Portal Berita Ekonomi Sabtu, 15 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:54 WIB. Pertamina - menjelang Natal dan Tahun Baru 2019, Pertamina menyiapkan SPBU 24 jam.
  • 10:00 WIB. ISEF - ISEF membukukan 19 kesepakatan senilai Rp6,75 triliun.
  • 09:58 WIB. PLN - Jonan:  25% pegawai PLN biasanya harus siaga saat libur Natal dan Tahun Baru.
  • 09:51 WIB. Energi - Pemerintah memprediksi beban puncak pasokan listrik Jawa-Bali pada libur Natal-Tahun Baru 2019 cenderung turun.
  • 09:49 WIB. Pelindo II - Pemprov Jambi dan Pelindo II akan kerja sama kembangkan Pelabuhan di Jambi.

Minyak Jatuh Dipicu Kekhawatiran Ketegangan Perdagangan

Foto Berita Minyak Jatuh Dipicu Kekhawatiran Ketegangan Perdagangan
Warta Ekonomi.co.id, New York -

Harga minyak jatuh sekitar dua persen pada akhir perdagangan, Kamis (2/8/2018) pagi WIB, karena peningkatan mengejutkan dalam stok minyak mentah AS mengangkat kekhawatiran tentang kelebihan pasokan global, sementara investor cemas bahwa ketegangan perdagangan dapat menekan permintaan energi.

Patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober turun 1,82 dolar AS atau 2,5%, menjadi ditutup pada 72,39 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Sementara itu, minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September, merosot 1,10 dolar AS atau 1,6 persen, menjadi menetap di 67,66 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Persediaan minyak mentah AS secara tak terduga naik 3,8 juta barel minggu lalu karena impor melonjak, Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan. Para analis yang disurvei oleh Reuters telah memperkirakan penurunan sebesar 2,8 juta barel.

Namun, minyak berjangka sempat memangkas kerugiannya setelah data tersebut, yang juga menunjukkan peningkatan permintaan di AS.

"Itu mengejutkan melihat peningkatan dalam minyak mentah, tapi itu sedikit diimbangi oleh penarikan yang lebih besar dari perkiraan dalam bensin dan penarikan di Cushing," kata Tariq Zahir, anggota pengelola di Tyche Capital Advisors.

Stok bensin turun 2,5 juta barel, sementara stok minyak mentah di Cushing, Oklahoma, pusat pengiriman minyak mentah AS, turun 1,3 juta barel, menurut data EIA.

Pada Selasa (31/7), EIA melaporkan bahwa produksi minyak mentah AS turun 30.000 barel per hari menjadi 10,44 juta barel per hari pada Mei.

Harga minyak juga tertekan oleh kekhawatiran bahwa ketegangan perdagangan global dapat menghambat pertumbuhan ekonomi.

Tiongkok mengatakan akan membalas jika Amerika Serikat mengambil langkah lebih lanjut yang menghambat perdagangan, karena pemerintahan Trump mempertimbangkan pengenaan tarif 25 persen pada barang-barang Tiongkok senilai 200 miliar dolar AS.

Bulan lalu, Brent turun lebih dari enam persen dan minyak mentah AS merosot sekitar tujuh persen, penurunan bulanan terbesar untuk kedua acuan tersebut sejak Juli 2016.

Produksi minyak Rusia bulan lalu rata-rata di atas tingkat yang dijanjikan Moskow menyusul pertemuan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan non-OPEC pada Juni, menteri energi Alexander Novak mengindikasikan pada Rabu (1/8). Novak mengatakan bahwa produksi yang lebih tinggi adalah karena kebutuhan untuk menjaga stabilitas pasar.

Komentarnya mengindikasikan bahwa Rusia memproduksi di atas tingkat yang diumumkan oleh Moskow setelah pertemuan OPEC plus pada Juni. Bulan lalu, Novak mengatakan bahwa Rusia dapat melampaui tingkat kenaikan 200.000 barel per hari jika ada kebutuhan untuk itu.

Seorang pejabat Kuwait mengatakan negaranya meningkatkan produksi pada Juli sebesar 100.000 barel per hari dari rata-rata Juni.

Pada Senin (30/1), survei Reuters menemukan bahwa produksi OPEC mencapai tertinggi 2018 pada Juli. OPEC, plus Rusia dan sekutu lainnya, memutuskan pada Juni untuk mengurangi pemangkasan pasokan ditetapkan sejak 2017.

"Kontrak berjangka Brent terus tertekan oleh kenaikan tajam bulan lalu dalam ekspor minyak mentah di Saudi dan Rusia yang telah memaksa pasokan sementara berlimpah, yang akan membutuhkan beberapa pelambatan dalam kenaikan produksi bulan ini, terutama dari Saudi," kata Jim Ritterbusch, presiden Ritterbusch and Associates dalam sebuah catatan.

Tag: The Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Reuters/Christian Hartmann

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00