Portal Berita Ekonomi Minggu, 16 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 00:34 WIB. Jokowi - Jika pengenalan dari hati ke hati dimaksimalkan, maka target kemenangan dapat diraih.
  • 00:33 WIB. Jokowi - Pengenalan diri lewat baliho perlu, namun lebih baik door to door.
  • 00:04 WIB. Ketua KPU - Ini bakal diputuskan pada 19 Desember 2018.
  • 00:00 WIB. Ketua KPU - Dua timses agak riskan jika debat capres dilakukan di Surabaya dan Jakarta.
  • 00:00 WIB. Ketua KPU - Kemungkinan debat capres-cawapres 2019 hanya di Jakarta.
  • 23:50 WIB. Ketua Bawaslu - Jika masuk pidana umun bakal ditangani kepolisian.
  • 23:49 WIB. Ketua Bawaslu - Pengrusakan baliho SBY di Riau masih dikaji.
  • 23:40 WIB. Hasto Kristiyanto - Perjuangan bukan kepentingan Jokowi-Ma'ruf, tapi untuk jutaan rakyat.
  • 23:40 WIB. Hasto Kristiyanto - Djarot harus gelorakan semangat menangkan Jokowi-Ma'ruf.
  • 23:40 WIB. Ketua Bawaslu - Kami akan koordinasi dengan Bawaslu Riau soal pengrusakan baliho SBY.
  • 23:34 WIB. Hasto Kristiyanto - Langkat dan Binjai adalah dapil Djarot Saiful Hidayat, karena itu Jokowi-Ma'ruf optimis menang.
  • 23:39 WIB. Hasto Kristiyanto - Taget kemenangan di Langkat 60% dan Binjai 55%.
  • 23:34 WIB. Jokowi - Kemenangan bisa dicapai dengan kerja ekstra secara door to door.
  • 23:34 WIB. Jokowi - Taget kita di Riau kemenangan 60%.
  • 23:34 WIB. Jokowi - Saya yakin militansi kita semua, target bisa tercapai.

Google Bangun Pusat Data Center Ketiga di Singapura

Foto Berita Google Bangun Pusat Data Center Ketiga di Singapura
Warta Ekonomi.co.id, Singapura -

Raksasa internet Google mengumumkan pada hari Rabu (1/7/2018) akan membangun pusat data ketiga di Singapura karena lebih banyak konsumen dan bisnis online, dan dalam rangka mengembangkan layanan cloud.

Perusahaan mengatakan dalam posting blog bahwa itu mulai bekerja pada fasilitas ketiga yang terletak di Jurong West "di ujung jalan" dari dua bangunan pertama, dan itu akan membawa investasi jangka panjang di pusat data lokal menjadi US$850 juta. Sebelumnya, dikatakan investasi sebesar US$500 juta ketika pusat data kedua diumumkan pada 2015.

Google membangun pusat data Asia Tenggara pertamanya di sini pada tahun 2011, dan menambahkan lagi empat tahun kemudian, karena pertumbuhan pesat pengguna dan penggunaan yang terlihat di kawasan itu, katanya.

“Kecepatannya tidak melambat. Dalam tiga tahun sejak pembaruan terakhir kami, lebih dari 70 juta orang di Asia Tenggara mulai online untuk pertama kalinya, membawa total wilayah ini menjadi lebih dari 330 juta, itu lebih dari seluruh penduduk Amerika Serikat,” ujar Joe Kava, wakil presiden Pusat Data Global di Google, sebagaimana dikutip dari Channel NewsAsia, Rabu (1/8/2018).

“Semakin banyak bisnis yang online juga, yang berarti semakin cepatnya permintaan untuk perluasan penawaran Google Cloud Platform (GCP) kami,” ungkap Kava, menunjuk pelanggan seperti Singapore Airlines, Wego, Go-Jek, dan Carousell.

Google tidak membangun pusat data baru dari nol, tetapi membangun kembali gedung yang sudah ada untuk kebutuhannya. Ia juga berencana untuk membangunnya dan beroperasi pada 2020.

Fasilitas Google disebut-sebut tersebut akan menjadi salah satu situs yang paling efisien dan ramah lingkungan di Asia sesuai dengan pendekatan globalnya.

"Google juga akan menggunakan teknologi pembelajaran mesin terbaru untuk mengurangi penggunaan energi," tambahnya.

Perusahaan tidak mengungkapkan berapa banyak pekerjaan baru yang akan dibuat sebagai hasil dari pusat data terbaru, tetapi Google menantikan untuk mengembangkan tim kecilnya di sini. Portal pekerjaannya juga menunjukkan pembukaan kesempatan untuk teknisi pusat data, manajer program untuk desain pusat data dan, direktur situs untuk operasi perangkat keras.

Tag: Google, Singapura

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters/Sergio Perez

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00