Portal Berita Ekonomi Senin, 20 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:22 WIB. Gerindra - Sahabat Prabowo-Sandi diresmikan pada Selasa (28/8/2018).
  • 15:22 WIB. Gerindra - Sandiaga menjadi ketua dewan pembina di Sahabat Prabowo-Sandi.
  • 15:22 WIB. Gerindra - Sahabat Prabowo-Sandi terdiri dari seluruh kalangan.
  • 15:21 WIB. Gerindra - Sahabat Prabowo-Sandi transfomasi dari Sahabat Anies-Sandi.
  • 15:17 WIB. Mahfud MD - Tidak ada tawaran dari Sudirman Said untuk masuk ke tim Prabowo-Sandi.
  • 15:17 WIB. Mahfud MD - Tidak ada tawaran dari Sudirman Said untuk masuk ke tim Prabowo-Sandi.
  • 15:16 WIB. Bank BNI - Bank BNI mendapatkan alokasi KUR sebesar Rp17 triliun pada 2019.
  • 15:16 WIB. Asian Games - Atlet Wushu Indonesia, Lindswell Kwok dikabarkan langsung pensiun usai meraih medali emas.
  • 15:14 WIB. Partai Demokrat - 107 nama tim juru kampanye Prabowo-Sandi adalah hoax.
  • 15:14 WIB. Bank Mandiri - Mandiri menyiapkan fasilitas pendanaan kepada PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebesar Rp800 miliar untuk mendukung program Mekaar.
  • 15:13 WIB. PKS - Mardani Ali Sera apresiasi yang menjadi keputusan Mahfud MD.
  • 15:13 WIB. PKS - DPP PKS bakal gembira jika Mahfud Md kembali bergabung ke Prabowo.
  • 15:12 WIB. PKS - Mahfud MD adalah sosok kompeten untuk masuk timses kampanye Prabowo-Sandiaga. 
  • 15:09 WIB. Golkar - Pertemuan antara Mahfud MD dengan Sudirman Said hanya silaturahmi. 
  • 15:07 WIB. Polda Sulsel - Polisi menyita sertifikat dan tanah bangunan pesantren Al Ikram milik bos Abu Tours.

Garuda Indonesia Terbitkan KIK EBA, Ini Kata Menteri Rini

Foto Berita Garuda Indonesia Terbitkan KIK EBA, Ini Kata Menteri Rini
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maskapai penerbangan yakni PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan perdana produk Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK EBA) GIAA01 di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (31/7/2018).

KIK EBA GIAA01 merupakan instrumen sekuritisasi aset keuangan pertama di Indonesia yang menjadikan hak pendapatan atas penjualan tiket pesawat sebagai agunan. Pendapatan dari penjualan tiket yang diagunkan yaitu rute penerbangan Jeddah dan Madinah.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, mendukung aksi korporasi yang diambil Garuda Indonesia. Sekuritisasi aset yang dilakukan Garuda merupakan upaya menjaminkan aset termasuk salah satunya atas pendapatan di masa depan yang akan dialihkan hak pendapatannya.

Dari aspek risiko, produk sekuritisasi lebih terkendali karena aset yang digunakan sebagai agunan sudah terseleksi dengan baik.

Rini menyatakan, penerbitan KIK EBA GIAA01 menjadi solusi alternatif pendanaan bagi PT Garuda Indonesia untuk memenuhi kebutuhan finansial perusahaan sehingga Perseroan mempunyai modal yang lebih besar untuk terus berekspansi.

"Ini adalah salah satu solusi alternatif pendanaan yang dilakukan Garuda Indonesia untuk memenuhi kebutuhan finansial perusahaan. Semoga inisiatif ini akan mendorong perbaikan kinerja Garuda Indonesia dan juga mendukung program Pemerintah dalam peningkatan konektivitas udara," jelas Rini Soemarno, Selasa (31/7/2018).

Rini melanjutkan, pihaknya juga mendorong agar lebih banyak BUMN dan swasta untuk melakukan sekuritisasi aset mengikuti jejak Garuda Indonesia dan sebelumnya oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT PLN (Persero) melalui anak usahanya PT Indonesia Power, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk yang melakukan sekuritisasi aset Kredit Perumahan Rakyat (KPR).

"Beberapa BUMN telah sukses menerbitkan sekuritisasi dan mendapat respons positif dari investor. Jadi, pemerintah akan terus mendorong semakin banyak BUMN yang terlibat dan ke depannya dengan modal dan pendanaan yang cukup, akan mendorong BUMN untuk melebarkan sayap ekspansi dan akan membuat BUMN semakin kuat dan tumbuh," tegas Rini.

Rini juga mengapresiasi sinergi BUMN yang turut mendukung pencatatan perdana KIK EBA GIAA01, dalam hali ini PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Mandiri Manajemen Investasi. Dalam pembentukan KIK EBA GIAA01 ini, PT Mandiri Manajemen Investasi bertindak sebagai manajer investasi bersama dengan Maybank Indonesia sebagai Bank Kustodian. Sementara agen penjual untuk KIK EBA GIAA01 ini adalah PT Mandiri Sekuritas, PT Bahana Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT CGS-CIMB Sekuritas, dan PT Danareksa Sekuritas.

Produk investasi ini memiliki total nilai sebesar Rp2 triliun yang terbagi menjadi 2 kelas, yaitu kelas A dan kelas B. KIK EBA GIAA01 kelas A dilakukan melalui penawaran umum kepada investor strategis dan dilakukan melalui pencatatan di BEI dan mendapat rating AA+ dari Pefindo dengan tingkat imbal hasil sebesar 9,75% pa, tenor 5 tahun (tanggal jatuh tempo 27 Juli 2023) dengan nilai mencapai Rp1,8 triliun. Sementara KIK EBA GIAA01 kelas B dilakukan melalui penawaran terbatas dengan nilai Rp200 miliar untuk tenor sejenis dan tingkat imbal hasil yang tidak tetap.

Tag: PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Rini Soemarno

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Garuda Indonesia

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Aug
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Senin, 20/08/2018 15:20 WIB

Kemenkeu Yakin Tak Bakal Gagal Bayar Utang

Senin, 20/08/2018 03:42 WIB

Minyak Tumpah di Ambon, Apa Kata Pertamina?

Minggu, 19/08/2018 23:04 WIB

Rex Marindo: Jangan Jadi Pengusaha

Minggu, 19/08/2018 22:20 WIB

Google Hapus Layanan Pencarian Gambar

Minggu, 19/08/2018 18:28 WIB

DPR Akan Panggil OJK Soal Regulasi Fintech

Minggu, 19/08/2018 08:58 WIB

Apa Itu Merdeka Finansial?

Jum'at, 17/08/2018 17:08 WIB

Indeks Merosot 4,83% Sepanjang Pekan Ini