Portal Berita Ekonomi Sabtu, 15 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:15 WIB. Pertamina - Pertamina menyalurkan bantuan senilai Rp481 juta kepada tiga panti asuhan di Jayapura.
  • 14:14 WIB. AP II - AP II menyiapkan program "customer happiness" dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru 2019.

IMF Peringatkan China Soal Stimulus Ekonomi Agresif

Foto Berita IMF Peringatkan China Soal Stimulus Ekonomi Agresif
Warta Ekonomi.co.id, Beijing -

China harus menolak mengambil langkah-langkah stimulus agresif karena menavigasi ekonomi yang bermasalah karena mereka dapat menambah tingkat utang yang berlebihan dan mengarah ke "penyesuaian tiba-tiba", Dana Moneter Internasional (IMF) melaporkan pada Jumat (27/7/2018).

Peringatan IMF, yang terkandung dalam laporan kebijakan, muncul setelah para pemimpin China awal pekan ini mengisyaratkan pergeseran ke arah kebijakan fiskal yang lebih longgar untuk membantu barikade ekonomi terbesar kedua di dunia terhadap turbulensi ekonomi global.

Setelah lebih dari satu tahun secara agresif menindak keras tingkat utang yang sangat tinggi, kabinet China pada hari Senin mengatakan akan lebih "aktif" dalam merangsang ekonomi, dengan alasan "ketidakpastian eksternal".

Tetapi IMF mengatakan pengembalian stimulus yang didorong oleh kredit akan semakin meningkatkan kerentanan yang pada akhirnya dapat menyebabkan penyesuaian mendadak, sebagaimana dikutip dari Channel NewsAsia, Jumat (27/7/2018).

Ini mendesak para pembuat kebijakan untuk "tetap berada di jalur" dalam dorongan jangka panjangnya untuk menyapih ekonomi China dari ketergantungan pada pertumbuhan cepat yang didorong oleh ekspor dan investasi, dan menuju pertumbuhan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan dengan permintaan domestik sebagai pendorong utama.

IMF juga memuji pengelolaan Beijing terhadap ekonomi, dengan mengatakan pertumbuhan tetap solid.

Premier Li Keqiang mengatakan pada hari Senin bahwa "kebijakan fiskal harus lebih aktif", yang kemudian para  analis telah menyebut sinyal yang jelas bahwa Beijing akan mereda pada tindakan keras kredit untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tetap stabil.

Pemerintah mengatakan pihaknya juga akan mempercepat rencana untuk mengurangi pajak lebih dari 1,1 triliun yuan (US$160 miliar) dan menerbitkan 1,35 triliun yuan obligasi khusus pemerintah daerah untuk proyek-proyek infrastruktur.

Pergeseran kebijakan jelas telah banyak diantisipasi karena kebutuhan yang meningkat untuk mendukung pertumbuhan dalam menghadapi kekhawatiran bahwa perang dagang dengan AS dapat mendatangkan malapetaka di China.

IMF, bagaimanapun, menyatakan keyakinan bahwa China dapat menyeimbangkan keharusan bersaing dan mengulangi perkiraan pertumbuhan ekonomi tahun penuh 2018 sebesar 6,6 persen, turun dari 6,9 persen yang tercatat pada 2017.

Tag: China (Tiongkok)

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Antara/Zabur Karuru

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00