Portal Berita Ekonomi Selasa, 20 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:29 WIB. Startup - Alpha JWC Ventures menginjeksi dana serie A ke startup periklanan digital Target Media Nusantara.
  • 20:26 WIB. Liga 1 - Persija Jakarta 3 vs 0 Persela Lamongan
  • 05:54 WIB. UEFA Nations League - Denmark 0 vs 0 Republik Irlandia

Pelabuhan Patimban Dilirik 10 Perusahaan Swasta

Foto Berita Pelabuhan Patimban Dilirik 10 Perusahaan Swasta
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sebanyak 10 perusahaan swasta telah melirik untuk menjadi operator di Pelabuhan Patimban yang lelangnya akan dimulai September mendatang.

"Sudah ada 10, konsorsium tiga sampai empat," kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, usai penandatanganan konstruksi Pelabuhan Patimban Paket 1 di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (17/7/2018).

Dia menyebutkan, dari 10 perusahaan swasta tersebut, beberapa dari Indonesia dan Jepang sesuai dengan perjanjian konsorsium Indonesia memegang saham 51% sementara Jepang 49%, salah satunya adalah Astra.

"Ya, sebagai salah satu leader, mereka sudah daftar," katanya.

Budi menjelaskan, tidak ada prioritas dalam lelang tersebut, keduanya memiliki kesempatan yang sama selama porsi saham masih 51:49.

"Pelindo II juga ikut lelang, silakan masukan proposal," katanya.

Dalam kesempatan sama, Konselor Ekonomi Kedutaan Besar Jepang, Mari Takada, mengatakan, pihaknya akan berkomitmen dalam kerja sama Pelabuhan Patimban karena akan turut membantu perekonomian Jepang mengingat lokasi pelabuhan sangat dekat dengan kawasan industri otomotif asal negara Sakura tersebut.

"Seperti yang dikatakan, lokasinya itu memang ada banyak perusahaan Jepang. Jadi, ini bisa berkontrobusi untuk ekspor-impor perusahaan Jepang. Itu baik bagi ekonomi Jepang, juga bagi Indonesia," katanya.

Sementara itu, soal permintaan operator lebih dominan dari konsorsium Jepang, Mari mengatakan pihaknya mengikuti sesuai perjanjian dengan Pemerintah Indonesia.

"Pemerintah Indonesia dan Jepang sepakat untuk kerja sama operasi, kami berharap pihak swasta juga terlibat. Antara Jepang dan Indonesia sudah sepakat bersama-sama, jadi itu harus," katanya.

Paket 1 Pelabuhan Patimban telah ditandatangani dengan nilai kontrak Rp6 triliun dari total Rp8,9 triliun hingga 2020.

Untuk Paket 1 akan dibangun terminal kendaraan 350.000 unit, terminal peti kemas 800.000 Teus dan dermaga Roro dan diharapkan akan beroperasi pada tahun depan. (FNH/Ant)

Tag: Pelabuhan Patimban, Kementerian Perhubungan (Kemenhub)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Selasa, 20/11/2018 17:39 WIB

Kelangkaan Semen Masih Terjadi di Palu

Selasa, 20/11/2018 14:24 WIB

Mitsubishi Akan Copot Carlos Ghosn

Selasa, 20/11/2018 13:49 WIB

Xiaomi Ambil Alih Bisnis Smartphone Meitu

Selasa, 20/11/2018 08:44 WIB

Bos Besar Nissan Ditangkap Otoritas Jepang

Selasa, 20/11/2018 06:27 WIB

Malaysia Jadi Gerbang Masuk Bawang Ilegal

Selasa, 20/11/2018 00:15 WIB

Relaksasi DNI Bakal Gaet Investasi Asing