NIM kita turun," ujar Jahja dalam konferensi pers paparan kinerja semester I/2018 di Jakarta, Kamis (26/7/2018).

Ia mengakui dalam kondisi makro ekonomi saat ini, sulit baginya untuk menaikkan suku bunga pinjaman/lending rate.

"Lending rate tidak kita naikkan. Sebaliknya, pada awal-awal tahun banyak korporasi yang minta untuk turunin lending rate," paparnya.

Sementara terkait laba bersih semester I/2018, laba ini ditopang dari perndapatan operasional yang terdiri dari pendapatan bunga bersih tercatat Rp29,5 triliun. Jumlah ini tumbuh 7,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp27,4 triliun. 

"Posisi neraca yang solid dan penerapan praktik perbankan yang berhati-hati akan terus menjadi fondasi untuk pertumbuhan BCA ke depan," kata Jahja.

Kemudian, kedit BCA tercatat Rp494 triliun tumbuh 14,2% di mana kredit korporasi meningkat 19,1% (yoy) menjadi Rp191,4 triliun, kredit komersial dan UKM naik 15,1% (yoy) menjadi Rp 174,8 triliun, serta kredit konsumer tumbuh 6% (yoy) menjadi Rp128,2 triliun.

Tag: PT Bank Central Asia Tbk (BCA)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5816.590 46.717 598
2 Agriculture 1592.077 88.033 19
3 Mining 1997.378 23.635 46
4 Basic Industry and Chemicals 774.066 4.001 70
5 Miscellanous Industry 1202.898 18.374 45
6 Consumer Goods 2314.885 9.200 46
7 Cons., Property & Real Estate 437.652 -1.224 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1016.194 17.287 70
9 Finance 1058.652 8.733 91
10 Trade & Service 833.087 1.148 144
No Code Prev Close Change %
1 LSIP 1,180 1,325 145 12.29
2 AALI 11,900 13,300 1,400 11.76
3 BWPT 214 238 24 11.21
4 LPIN 980 1,085 105 10.71
5 IKAI 164 180 16 9.76
6 JIHD 450 490 40 8.89
7 NICK 125 135 10 8.00
8 GZCO 65 70 5 7.69
9 MIKA 1,790 1,925 135 7.54
10 EXCL 2,730 2,920 190 6.96
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 890 700 -190 -21.35
2 IDPR 770 700 -70 -9.09
3 GMFI 228 210 -18 -7.89
4 ASBI 314 290 -24 -7.64
5 PANS 1,680 1,555 -125 -7.44
6 ACES 1,370 1,275 -95 -6.93
7 RELI 270 252 -18 -6.67
8 TIRA 136 127 -9 -6.62
9 BIPP 79 74 -5 -6.33
10 PSDN 298 280 -18 -6.04
No Code Prev Close Change %
1 PTBA 4,160 4,030 -130 -3.12
2 BBRI 3,130 3,210 80 2.56
3 TKIM 14,750 13,975 -775 -5.25
4 KREN 725 770 45 6.21
5 TLKM 3,350 3,430 80 2.39
6 BBNI 7,300 7,375 75 1.03
7 PGAS 1,815 1,840 25 1.38
8 ASII 6,825 6,975 150 2.20
9 UNTR 34,050 34,000 -50 -0.15
10 ERAA 2,730 2,650 -80 -2.93