Portal Berita Ekonomi Senin, 15 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:58 WIB. AP II - Konsep aerocity AP II bisa dimanfaatkan investor untuk membangun pusat perawatan pesawat.
  • 17:56 WIB. AP II - AP II telah menyiapkan lahan di Bandara Kuala Namu untuk pengembangan aerocity mencapai 200 hektare.
  • 16:36 WIB. Jiwasraya - Hotbonar Sinagadesak desak supaya permasalahan likuiditas Jiwasraya ditangani dengan serius. 
  • 16:33 WIB. JSMR - Jasa Marga lakukan inovasi skema pendanaan melalui DINFRA.
  • 16:31 WIB. GMF - AFI KLM E&M adalah mitra paling cocok dalam hal branding.
  • 16:30 WIB. GMF - GMF dan AFI KLM E&M lakukan kesepakatan strategis di Indonesia Investment Forum 2018. 
  • 16:30 WIB. BUMI - BUMI telah bayar US$167,48 juta secara tunai atas pokok dan Tranche A.
  • 16:23 WIB. TOWR - Protelindo dan JPMorgan tanda tangani perubahan fasilitas pinjaman senilai Rp300 miliar.
  • 16:23 WIB. Perbankan - Paninvest beli 222.576.416.200 saham PNIN pada tanggal 8--12/10/2018
  • 16:22 WIB. Infrastruktur - Jasa Marga akan dapatkan dana segar dari penerbitan KIK-DINFRA oleh PT Mandiri Sekuritas sebesar US$112 juta. 
  • 16:21 WIB. JSMR - JSMR estimasikan kebutuhan belanja modal tahun depan mencapai Rp28 triliun.
  • 16:21 WIB. OJK - OJK setujui pengangkatan Paulus Endra sebagai Direktur Compliance and Risk PT Bank Mandiri Taspen.
  • 16:21 WIB. OJK - Zudan Arief disetujui OJK untuk jadi Komisaris Independen PT Bank Mandiri Taspen. 
  • 16:20 WIB. Saham - 53,9 juta saham Hero telah dibeli oleh JMH awal Oktober lalu.
  • 16:20 WIB. Bursa -  Antam beli saham IMC senilai Rp27 miliar.

PLN Sulselrabar Siap Layani Kebutuhan Listrik Industri Pertambangan

Foto Berita PLN Sulselrabar Siap Layani Kebutuhan Listrik Industri Pertambangan
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

PT PLN Wilayah Sulawesi Selatan Tenggara dan Barat (Sulselrabar) siap memenuhi kebutuhan listrik industri pertambangan. Hal tersebut menjadi komitmen PLN seusai penandatangan nota kesepahaman alias Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Vale Indonesia, Senin (30/7).

Penandatangan MoU antara PLN dan Vale diteken langsung oleh General Manager PLN Sulselrabar, Bambang Yusuf dan Presiden Direktur Vale Indonesia, Nicholas D Kanter. Acara penandatanganan kerja sama tersebut turut disaksikan oleh Direktur Bisnis PLN Regional Sulawesi, Syamsul Huda, di Kantor PLN Sulselrabar, Jalan Hertasning, Kota Makassar, Sulsel.

Melalui kerja sama itu, nantinya penyaluran tenaga listrik pelanggan tersebut akan menggunakan tenaga listrik tegangan tinggi sebesar 150 kV.  Adapun, saat ini beban puncak sistem Sulbagsel (Sulawesi Bagian Selatan) adalah 1.100 MW dan Daya Mampu 1.560 MW. Sehingga sistem kelistrikan Sulbagsel memadai untuk dimanfaatkan oleh para investor untuk berinvestasi di Sulsel. 

Presiden Direktur Vale Indonesia, Nicholas D Kanter, berkeinginan agar PLN dan Vale dapat terus berkomunikasi sehingga layanan ketenagalistrikan dapat segera terealisasikan. "Pelayanan PLN sudah semakin baik sekarang ini dan hal tersebut tampak pada saat PLN datang menjemput bola," kata Nicholas, dalam keterangan persnya, Senin (30/7/2018).

Sementara itu, General Manager PLN Sulselrabar, Bambang Yusuf, menyampaikan terimakasih kepada calon pelanggan yang kembali mempercayakan pasokan listrik kepada PLN. "Jangan ragu menggunakan layanan kami karena PLN sudah berpengalaman dan ahli dalam soal kelistrikan," ujarnya.

Dengan kerja sama antara PLN dan sektor industri ini diharapkan dapat menciptakan multiplier effect, dimana terdapat peningkatan penyerapan tenaga kerja dan meningkatkan gairah ekonomi khususnya di Sulsel. 

Oleh karena itu PLN siap melayani kapanpun, berapapun, dan di manapun bagi pelanggan yang ingin berinvestasi di wilayah Sulselrabar. 

Tag: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN), PT Vale Indonesia Tbk (INCO)

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Andi Aliev

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,071.78 4,031.14
British Pound GBP 1.00 20,215.95 20,005.65
China Yuan CNY 1.00 2,209.20 2,187.21
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,270.00 15,118.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,875.29 10,764.02
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,948.90 1,929.37
Dolar Singapura SGD 1.00 11,118.39 11,003.71
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,722.36 17,544.44
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,677.75 3,637.63
Yen Jepang JPY 100.00 13,605.99 13,469.35

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5727.256 -29.234 610
2 Agriculture 1509.830 -12.368 20
3 Mining 1893.607 -32.593 47
4 Basic Industry and Chemicals 722.721 -27.621 70
5 Miscellanous Industry 1188.324 -0.762 45
6 Consumer Goods 2415.354 -13.287 49
7 Cons., Property & Real Estate 400.482 -4.050 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1024.524 -8.265 70
9 Finance 1048.064 10.116 91
10 Trade & Service 788.569 -6.051 147
No Code Prev Close Change %
1 SURE 785 970 185 23.57
2 RBMS 144 174 30 20.83
3 SMCB 1,570 1,850 280 17.83
4 APEX 1,510 1,760 250 16.56
5 VRNA 109 127 18 16.51
6 MFMI 680 770 90 13.24
7 GMFI 272 304 32 11.76
8 TMPO 126 140 14 11.11
9 SONA 4,950 5,500 550 11.11
10 TIRA 138 153 15 10.87
No Code Prev Close Change %
1 INKP 14,300 11,700 -2,600 -18.18
2 PANI 248 210 -38 -15.32
3 ASJT 392 332 -60 -15.31
4 LPCK 1,625 1,385 -240 -14.77
5 DIGI 930 805 -125 -13.44
6 TKIM 11,600 10,050 -1,550 -13.36
7 KONI 238 210 -28 -11.76
8 AKPI 930 825 -105 -11.29
9 MLPT 890 790 -100 -11.24
10 LPIN 1,005 900 -105 -10.45
No Code Prev Close Change %
1 SKRN 1,310 1,185 -125 -9.54
2 TKIM 11,600 10,050 -1,550 -13.36
3 INKP 14,300 11,700 -2,600 -18.18
4 SMCB 1,570 1,850 280 17.83
5 RBMS 144 174 30 20.83
6 PGAS 2,120 2,040 -80 -3.77
7 KPIG 131 133 2 1.53
8 MNCN 755 745 -10 -1.32
9 BBRI 2,950 3,000 50 1.69
10 TLKM 3,680 3,660 -20 -0.54