Portal Berita Ekonomi Kamis, 18 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:10 WIB. PDIP - Timses Prabowo-Sandiaga kurung imajinasi.
  • 11:09 WIB. PDIP - Harusnya Prabowo dan Jokowi sama-sama perangi kemiskinan, hoax, dan korupsi.
  • 11:09 WIB. PDIP - Prabowo cocok 'The Winter Soldier', namun komandannya Jokowi.
  • 11:07 WIB. PKS - Jika mobil Esemka terwujud tanpa perencanaan patut dicurigai.
  • 11:07 WIB. PKS - Indonesia harus belajar dari Malaysia atas mobil Proton-nya.
  • 11:07 WIB. PKS - Hargai mobil Esemka sebagai produk Indonesia.
  • 11:00 WIB. Mark Zuckerberg - Posisi Mark Zuckerberg sebagai Chairman Facebook kembali terancam.
  • 10:58 WIB. Yaman - PBB: 12 juta penduduk Yaman menderita kelaparan.
  • 10:58 WIB. Uni Eropa - Eropa desak investigasi transparan soal Khashoggi.
  • 10:58 WIB. Kongo - Tingkat kelaparan di Kongo meningkat dua kali lipat.
  • 10:57 WIB. Jamal Khashoggi - 5 Tersangka kasus Khashoggi berkaitan dengan Putra Mahkota Saudi.
  • 10:57 WIB. Jerman - Menlu Jerman tangguhkan rencana kunjungan ke Arab Saudi.
  • 10:56 WIB. Spanyol - Spanyol prihatin atas kasus hilangnya jurnalis Saudi.
  • 10:56 WIB. IMF - Bos IMF, Christine Lagarde, menolak hadir di acara 'Davos in the Desert' Saudi.
  • 10:55 WIB. Saudi - Polisi Turki lakukan penggeledahan di rumah Konsul Jenderal Saudi di Turki.

Tak Pakai Visa Haji, Bagaimana Hukumnya Haji Ilegal?

Foto Berita Tak Pakai Visa Haji, Bagaimana Hukumnya Haji Ilegal?
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sebanyak 116 warga negara Indonesia yang mencoba berhaji lewat jalur ilegal akan dipulangkan secara bertahap ke Tanah Air, kata Konsul Jenderal RI di Jeddah, Arab Saudi, Mohamad Hery Saripudin.

"Beberapa sedang menunggu penerbangan, 32 sudah dideportasi dan 72 akan dipulangkan besok, lainnya berangsur hingga Sabtu besok supaya sudah selesai semua," kata Hery di ruang Media Center Haji di Mekkah, Kamis (2/8/2018).

Dia mengatakan 116 WNI itu mencoba peruntungan berhaji di luar kuota resmi dan ditangkap otoritas keamanan Arab Saudi di hotel kawasan Misfalah, Mekkah. Sebagian besar WNI itu tergolong muda karena tahun kelahiran berkisar di tahun 1970-an dan 1980-an. Adapun asal WNI tersebut, menurut dia, terbanyak dari Lombok, Madura, Banjar dan Jawa Barat.

Pelanggaran yang dilakukan oleh WNI itu, adalah berupaya melanggar hukum di Saudi karena dokumen yang mereka gunakan bukan visa haji tetapi memakai visa kerja, visa umrah, visa ziarah, visa bisnis dan visa kunjungan keluarga.

Proses pemulangan WNI bermasalah itu, lanjut dia, dilakukan dengan kerja sama lintas sektor. Untuk KJRI, mengupayakan pembuatan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) yang sudah selesai di awal pekan ini. Dengan begitu, pemulangan WNI itu tinggal menunggu waktu penerbangan saja.

Dia mengatakan terdapat kecenderungan kasus tersebut berulang setiap tahun dengan pelaku yang memanfaatkan celah keamanan. Dalam kasus itu, melibatkan para oknum yang terorganisir rapi, termasuk pemukim Indonesia di Saudi dan pelaku lintas negara.

Hery menyayangkan kasus itu dilakukan oleh sejumlah pelaku meski mengetahui risiko ditangkap otoritas keamanan. Hanya saja tidak semua WNI itu yang mengetahui risiko tersebut dan menjadi korban oknum yang bermotif mendapatkan keuntungan dengan memberangkatkan jamaah untuk berhaji secara ilegal di Saudi.

Atas hal tersebut, dia menyarankan adanya pencegahan agar kasus serupa tidak terjadi yaitu dengan pengetatan pengawasan pembuatan paspor dan visa. Perlu juga untuk penguatan hukum, kerja sama lintas sektor dan pendekatan dari agama.

"Kalau dari akidah perlu ditinjau, berhaji itu mampu secara fisik tapi mampu kesehatan. Lebih penting adalah mampu tidak melanggar hukum. Kalau mau 'hasanah' sebaiknya dilakukan dengan 'hasanah'. Kalau tidak apakah bisa disebut haji mabrur? Ini perlu interpretasi yang jadi ranah ulama," pungkasnya.

Tag: Haji

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Arif Firmansyah

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,068.72 4,027.56
British Pound GBP 1.00 19,989.95 19,789.37
China Yuan CNY 1.00 2,203.25 2,181.31
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,263.00 15,111.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,877.94 10,768.10
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,947.23 1,927.82
Dolar Singapura SGD 1.00 11,073.79 10,961.92
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,549.40 17,371.61
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.29 3,634.20
Yen Jepang JPY 100.00 13,565.91 13,424.84

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5868.620 67.803 610
2 Agriculture 1522.460 22.946 20
3 Mining 1933.517 25.132 47
4 Basic Industry and Chemicals 746.459 12.246 70
5 Miscellanous Industry 1214.073 6.640 45
6 Consumer Goods 2489.664 17.513 49
7 Cons., Property & Real Estate 408.238 3.862 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1074.895 28.399 70
9 Finance 1064.617 9.032 91
10 Trade & Service 800.207 9.982 147
No Code Prev Close Change %
1 ISSP 73 98 25 34.25
2 SURE 970 1,210 240 24.74
3 MLPL 71 88 17 23.94
4 TRIO 188 228 40 21.28
5 KBLM 242 284 42 17.36
6 ABBA 99 116 17 17.17
7 DIGI 1,005 1,130 125 12.44
8 KARW 82 92 10 12.20
9 APEX 1,600 1,780 180 11.25
10 TPMA 258 286 28 10.85
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 420 330 -90 -21.43
2 CITY 545 478 -67 -12.29
3 INCF 143 127 -16 -11.19
4 MKPI 24,000 22,000 -2,000 -8.33
5 AKPI 970 890 -80 -8.25
6 BCAP 157 145 -12 -7.64
7 SMCB 1,750 1,625 -125 -7.14
8 TMPO 140 130 -10 -7.14
9 MPOW 134 125 -9 -6.72
10 LMAS 78 73 -5 -6.41
No Code Prev Close Change %
1 CPRO 50 50 0 0.00
2 MNCN 730 775 45 6.16
3 ABBA 99 116 17 17.17
4 PGAS 2,200 2,310 110 5.00
5 TLKM 3,780 3,900 120 3.17
6 BHIT 79 80 1 1.27
7 DOID 755 805 50 6.62
8 ISSP 73 98 25 34.25
9 TRAM 199 200 1 0.50
10 TKIM 10,300 11,200 900 8.74