Portal Berita Ekonomi Jum'at, 17 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:39 WIB. NISP - Bank OCBC NISP mengatakan akan menaikkan bunga deposito dan kredit sejalan dengan kenaikan BI Rate.
  • 06:36 WIB. ASRI - Alam Sutera Realty menargetkan marketing sales sebesar Rp4 triliun pada 2018.
  • 06:34 WIB. ASRI - Alam Sutera Realty mencatat marketing sales sebesar Rp2,99 triliun sepanjang semester I-2018.
  • 06:31 WIB. WIKA - Wijaya Karya menargetkan kontrak luar negeri sebesar Rp4 triliun pada tahun 2018.
  • 06:30 WIB. WIKA - Wijaya Karya telah mengakumulasi kontrak luar negeri sebesar Rp1,4 triliun per Agustus 2018.
  • 06:28 WIB. WIKA - Wijaya Karya tengah membidik kontrak proyek bandara di Filipina.
  • 06:23 WIB. RSPO - RSPO mengadakan kompetisi Sustainable Financing Business Model bagi mahasiswa.
  • 06:21 WIB. BPJS - BPJS Ketenagakerjaan menargetkan perolehan 600 ribu peserta baru pada tahun 2018.
  • 06:19 WIB. BPJS - BPJS Ketenagakerjaan mencatat perolehan iuran sebesar Rp13,7 miliar dari agen Perisai.
  • 06:17 WIB. ARTI - Ratu Prabu menargetkan proyek apartemen Ratu Prabu 3 mulai konstruksi pada tahun 2019.
  • 23:23 WIB. iPhone - 2018 Gold iPhone Xs - Billionaire Solid Gold Edition berlapis emas 18 karat dijual nyaris Rp2 miliar.
  • 23:19 WIB. Uber - Uber telan kerugian Rp13 triliun.
  • 23:17 WIB. Google - Google One tawarkan Cloud Storage bertarif murah.
  • 23:15 WIB. Motorola - Jiplak iPhone X, Motorola tuai cibiran.
  • 21:55 WIB. Go-Jek - Nadiem: Negara Asean Menanti kehadiran Go-Jek.

Ini Alasan Vale Beli Listrik PLN

Foto Berita Ini Alasan Vale Beli Listrik PLN
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Rencana peningkatan kapasitas produksi pabrik pengolahan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mensyaratkan tambahan suplai energi listrik, di luar yang sudah ada saat ini. Karena itu, Vale menjajaki kerja sama dengan penyedia energi listrik utama yaitu PLN. Dalam rencana pengembangannya, Vale menargetkan kenaikan kapasitas produksi nickel matte tahunan sebesar 90 kiloton (Kt) pada tahun 2022.

Dengan kapasitas daya mampu PLN di Sulawesi bagian Selatan (Sulbagsel) sebesar 1560 MW dan beban puncak sebesar 1100 MW, ada ketersediaan daya sebesar 460 MW lagi yang dapat dimanfaatkan oleh pihak industri untuk peningkatan produksi dan masyarakat pada umumnya.

Presiden Direktur & CEO Vale, Nico Kanter, menjelaskan bahwa telah dilakukan penadatanganan MoU antara Vale dengan PLN pada hari Senin, 30 Juli 2018.

"Ini merupakan upaya Perseroan untuk mendapatkan dukungan sistem kelistrikan yang memadai untuk dimanfaatkan dalam kegiatan produksi," tutur Nico dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (30/7/2018).

Sementara itu, General Manager PT PLN wilayah Sulselrabar, Bambang Yusuf, menyatakan bahwa pihaknya siap untuk menyuplai listrik bagi masyarakat dan pengusaha di wilayah Sulselrabar.

Pada langkah awal, akan dilakukan studi untuk menjajaki pembangunan jaringan listrik tegangan tinggi 150 kilovolt (KV) yang menghubungkan jaringan listrik PLN dan PT Vale. Kerja sama bidang kelistrikan ini nantinya diharapkan dapat menyuplai daya tambahan untuk meningkatkan kapasitas pabrik pengolahan PT Vale di Sorowako.

"Pelayanan PLN sudah semakin baik sekarang dan dapat memenuhi kebutuhan energi perusahaan kami ke depan. Kami berharap PLN wilayah Sulselrabar dan PT Vale dapat terus berkomunikasi agar layanan ketenagalistrikan dapat segera direalisasikan. Dengan demikian, target produksi 90 kilo ton dapat kami wujudkan," ujar Nico.

Sementara itu, Bambang Yusuf menyampaikan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan kesempatan besar karena pelanggan dapat mempercayakan pasokan listriknya kepada PLN.

Dalam rencana pengembangannya, PT Vale menargetkan kenaikan kapasitas produksi nickel matte tahunan sebesar 90 kilo ton pada tahun 2022. Saat ini, PT Vale memiliki produksi rata-rata sebesar 77 kilo ton per tahun. Kapasitas produksi saat ini dihasilkan oleh pabrik pengolahan yang mendapat suplai energi listrik sebesar 365 megawatt (MW) dari tiga Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) milik Vale.

Selain untuk keperluan pabrik pengolahan, energi listrik dari ketiga PLTA tersebut juga didistribusikan bagi masyarakat Luwu Timur sebanyak 10,7 megawatt melalui Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Tag: PT Vale Indonesia Tbk (INCO)

Penulis/Editor: Ratih Rahayu

Foto: Cahyo Prayogo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5783.798 -32.792 599
2 Agriculture 1584.193 -7.884 20
3 Mining 1965.865 -31.513 46
4 Basic Industry and Chemicals 782.004 7.938 70
5 Miscellanous Industry 1220.194 17.296 45
6 Consumer Goods 2331.314 16.429 46
7 Cons., Property & Real Estate 433.212 -4.440 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 998.106 -18.088 70
9 Finance 1041.203 -17.449 91
10 Trade & Service 831.450 -1.637 144
No Code Prev Close Change %
1 ANDI 200 340 140 70.00
2 MDIA 157 210 53 33.76
3 CANI 154 197 43 27.92
4 BGTG 77 93 16 20.78
5 FILM 935 1,100 165 17.65
6 TIRA 127 149 22 17.32
7 BBHI 155 180 25 16.13
8 GLOB 172 198 26 15.12
9 AGRS 228 260 32 14.04
10 PALM 302 344 42 13.91
No Code Prev Close Change %
1 PNSE 1,275 960 -315 -24.71
2 ABMM 2,170 1,820 -350 -16.13
3 JPRS 248 214 -34 -13.71
4 ERTX 138 121 -17 -12.32
5 SKYB 372 330 -42 -11.29
6 CNTX 670 600 -70 -10.45
7 TALF 320 292 -28 -8.75
8 MAPA 3,670 3,350 -320 -8.72
9 AMIN 348 318 -30 -8.62
10 PSDN 280 256 -24 -8.57
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,210 3,050 -160 -4.98
2 PTBA 4,030 4,120 90 2.23
3 FILM 935 1,100 165 17.65
4 TLKM 3,430 3,350 -80 -2.33
5 BGTG 77 93 16 20.78
6 ADRO 1,855 1,780 -75 -4.04
7 UNTR 34,000 33,400 -600 -1.76
8 BBNI 7,375 7,075 -300 -4.07
9 LSIP 1,325 1,320 -5 -0.38
10 BBCA 23,450 23,375 -75 -0.32

Recommended Reading

Kamis, 16/08/2018 17:17 WIB

Pemerintah Targetkan Defisit APBN 2019 1,8%

Kamis, 16/08/2018 11:00 WIB

"Startup Ramping" Versi Eric Ries

Rabu, 15/08/2018 18:33 WIB

Triwulan II-2018, Rupiah Melemah 3,94%

Rabu, 15/08/2018 18:16 WIB

IHSG Diramal Bakal Menguat Lagi, Kenapa?