Portal Berita Ekonomi Senin, 17 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:08 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,24% terhadap Dollar AS pada level 13.660 IDR/USD.
  • 16:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,09% terhadap Yuan pada level 6,98 CNY/USD.
  • 15:49 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,52% pada level 27.959.
  • 15:48 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 2,28% pada level 2.983.
  • 15:47 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,21% pada level 3.213.
  • 15:47 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,48% pada level 7.444.
  • 15:46 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,69% pada level 23.523.
  • 15:44 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,06% pada level 2.242.

Masyarakat Diminta Manfaatkan Teknologi Informasi untuk Produktivitas

Masyarakat Diminta Manfaatkan Teknologi Informasi untuk Produktivitas - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Menteri Ketenagakerjaan, M. Hanif Dhakiri, meminta masyarakat memanfaatkan perkembangan teknologi informasi (TI) untuk meningkatkan produktivitas bukan hanya sebagai alat komunikasi dan hiburan.

"Kita sudah memasuki era digitalisasi. Sebagian besar waktu kita habis untuk mengakses informasi melalui gadget. Tapi, penggunaan teknologi informasi kita masih sebatas sebagai alat komunikasi dan hiburan, belum pada tataran bagaimana kita memanfaatkannya menjadi hal yang produktif," kata Hanif dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (27/7/2018).

Hanif mengatakan, saat ini Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) tengah membuat program yang bertujuan mengarahkan anak-anak muda potensial agar dapat memanfaatkan perkembangan teknologi ke arah yang lebih produktif. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Innovation Room.

"Kemenaker telah memiliki Innovation Room. Ruangan ini didesain sebagai tempat berkumpulnya anak muda yang punya bakat di bidang teknologi informasi," ujar Hanif.

Di Innovation Room, kata Hanif, anak muda yang punya bakat di bidang TI diarahkan untuk mengikuti suatu program yang dibuat tim kreatif. Harapannya, anak-anak muda yang punya bakat TI ikut program Kemenaker sehingga bisa menjadi wirausaha di bidang TI.

Beberapa waktu lalu, tim kreatif Innovation Room Kemenaker mengadakan kompetisi Hackathon (sebuah pengembangan proyek perangkat lunak) membuat sistem/aplikasi yang bisa digunakan untuk berniaga semacam e-commerce.

"Itu salah satu wujud program yang terus kita inisiasi agar anak-anak muda punya suatu aktivitas yang pada akhirnya bisa meningkatkan produktivitasnya," ucap Hanif.

Menurut Hanif, kalau kita tidak memanfaatkan perkembangan informasi yang sudah menguasai kehidupan ini, kita akan tertinggal dengan negara lain.

"Jadi, kalau SDM kita tidak dipersiapkan dengan kemampuan di bidang TI, tentu kita akan tertinggal dari SDM negara lain," kata Hanif.

Hanif melanjutkan, di era revolusi industri 4.0, bisnis startup menawarkan kesuksesan besar. Pasalnya di Indonesia, berdasarkan Survei Penetrasi dan Perilaku Pengguna Internet Indonesia Tahun 2017 oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), jumlah pengguna internet Indonesia mencapai 143,26 juta atau 54,68% dari total penduduk Indonesia sebanyak 262 juta orang.

"Ini tentu pasar yang menggiurkan. Dengan menjadi entrepeneur di bidang TI, seseorang bisa kaya mendadak dan pada akhirnya bisa membuka peluang kerja baru yang dapat mengurangi angka pengangguran," tutur Hanif. (FNH/Ant)

Baca Juga

Tag: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Teknologi

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Dhemas Reviyanto

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,669.24 3,632.53
British Pound GBP 1.00 17,955.97 17,775.94
China Yuan CNY 1.00 1,972.52 1,952.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,761.47 13,624.54
Dolar Australia AUD 1.00 9,255.96 9,162.50
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,771.76 1,754.11
Dolar Singapura SGD 1.00 9,899.63 9,800.42
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,917.43 14,767.64
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,328.85 3,292.54
Yen Jepang JPY 100.00 12,530.93 12,403.99
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5867.523 0.578 682
2 Agriculture 1295.344 1.210 22
3 Mining 1412.579 2.722 49
4 Basic Industry and Chemicals 859.155 2.813 77
5 Miscellanous Industry 1075.455 -0.736 51
6 Consumer Goods 1905.760 -1.806 57
7 Cons., Property & Real Estate 452.187 5.208 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1006.798 -5.088 78
9 Finance 1339.874 0.637 92
10 Trade & Service 700.446 -3.960 168
No Code Prev Close Change %
1 ASPI 105 178 73 69.52
2 ERTX 111 140 29 26.13
3 AYLS 284 354 70 24.65
4 SSTM 382 476 94 24.61
5 MREI 4,200 5,225 1,025 24.40
6 GLOB 274 340 66 24.09
7 KOIN 115 135 20 17.39
8 SHID 3,400 3,930 530 15.59
9 STTP 5,800 6,600 800 13.79
10 TFAS 117 131 14 11.97
No Code Prev Close Change %
1 MINA 164 108 -56 -34.15
2 OCAP 191 126 -65 -34.03
3 YPAS 498 374 -124 -24.90
4 AKSI 480 362 -118 -24.58
5 NZIA 488 380 -108 -22.13
6 TOPS 86 67 -19 -22.09
7 LUCK 570 456 -114 -20.00
8 ITIC 2,750 2,300 -450 -16.36
9 BRAM 4,960 4,260 -700 -14.11
10 INRU 720 625 -95 -13.19
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 885 880 -5 -0.56
2 LUCK 570 456 -114 -20.00
3 BHIT 63 62 -1 -1.59
4 MKNT 50 50 0 0.00
5 KPIG 126 127 1 0.79
6 TLKM 3,640 3,610 -30 -0.82
7 DADA 173 151 -22 -12.72
8 TCPI 6,450 6,675 225 3.49
9 MNCN 1,505 1,505 0 0.00
10 BBRI 4,550 4,470 -80 -1.76