Portal Berita Ekonomi Rabu, 17 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:48 WIB. IHSG - Perdagangan Rabu, IHSG ditutup menanjak 67,803 poin (1,17%) ke 5.868,803.
  • 16:43 WIB. RAPBN - Sri Mulyani: Jaga defisit anggaran tetap 1,84%, cadangan belanja negara menjadi Rp14,4 triliun. 
  • 16:36 WIB. Industri - SIJ dan MKPI sepakat lakukan perpanjangan sewa tanah dan bangunan sampai 17/10/2019. 
  • 16:21 WIB. Bursa - XBNI tambah unit penyertaan sebanyak 14 juta unit per tanggal 15/10/2018.
  • 16:00 WIB. Lippo - YLKI imbau masyarakat hati-hati saat transaksi pembelian dengan Meikarta. 
  • 15:52 WIB. RELI - 27 nasabah alami kerugian hingga Rp50 miliar usai ditipu mantan karyawan RELI. 
  • 15:36 WIB. ADHI - ADHI menargetkan pembangunan proyek Sistem Penyediaan Air Minum Kota Dumai awal tahun depan.
  • 15:21 WIB. ADHI - ADHI memperoleh kepemilikan minoritas 10% dalam konsorsium pengusahaan tol prakarsa Cikunir-Ulujami.
  • 13:52 WIB. Core - Kenaikan harga BMM dapat pengaruhi inflasi sebesar 0,05%-0,10% dari sebelumnya deflasi. 
  • 13:16 WIB. IHSG - Perdagangan hari ini, IHSG akan kembali menguat di level support 5.692-5.746 resistance 5.827-5.854.
  • 13:16 WIB. Jokowi - Mestinya ada manajemen sistem yang jelas agar pembayaran rumah sakit juga jelas.
  • 13:15 WIB. Jokowi - Seharusnya masalah BPJS Kesehatan dapat diselesaikan segara.
  • 12:45 WIB. Staf Fraksi PAN - Peluru nyasar yang mengenai dua ruang kerja anggota DPR, berbarengan dengan kejadian sebelumnya.
  • 12:44 WIB. Gedung DPR - Lagi peluru nyasar kembali ditemukan di gedung DPR.
  • 12:42 WIB. Pengamat - Posisi Sandiaga juga mempengaruhi suara HIPMI dan KADIN.

Sektor Pertambangan Kerek Laba Kobexindo Naik 90,24%

Foto Berita Sektor Pertambangan Kerek Laba Kobexindo Naik 90,24%
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX), perusahaan yang bergerak di bidang penjualan alat berat pertambangan dan aneka industri lainnya, membukukan lonjakan laba bersih sebesar 90,24% menjadi US$1.53 juta. Pertumbuhan signifikan emiten distributor eksklusif untuk Doosan, NHL Terex, Daewoo Truck, Jungheinrich, dan Hako tersebut tidak lepas dari tingginya permintaan alat berat, khususnya di sektor pertambangan. 

Pada semester I 2018, Kobexindo membukukan pertumbuhan pendapatan 45,83% menjadi US$41,78 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$28,65 juta. Segmen penjualan alat berat menjadi backbone atau menyumbang angka penjualan tertinggi terhadap pendapatan konsolidasi perseroan. 

Penjualan unit alat berat tercatat tumbuh 47,24% menjadi US$34,54 juta dibandingkan semester I 2017 lalu. Segmen ini berkontribusi 82,67% terhadap pendapatan konsolidasi perseroan atau terbesar dibandingkan segmen bisnis lainnya. Segmen bisnis lain, yakni penjualan suku cadang tumbuh sebesar 26,83% menjadi US$3,77 juta, jasa perbaikan tumbuh 17,73% menjadi US$1,62 juta, dan pendapatan sewa, yang terdiri dari sewa unit tumbuh 199,85% menjadi US$1,50 juta dan sewa gedung tumbuh 0,67% menjadi US$336,48 ribu. 

"Kobexindo berhasil membukukan pertumbuhan yang berkelanjutan (sustainable growth) melalui penyediaan alat-alat berat berkualitas dan efisien bahan bakar, serta didukung jasa perbaikan dan perawatan 24 jam, dan kesediaan suku cadang yang paripurna, sehingga menjadi pilihan bagi pelaku usaha," kata Presiden Direktur PT Kobexindo Tractors Tbk, Humas Soputro, dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Menurutnya, pertumbuhan permintaan alat berat tersebut dibarengi dengan strategi perusahaan untuk meningkatkan pemasaran dan kapasitas tenaga kerja dengan merekrut SDM yang profesional dan terampil untuk memaksimalkan pertumbuhan dan menjaga layanan perseroan tetap prima.

Pertumbuhan tenaga tersebut berdampak pada pertumbuhan beban, seperti beban pokok pendapatan yang tumbuh 49,79% dari US$22,21 juta pada semester I 2017 menjadi US$33,26 juta pada periode yang sama tahun ini. Meski demikian, laba kotor tumbuh 32,21% dari US$6,45 juta menjadi US$8,52 juta di semester I 2018.

Demikian pada akun beban operasional, meski tercatat ada peningkatan, namun laba usaha tumbuh 17,12% dari US$2,26 juta pada semester I tahun lalu menjadi US$2,64 juta pada periode yang sama 2018. 

Kemudian, Kobexindo membukukan pertumbuhan pendapatan keuangan signifikan sebesar 1,047% dari US$5.053 pada semester I 2017 menjadi US$57.973 pada periode yang sama 2018. Sedangkan beban keuangan berkurang dari US$999,327 menjadi US$579.623, sehingga laba sebelum pajak melonjak 68,04% menjadi US$2,12 juta dari periode yang sama 2017 sebesar US$1,26 juta.

"Pada semester I 2018, perseroan membukukan lonjakan laba bersih 90,24% menjadi US$1,53 juta dibandingkan periode yang sama 2017 sebesar US$806,13 ribu. Kami optimis momentum pertumbuhan akan berlanjut hingga akhir tahun dan memberikan hasil yang positif bagi pertumbuhan bisnis Kobexindo," jelas Humas.

Solidnya kinerja keuangan pada semester ini membuat jumlah kas dan bank Kobexindo tumbuh 54,55% menjadi US$8,94 juta dibandingkan periode yang sama 2017 sebesar US$5,78 juta. Liabilitas jangka pendek tumbuh 29,13% menjadi US$59,58 juta, sedangkan liabilitas jangka panjang berkurang dari US$13,84 juta menjadi US$4,20 juta. 

"Hal tersebut membuat rasio utang terhadap ekuitas (DER) kami terjaga di kisaran 2,1, sehingga memberikan ruang bagi kami untuk meningkatkan kapasitas pembiayaan guna memenuhi tingginya permintaan konsumen jika diperlukan," tutupnya. 

Tag: PT Kobexindo Tractors Tbk, laba

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Rosmayanti

Foto: Warta Ekonomi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,066.22 4,025.16
British Pound GBP 1.00 20,110.87 19,901.42
China Yuan CNY 1.00 2,207.43 2,185.43
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,254.00 15,102.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,883.73 10,773.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,946.31 1,926.89
Dolar Singapura SGD 1.00 11,097.05 10,982.47
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,644.30 17,466.97
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.78 3,634.66
Yen Jepang JPY 100.00 13,573.59 13,434.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5800.817 73.561 610
2 Agriculture 1499.514 -10.316 20
3 Mining 1908.385 14.778 47
4 Basic Industry and Chemicals 734.213 11.492 70
5 Miscellanous Industry 1207.433 19.109 45
6 Consumer Goods 2472.151 56.797 49
7 Cons., Property & Real Estate 404.376 3.894 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.496 21.972 70
9 Finance 1055.585 7.521 91
10 Trade & Service 790.225 1.656 147
No Code Prev Close Change %
1 CITY 436 545 109 25.00
2 DIGI 805 1,005 200 24.84
3 AKPI 825 970 145 17.58
4 RMBA 330 376 46 13.94
5 BACA 268 304 36 13.43
6 LMAS 69 78 9 13.04
7 POLL 1,500 1,695 195 13.00
8 LAND 1,050 1,185 135 12.86
9 PJAA 1,120 1,260 140 12.50
10 GHON 1,150 1,275 125 10.87
No Code Prev Close Change %
1 IBST 7,200 5,775 -1,425 -19.79
2 VRNA 127 110 -17 -13.39
3 LPCK 1,385 1,200 -185 -13.36
4 GOOD 2,510 2,210 -300 -11.95
5 MYTX 140 124 -16 -11.43
6 KARW 92 82 -10 -10.87
7 VINS 98 88 -10 -10.20
8 TELE 730 660 -70 -9.59
9 TRAM 220 199 -21 -9.55
10 APEX 1,760 1,600 -160 -9.09
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 220 199 -21 -9.55
2 PNLF 280 288 8 2.86
3 CPRO 50 50 0 0.00
4 INKP 11,700 12,250 550 4.70
5 TKIM 10,050 10,300 250 2.49
6 PGAS 2,040 2,200 160 7.84
7 SKRN 1,185 1,170 -15 -1.27
8 TLKM 3,660 3,780 120 3.28
9 ERAA 1,960 2,040 80 4.08
10 PTBA 4,440 4,390 -50 -1.13