Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:29 WIB. Startup - Alpha JWC Ventures menginjeksi dana serie A ke startup periklanan digital Target Media Nusantara.
  • 20:26 WIB. Liga 1 - Persija Jakarta 3 vs 0 Persela Lamongan
  • 05:54 WIB. UEFA Nations League - Denmark 0 vs 0 Republik Irlandia

Semester I 2018, Garuda Indonesia Tekan Kerugian Hingga 60%

Foto Berita Semester I 2018, Garuda Indonesia Tekan Kerugian Hingga 60%
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) sukses menekan kerugian hingga 60% pada semester I 2018 bila dibanding periode yang sama tahun lalu. Di mana Garuda Indonesia berhasil menekan angka kerugian menjadi US$114 juta atau setara Rp1,63 triliun (kurs Rp14.300) dibandingkan kerugian pada periode yang sama sebesar US$284 juta.

Penekanan jumlah kerugian tersebut sejalan dengan kinerja yang kian positif setelah perseroan membukukan operating revenue sebesar US$1,9 miliar dengan pertumbuhan sebesar 5,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni US$1,8 miliar.

Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansyuri menjelaskan, pertumbuhan kinerja operasional tersebut ditunjang oleh peningkatan jumlah penumpang, angkutan kargo, utilisasi pesawat dan efektivitas program efisiensi yang dilaksanakan, dan kinerja anak perusahaan dan pendapatan lain di luar layanan penerbangan.

Garuda Indonesia berhasil mempertahankan pertumbuhan positif kinerja finansial dan operasionalnya di tengah tren penurunan kinerja operasional industri penerbangan global, meningkatnya harga fuel, serta menguatnya mata uang USD terhadap mata uang lain.

“Capaian pertumbuhan pendapatan operasional ini tentunya menjadi momentum tersendiri bagi perseroan untuk terus memperkuat kinerja operasional di tengah iklim industri penerbangan yang tengah tertekan imbas fluktuasi perekonomian dunia," jelas Pahala di Jakarta, Senin (30/7/2018).

Dirinya melanjutkan, menutup kinerja operasional di semester I, Garuda Indonesia berhasil mencatatkan capaian tingkat ketepatan waktu (on time performance) pada periode peak season Lebaran 2018 sebesar 89,93%. Capaian OTP tersebut menjadikan Garuda Indonesia sebagai maskapai nasional dengan capaian terbaik selama periode peak season Lebaran 2018.

"Dengan kinerja operasional dan performa keuangan perusahaan yang on track dan terus menunjukan perbaikan kinerja, kami optimis ke depannya kinerja perseroan akan terus tumbuh secara progresif," pungkasnya.

Tag: PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Selasa, 20/11/2018 17:39 WIB

Kelangkaan Semen Masih Terjadi di Palu

Selasa, 20/11/2018 14:24 WIB

Mitsubishi Akan Copot Carlos Ghosn

Selasa, 20/11/2018 13:49 WIB

Xiaomi Ambil Alih Bisnis Smartphone Meitu

Selasa, 20/11/2018 08:44 WIB

Bos Besar Nissan Ditangkap Otoritas Jepang

Selasa, 20/11/2018 06:27 WIB

Malaysia Jadi Gerbang Masuk Bawang Ilegal

Selasa, 20/11/2018 00:15 WIB

Relaksasi DNI Bakal Gaet Investasi Asing