Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:46 WIB. Prabowo - Kekayaan kita tidak tinggal di negara.
  • 13:45 WIB. Prabowo - Saya bersaksi tak mencari kekayaan pribadi dari kekuasaan.
  • 13:25 WIB. Kemendagri - Ada 5 juta pemilih pemula belum punya e-KTP.
  • 13:24 WIB. Fadli Zon - Jangan membohongi rakyat dengan modus membuat mobil esemka.
  • 13:24 WIB. Fadli Zon - Jika produksi mobil Esemka gagal, maka pemerintah harus jujur.
  • 13:24 WIB. Fadli Zon - Mobil Esemka yang digadang-gadang produksi massal adalah politik kebohongan.
  • 12:39 WIB. Sandiaga - Berubah atau tidak kostum Prabowo tak pengaruhi karakternya.
  • 12:39 WIB. Sandiaga - Masyarakat tak ingin Prabowo merubah penampilan.
  • 12:37 WIB. KPK - Masa tahanan eks Wali Kota Pasuruan, Setiyono diperpanjang selama 40 hari.
  • 12:35 WIB. Sekjen PPP - Banyak warga terkesan pada Jokowi karena sosoknya yang sederhana.
  • 12:35 WIB. Sekjen PPP - Rekam jejak mempengaruhi perolehan suara di Pilpres 2019.
  • 12:35 WIB. Sekjen PPP - Menang dan kalah Prabowo bukan dipengaruhi gaya berpakaian.
  • 12:32 WIB. Rizal Ramli - Ke KPK mengadukan dugaan korupsi pada impor pangan.
  • 12:31 WIB. NasDem - Harusnya Sandiaga tak kritisi kepentingan rakyat, tapi mengontrol pelaksaan dana kelurahan.
  • 12:31 WIB. NasDem - Sandiaga Uno berbicara dan bersikap tak pernah kontstruktif pada program pro-rakyat.

Waspada, 227 Fintech Ini Tak Memiliki Izin OJK

Foto Berita Waspada, 227 Fintech Ini Tak Memiliki Izin OJK
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada Investasi menemukan setidaknya terdapat 227 platform fintech peer to peer lending dari 157 developer yang tidak terdaftar dan tak memiliki izin OJK.

Untuk itu, OJK mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penawaran kegiatan penyelenggara layanan pinjam-meminjam uang berbasis teknologi informasi (fintech peer to peer/P2P lending) tanpa izin OJK.

Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L. Tobing, mengatakan, kebanyakan fintech tersebut berasal dari China. OJK meminta mereka untuk mendaftar terlebih dahulu sampai 25 Juli 2018, namun hingga batas waktu yang diberikan ke 227 entitas tersebut tak juga beritikad baik untuk melakukan pendaftaran.

"Jadi, 227 tadi platform, 155 itu developernya. Kalau kita lihat, lebih dari setengahnya berasal dari China. Kami menduga di sana dikejar-kejar abis, tapi karena uang banyak di sana dia lari ke sini. Kami mendorong mereka mendaftar dulu dan ternyata sampai tanggal 25 Juli 2018 tidak juga mendaftar," ujar Tongam di Jakarta, kemarin (27/7/2018).

Untuk itu, OJK meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Google untuk men-screening dan menghapus aplikasi tersebut dari internet.

"Tindak lanjutnya kami sangat tegas meminta semua dihentikan. Lapor bareskrim, minta Lemenkominfo blokir, Google blokir, bank blokir rekeningnya," ucapnya.

Lebih jauh disampaikan, Satgas Waspada Investasi tak bisa menghentikan kegiatan mereka. Pasalnya, fintech tersebut ilegal dan tidak terdaftat. Bahkan, kebanyakan mereka tidak memiliki kantor di Indonesia.

"Orang enggak terdaftar apa bisa dtutup? Enggak bisa ini. Yang jelas kita proses administratif minta Google blokir, lapor bareskrim. Kita sudah panggil mereka, tapi enggak ada alamatnya ini," kata Tongam.

Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 77/POJK.01/2016, penyelenggara fintech peer to peer lending wajib mengajukan pendaftaran dan perizinan kepada OJK. Beleid tersebut juga mewajibkan fintech P2P lending untuk memiliki kantor yang jelas, memiliki server di Indonesia dan berbadan hukum PT atau koperasi.

Berikut 227 Fintech peer to peer lending yang tidak terdaftar dan tidak memiliki izin OJK. Klik di sini.

Tag: Financial Technology (FinTech), Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Widodo S Jusuf

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,074.00 4,032.94
British Pound GBP 1.00 19,818.76 19,620.15
China Yuan CNY 1.00 2,204.27 2,182.35
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,284.00 15,132.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,804.26 10,693.78
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,949.96 1,930.55
Dolar Singapura SGD 1.00 11,068.95 10,958.07
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,521.58 17,341.27
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.92 3,634.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,578.54 13,439.91

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5840.435 3.144 610
2 Agriculture 1570.332 -4.068 20
3 Mining 1918.413 8.447 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.577 0.126 70
5 Miscellanous Industry 1252.288 -2.704 45
6 Consumer Goods 2470.043 -1.914 49
7 Cons., Property & Real Estate 411.035 1.920 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1064.616 17.661 70
9 Finance 1050.751 -3.316 91
10 Trade & Service 788.480 -4.485 147
No Code Prev Close Change %
1 MINA 472 585 113 23.94
2 MPRO 254 314 60 23.62
3 IBFN 324 400 76 23.46
4 BCAP 135 159 24 17.78
5 DART 250 294 44 17.60
6 UNIC 3,400 3,930 530 15.59
7 SKYB 138 159 21 15.22
8 LPGI 3,550 4,050 500 14.08
9 SHIP 950 1,065 115 12.11
10 MYTX 126 138 12 9.52
No Code Prev Close Change %
1 NICK 159 140 -19 -11.95
2 MAYA 8,150 7,275 -875 -10.74
3 LPPF 5,625 5,025 -600 -10.67
4 PBSA 770 690 -80 -10.39
5 INCF 125 114 -11 -8.80
6 JKON 505 466 -39 -7.72
7 BMAS 368 340 -28 -7.61
8 MMLP 530 490 -40 -7.55
9 INCI 610 565 -45 -7.38
10 VINS 96 89 -7 -7.29
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 344 362 18 5.23
2 LPPF 5,625 5,025 -600 -10.67
3 KPIG 135 138 3 2.22
4 PGAS 2,270 2,340 70 3.08
5 ISAT 2,680 2,840 160 5.97
6 PTBA 4,540 4,610 70 1.54
7 PNLF 286 288 2 0.70
8 FREN 99 105 6 6.06
9 BBCA 23,375 23,150 -225 -0.96
10 WSKT 1,540 1,600 60 3.90