Portal Berita Ekonomi Rabu, 29 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:41 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka positif 0,31% pada level 28.811.
  • 22:40 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka positif 0,06% pada level 3.278.
  • 22:39 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka positif 0,07% pada level 9.276.
  • 21:31 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,25% terhadap Poundsterling pada level 1,2996 USD/GBP.
  • 21:28 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,24% terhadap Euro pada level 1,0996 USD/EUR.
  • 21:26 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Yen pada level 109,18 JPY/USD.
  • 21:24 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.570 USD/troy ounce.
  • 21:18 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 59,86 USD/barel.
  • 21:17 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 53,53 USD/barel.
  • 16:01 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,07% terhadap Dollar AS pada level 13.634 IDR/USD.
  • 15:58 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 2,82% pada level 27.160.
  • 15:57 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,04% pada level 3.180.
  • 15:56 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,37% pada level 7.508.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,71% pada level 23.379.
  • 15:54 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,39% pada level 2.185.

Sinar Kesetaraan Gender dari RAPP

Sinar Kesetaraan Gender dari RAPP - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Permasalahan terkait ketimpangan gender masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang tak ada habisnya di dunia. World Economic Forum (WEF) dalam penelitian yang berjudul The Global Gender Gap Report 2017 mencatat jika perkembangan kesetaraan gender di dunia pada tahun 2017 mengalami tren penurunan. Tak bisa dipungkiri, masih banyak masyarakat di berbagai belahan dunia memandang perempuan lebih rendah dibandingkan dengan pria.

The Global Gender Gap Report 2017 melakukan survei terhadap 144 negara yang ada di dunia. Hasilnya, nilai rata-rata kesetaraan gender masih berada di angka 0,680 poin atau 68% dari 1,00 poin atau 100% yang dijadikan patokan sebagai nilai sempurna. Islandia menjadi negara dengan nilai kesetaraan gender paling tinggi sebesar 0,87 poin atau sekitar 87%.

Lalu, bagaimana dengan Indonesia? Dalam penelitian ketimpangan gender disebutkan jika pada tahun 2017 Indonesia menduduki peringkat ke-84 dari 114 negara dengan perolehan 0,69 poin atau 69%. Di kawasan Asia Tenggara, kesetaraan gender Indonesia masih di bawah Myanmar, Thailand, Vietnam, Singapura, dan bahkan Filipina yang berhasil menempati peringkat ke-10. Meski demikian, kesetaraan gender di Indonesia masih lebih baik jika dibandingkan dengan Brunei Darussalam, Malaysia, Kamboja, dan Timor Leste.

Di balik persoalan ketimpangan gender yang menggelayuti Indonesia, ternyata ada secercah sinar kesetaraan gender di Tanah Air. Adalah Mariani Damanik yang selama kurang lebih 15 tahun bekerja dalam sepi membuktikan diri mampu berprestasi di lingkungan kerja yang identik dengan pria. Saat ini ia menjadi Manager of Department Construction and Maintenance di PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

Perempuan lulusan Teknik Sipil Universitas Islam Medan tahun 1985 ini bercerita jika sejak dirinya bergabung di RAPP tidak pernah mengalami diskriminasi gender. Dimulai pada tahun 1992, ia mencoba peruntungan di PT Inti Indorayon Utama, salah satu perusahaan di bawah grup RAPP yang mengelola lahan di Porsea, Sumatera Utara. Ketika itu, ia menjadi satu- satunya wanita yang menjalani proses interview di antara sekian banyak laki-laki. Walaupun sempat pesimis tidak akan lolos tes, namun takdir berkata lain. Dirinya yang saat itu masih single lebih unggul dibandingkan dengan pesaing lain yang mayoritas laki-laki.

"Jadi, saat itu hampir seluruh peserta interview adalah laki-laki dan peserta perempuan hanya saya seorang. Memang saat itu, lowongan untuk mengisi pekerjaan pembangunan pabrik rayon plant," tuturnya kepada Warta Ekonomi melalui sambungan telepon di Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Sayangnya, pada tahun 1995 Mariani terpaksa meninggalkan pekerjaan karena harus memenuhi tugas sebagai seorang anak. Kala itu, orang tua Mariani mengalami sakit keras. Namun pada tahun 1997, Mariani kembali memutuskan untuk kembali berkarier.

"Saya kembali bekerja di RAPP karena memang memiliki lingkungan kerja yang tidak membedakan gender," sebutnya.

Pada tahun 1997, ia didapuk untuk mengelola lahan gambut seluas 80 ribu hektare di Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau. Ia bersama tim ditugaskan untuk membuka lahan guna dilakukan pembangunan infrastruktur penunjang seperti jalan, jembatan, rumah, dan fasilitas air bersih. Ia mengaku tak cukup tahu alasan dirinya dipercaya untuk mengemban tugas seberat itu. Ia menduga RAPP lebih mempertimbangkan kemampuan dan kompetensi seseorang karyawan dibandingkan dengan status gender.

"Medan yang dihadapi memang cukup mengerikan karena harus berhadapan dengan lingkungan dan alam yang cukup berat," ungkapnya.

Sebagai seorang wanita, ia mengakui jika untuk membangun karier tidak mudah. Seiring berjalan waktu ia harus membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga. Ia juga pernah mengalami momem berat ketika harus berhadapan dengan warga lokal yang belum terbiasa dengan penerapan disiplin dan target kerja. Ia menyaksikan ketika warga lokal yang terpancing amarah datang mengobrak-abrik kantornya. Beruntung, dengan dukungan penuh yang diberikan oleh RAPP terhadap karyawan, ia mampu melalui segala kesulitan yang dihadapi.

"Saya merasa sangat beruntung. Saya merasa tidak ada hambatan. Kuncinya itu, prestasi," tegasnya.

Baca Juga

Tag: PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP)

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: RAPP

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,652.45 3,615.72
British Pound GBP 1.00 17,837.48 17,658.64
China Yuan CNY 1.00 1,975.40 1,955.60
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,702.17 13,565.83
Dolar Australia AUD 1.00 9,272.26 9,177.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,761.95 1,744.40
Dolar Singapura SGD 1.00 10,098.89 9,992.51
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,094.31 14,942.76
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,357.96 3,321.30
Yen Jepang JPY 100.00 12,548.92 12,420.65
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6113.045 1.861 676
2 Agriculture 1346.334 4.232 21
3 Mining 1441.300 -4.108 49
4 Basic Industry and Chemicals 907.928 -5.151 77
5 Miscellanous Industry 1186.872 0.894 51
6 Consumer Goods 2048.897 12.584 57
7 Cons., Property & Real Estate 465.478 -2.148 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1074.184 6.212 77
9 Finance 1356.286 -1.534 92
10 Trade & Service 732.687 -0.036 167
No Code Prev Close Change %
1 PURA 105 178 73 69.52
2 ERTX 95 128 33 34.74
3 OCAP 120 160 40 33.33
4 GHON 1,000 1,250 250 25.00
5 PDES 850 1,050 200 23.53
6 SHID 2,680 3,140 460 17.16
7 LPIN 210 240 30 14.29
8 DAYA 262 298 36 13.74
9 ASBI 260 294 34 13.08
10 TMPO 140 155 15 10.71
No Code Prev Close Change %
1 KIOS 360 282 -78 -21.67
2 BKSW 165 130 -35 -21.21
3 NASA 484 396 -88 -18.18
4 SIPD 995 835 -160 -16.08
5 BMSR 115 98 -17 -14.78
6 ARTA 340 300 -40 -11.76
7 ESIP 268 238 -30 -11.19
8 PTIS 90 80 -10 -11.11
9 KOIN 141 126 -15 -10.64
10 REAL 328 294 -34 -10.37
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 850 845 -5 -0.59
2 MNCN 1,605 1,630 25 1.56
3 LUCK 720 725 5 0.69
4 PURA 105 178 73 69.52
5 JSKY 157 164 7 4.46
6 BTPS 4,780 4,570 -210 -4.39
7 BBRI 4,620 4,620 0 0.00
8 PGAS 1,810 1,795 -15 -0.83
9 BBCA 33,950 33,925 -25 -0.07
10 TLKM 3,830 3,900 70 1.83