Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:29 WIB. Startup - Alpha JWC Ventures menginjeksi dana serie A ke startup periklanan digital Target Media Nusantara.
  • 20:26 WIB. Liga 1 - Persija Jakarta 3 vs 0 Persela Lamongan
  • 05:54 WIB. UEFA Nations League - Denmark 0 vs 0 Republik Irlandia

Ini Dia Alasan Pemerintah Ngotot Ingin Produksi Mobil Listrik

Foto Berita Ini Dia Alasan Pemerintah Ngotot Ingin Produksi Mobil Listrik
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menilai peralihan ke kendaraan listrik penting untuk dilakukan saat ini. Selain ramah lingkungan, penggunaan kendaraan listrik, utamanya dari sumber diversifikasi energi, akan lebih efisien dan berbiaya operasional rendah.

"Kenapa kendaraan listrik? Diversifikasi sumber energi listrik dapat diperoleh dari berbagai sumber pembangkit, dan kita bisa buat. Biaya operasi lebih murah, efisiensi paling tinggi, dan rendah emisi yang paling penting. Kita harus belajar hidup dalam ramah lingkungan saat ini," kata Luhut di Jakarta, Senin (31/7/2018)

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mendorong penggunaan sumber energi listrik ramah lingkungan dalam pengembangan kendaraan listrik. Ia menyebut di masa mendatang diharapkan stasiun elektrik untuk mengisi daya kendaraan listrik bisa menggunakan teknologi energi terbarukan seperti panel surya atau bahan bakar nabati.

"Kombinasi antara kendaraan listrik dengan 'biofuel' tentu akan hemat devisa dan juga membuat industri kita tetap 'sustain' (berkelanjutan) karena sumber yang ramah lingkungan," pungkasnya.

Tag: Luhut Binsar Pandjaitan, Mobil Listrik

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Dhemas Reviyanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Selasa, 20/11/2018 17:39 WIB

Kelangkaan Semen Masih Terjadi di Palu

Selasa, 20/11/2018 14:24 WIB

Mitsubishi Akan Copot Carlos Ghosn

Selasa, 20/11/2018 13:49 WIB

Xiaomi Ambil Alih Bisnis Smartphone Meitu

Selasa, 20/11/2018 08:44 WIB

Bos Besar Nissan Ditangkap Otoritas Jepang

Selasa, 20/11/2018 06:27 WIB

Malaysia Jadi Gerbang Masuk Bawang Ilegal

Selasa, 20/11/2018 00:15 WIB

Relaksasi DNI Bakal Gaet Investasi Asing