Portal Berita Ekonomi Senin, 10 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Semester I/2018 Laba BCA Cuma Tumbuh Single Digit, Ini Penyebabnya

Foto Berita Semester I/2018 Laba BCA Cuma Tumbuh Single Digit, Ini Penyebabnya
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengantongi laba bersih Rp11,4 triliun. Jumlah ini hanya tumbuh single digit yakni 8,4% dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp10,5 triliun.

Hal itu tidak seperti biasanya, di mana BCA selalu berhasil membukukan laba bersih double digit. Untuk diketahui, laba bersih BCA pada semester I/2017 tumbuh 10% dan pada semester I/2016 tumbuh 12,1%.

Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, menjelaskan, kecilnya pertumbuhan laba bersih BCA tahun ini disebabkan Net Interest Margin (NIM) BCA yang terus menurun. Adapun posisi NIM BCA pada semester I/2018 sebesar 6,0%, lebih rendah dari posisi semester I/2018 yang sebesar 6,3%.

"Ya kalau boleh dikatakan, kita lihat NIM kita turun," ujar Jahja dalam konferensi pers paparan kinerja semester I/2018 di Jakarta, Kamis (26/7/2018).

Ia mengakui dalam kondisi makro ekonomi saat ini, sulit baginya untuk menaikkan suku bunga pinjaman/lending rate.

"Lending rate tidak kita naikkan. Sebaliknya, pada awal-awal tahun banyak korporasi yang minta untuk turunin lending rate," paparnya.

Sementara terkait laba bersih semester I/2018, laba ini ditopang dari perndapatan operasional yang terdiri dari pendapatan bunga bersih tercatat Rp29,5 triliun. Jumlah ini tumbuh 7,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp27,4 triliun. 

"Posisi neraca yang solid dan penerapan praktik perbankan yang berhati-hati akan terus menjadi fondasi untuk pertumbuhan BCA ke depan," kata Jahja.

Kemudian, kedit BCA tercatat Rp494 triliun tumbuh 14,2% di mana kredit korporasi meningkat 19,1% (yoy) menjadi Rp191,4 triliun, kredit komersial dan UKM naik 15,1% (yoy) menjadi Rp 174,8 triliun, serta kredit konsumer tumbuh 6% (yoy) menjadi Rp128,2 triliun.

Tag: PT Bank Central Asia Tbk (BCA)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6126.356 10.863 618
2 Agriculture 1492.165 2.046 20
3 Mining 1738.408 -7.512 47
4 Basic Industry and Chemicals 842.327 5.814 71
5 Miscellanous Industry 1389.985 18.923 45
6 Consumer Goods 2509.280 14.409 49
7 Cons., Property & Real Estate 449.724 10.201 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1044.777 -3.591 71
9 Finance 1168.029 -6.789 91
10 Trade & Service 791.771 2.091 152
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 630 785 155 24.60
2 TFCO 565 700 135 23.89
3 KONI 344 418 74 21.51
4 ETWA 70 85 15 21.43
5 YPAS 515 625 110 21.36
6 KICI 176 212 36 20.45
7 POLA 1,510 1,790 280 18.54
8 JSPT 1,000 1,145 145 14.50
9 RUIS 252 286 34 13.49
10 MPMX 805 910 105 13.04
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 YULE 216 173 -43 -19.91
3 BUVA 240 212 -28 -11.67
4 UNIT 280 252 -28 -10.00
5 AMRT 935 850 -85 -9.09
6 TNCA 194 180 -14 -7.22
7 PICO 256 240 -16 -6.25
8 AKSI 352 332 -20 -5.68
9 PBSA 715 675 -40 -5.59
10 CSIS 330 314 -16 -4.85
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 WSKT 1,725 1,845 120 6.96
3 TLKM 3,710 3,670 -40 -1.08
4 BBRI 3,650 3,620 -30 -0.82
5 BBCA 26,300 25,950 -350 -1.33
6 ASII 8,100 8,225 125 1.54
7 DOID 560 580 20 3.57
8 PGAS 2,140 2,130 -10 -0.47
9 UNTR 29,000 29,375 375 1.29
10 PTBA 4,080 3,990 -90 -2.21