Portal Berita Ekonomi Kamis, 18 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:31 WIB. Telkomsel - Telkomsel: 90.000 gamer main game mobile ShellFire.
  • 06:30 WIB. Facebook - Facebook bekukan misinformasi terkait pemungutan suara jelang Pemilu AS.
  • 06:28 WIB. EU - KPPU Uni Eropa selidiki kemungkinan langkah Sony setelah pembelian EMI.
  • 06:25 WIB. Dell - Dell lanjutkan rencana masuk bursa saham meski ditentang investor.
  • 06:22 WIB. DreatOut - Sekuel gim DreatOut ditargetkan rilis tahun depan.
  • 06:20 WIB. Gim - Mahasiswa Surabaya bikin gim edukasi penanggulangan bencana.
  • 06:17 WIB. Apple - Apple perbaiki emoji bagel yang bikin netizen marah.
  • 06:16 WIB. Apple - Apple minta maaf atas akun yang kena hack di China.
  • 06:09 WIB. Netflix - Netflix tambah 7 juta pengguna baru di Juli-September.
  • 22:57 WIB. AP II - AP II menambah area Airports Digital Lounge di Bandara Soekarno-Hatta.
  • 22:56 WIB. WIKA - Tak hanya konstruksi, WIKA juga akan fokus mengembangkan beberapa bisnis properti.
  • 22:55 WIB. Mandiri - Mandiri akan mempertahankan CASA.
  • 22:54 WIB. Mandiri - NIM Mandiri pada kuartal III-2018 tercatat sebesar 5,76%, yakni lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu sebesar 5,86%.
  • 22:52 WIB. JSMR - Jasa Marga memastikan tol Semarang-Batang akan beroperasi pada Desember 2018 mendatang.
  • 22:51 WIB. BNI - BNI mengembangkan sistem pembayaran non-tunai berbasis QR code melalui aplikasi yap!.

Menperin Dorong Industri Mamin Percepat Aspek Keberlanjutan

Foto Berita Menperin Dorong Industri Mamin Percepat Aspek Keberlanjutan
Warta Ekonomi.co.id, Mangupura -

Kementerian Perindustrian mendorong pelaku industri makanan dan minuman di Indonesia mempercepat implementasi revolusi industri 4.0 salah satunya menekankan aspek keberlanjutan yang ramah lingkungan serta memanfaatkan teknologi bersih dan efisien.

"Dengan melakukan itu tentu juga akan meningkatkan nilai merek perusahaan. Ini akan menjadi insentif bagi merek mereka sendiri," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika mengunjungi pabrik Coca Cola Amatil Indonesia di Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (27/7/2018).

Menurut dia, standar keberlanjutan atau "sustainability" merupakan satu dari 10 prioritas nasional yang didorong pemerintah dalam implementasi revolusi industri 4.0.

Dia menjelaskan sebagian besar industri salah satunya perusahaan yang bergerak di sektor makan dan minum di Indonesia telah menerapkan revolusi industri tersebut khususnya perusahaan yang getol melakukan kampanye ramah lingkungan.

Sedangkan industri lainnya, lanjut dia, secara bertahap akan mengimplementasikan terobosan itu yang tinggal melanjutkan industri 4.0 setelah melalui sistem otomatisasi dalam revolusi industri ketiga. "Salah satu yang kelihatan di industri makan minum seperti Coca Cola kami bisa melihat efisiensi mendekati 98 persen. Oleh karena itu kami dorong di Bali apalagi ada keberlanjutan yang terkait mengoleksi sampah untuk daur ulang," katanya.

Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif, korporasi itu juga berpartisipasi mendorong masyarakat peduli lingkungan termasuk kampanye bersih pantai dari sampah khususnya sampah plastik. Kementerian Perindustrian mencatat sektor makanan dan minuman Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang besar karena didukung oleh sumber daya alam yang berlimpah dan permintaan domestik yang besar. Pertumbuhan Industri Agro pada triwulan pertama tahun 2018 mencapai 8,34% dengan laju pertumbuhan sektor industri makanan dan minuman mencapai 12,7%.

Sektor makanan dan minuman berkontribusi sebesar 35,39% terhadap PDB Industri Non-Migas. Sedangkan pertumbuhan ekspor periode Januari-Juni tahun 2018 untuk industri makanan tumbuh sebesar 2,51 dan untuk industri minuman tumbuh sebesar 8,41%.

Tag: Kementerian Perindustrian (Kemenperin)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,066.22 4,025.16
British Pound GBP 1.00 20,110.87 19,901.42
China Yuan CNY 1.00 2,207.43 2,185.43
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,254.00 15,102.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,883.73 10,773.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,946.31 1,926.89
Dolar Singapura SGD 1.00 11,097.05 10,982.47
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,644.30 17,466.97
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.78 3,634.66
Yen Jepang JPY 100.00 13,573.59 13,434.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5868.620 67.803 610
2 Agriculture 1522.460 22.946 20
3 Mining 1933.517 25.132 47
4 Basic Industry and Chemicals 746.459 12.246 70
5 Miscellanous Industry 1214.073 6.640 45
6 Consumer Goods 2489.664 17.513 49
7 Cons., Property & Real Estate 408.238 3.862 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1074.895 28.399 70
9 Finance 1064.617 9.032 91
10 Trade & Service 800.207 9.982 147
No Code Prev Close Change %
1 ISSP 73 98 25 34.25
2 SURE 970 1,210 240 24.74
3 MLPL 71 88 17 23.94
4 TRIO 188 228 40 21.28
5 KBLM 242 284 42 17.36
6 ABBA 99 116 17 17.17
7 DIGI 1,005 1,130 125 12.44
8 KARW 82 92 10 12.20
9 APEX 1,600 1,780 180 11.25
10 TPMA 258 286 28 10.85
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 420 330 -90 -21.43
2 CITY 545 478 -67 -12.29
3 INCF 143 127 -16 -11.19
4 MKPI 24,000 22,000 -2,000 -8.33
5 AKPI 970 890 -80 -8.25
6 BCAP 157 145 -12 -7.64
7 SMCB 1,750 1,625 -125 -7.14
8 TMPO 140 130 -10 -7.14
9 MPOW 134 125 -9 -6.72
10 LMAS 78 73 -5 -6.41
No Code Prev Close Change %
1 CPRO 50 50 0 0.00
2 MNCN 730 775 45 6.16
3 ABBA 99 116 17 17.17
4 PGAS 2,200 2,310 110 5.00
5 TLKM 3,780 3,900 120 3.17
6 BHIT 79 80 1 1.27
7 DOID 755 805 50 6.62
8 ISSP 73 98 25 34.25
9 TRAM 199 200 1 0.50
10 TKIM 10,300 11,200 900 8.74