Portal Berita Ekonomi Selasa, 20 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:29 WIB. Startup - Alpha JWC Ventures menginjeksi dana serie A ke startup periklanan digital Target Media Nusantara.
  • 20:26 WIB. Liga 1 - Persija Jakarta 3 vs 0 Persela Lamongan
  • 05:54 WIB. UEFA Nations League - Denmark 0 vs 0 Republik Irlandia

Telur Ayam Hingga Uang Sekolah Picu Inflasi Juli 2018

Foto Berita Telur Ayam Hingga Uang Sekolah Picu Inflasi Juli 2018
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya inflasi sebesar 0,28% selama Juli 2018. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, inflasi itu jauh lebih tinggi jika dibandingkan Juli 2017 sebesar 0,22%.

Menurut dia, telur dan daging ayam ras menjadi pemicu inflasi pada Juli 2018. Kontribusi dari telur dan daging ayam ras ini mengakibatkan kelompok bahan makanan mengalami inflasi 0,86%.

"Kenaikan telur ayam ras ini terjadi di 72 kota dengan kenaikan tertinggi di Banjarmasin," kata Suhariyanto di Jakarta, Rabu (1/8/2018).

Sebaliknya, beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga, di antaranya bawang merah, cabai merah, daging sapi, dan ikan segar.

Kelompok lain yang menyumbang inflasi Juli 2018, yaitu pendidikan, rekreasi, dan olahraga dengan inflasi sebesar 0,83%. Kelompok yang memberikan sumbangan inflasi adalah uang sekolah SD dan SMA masing-masing sebesar 0,02% dan uang sekolah SMP sebesar 0,01%.

"Bulan Juli ini adalah tahun ajaran baru. Jadi ini pola yang biasa," tambahnya.

Sedangkan kelompok yang mengalami deflasi adalah transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,65%. Kelompok yang memberikan sumbangan deflasi adalah tarif angkutan udara 0,14%, tarif angkutan antarkota 0,09%, dan tarif kereta api 0,01%.

Ia melanjutkan, dari 82 kota IHK, 68 kota mengalami inflasi dan 14 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Sorong sebesar 1,47% dan terendah di Medan, Depok, Banyuwangi, dan Surabaya masing-masing sebesar 0,03%.

"Deflasi tertinggi terjadi di Ambon -1,45% dan terendah di Palembang sebesar  -0,01%," pungkasnya.

Tag: Inflasi, Badan Pusat Statistik (BPS)

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Selasa, 20/11/2018 17:39 WIB

Kelangkaan Semen Masih Terjadi di Palu

Selasa, 20/11/2018 14:24 WIB

Mitsubishi Akan Copot Carlos Ghosn

Selasa, 20/11/2018 13:49 WIB

Xiaomi Ambil Alih Bisnis Smartphone Meitu

Selasa, 20/11/2018 08:44 WIB

Bos Besar Nissan Ditangkap Otoritas Jepang

Selasa, 20/11/2018 06:27 WIB

Malaysia Jadi Gerbang Masuk Bawang Ilegal

Selasa, 20/11/2018 00:15 WIB

Relaksasi DNI Bakal Gaet Investasi Asing