Portal Berita Ekonomi Rabu, 26 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:08 WIB. Kominfo - Rudiantara: Blokir situs skandal Sandiaga tak terkait Pilpres.
  • 20:07 WIB. Teknologi - Perusahaan teknologi Asia mulai alih produksi keluar dari China.
  • 20:05 WIB. Alibaba - Polisi China tangkap 21 tersangka kasus pencurain data di Unit Pengiriman Alibaba.
  • 19:59 WIB. Facebook - Facebook India angkat direktur baru.
  • 19:58 WIB. Dell - Dell kembali lirik rencana penawaran saham perdana.
  • 18:47 WIB. Kendaraan Listrik - Proyeksi fasilitas uji tipe kendaraan listrik selesai 2021.
  • 18:46 WIB. Wikipedia - Wikipedia 'gembok' artikel profil capres dan cawapres.
  • 18:46 WIB. Kominfo - Kominfo klaim hapus 450 video pengeroyokan Haringga.
  • 18:45 WIB. Facebook - Saham Facebook merosot usai ditinggal 2 pendiri Instagram.
  • 17:54 WIB. Palestina - Israel tahan 15 warga Palestina di Tepi Barat.
  • 17:53 WIB. Rohingya - Indonesia terus pantau proses repatriasi Muslim Rohingya.
  • 17:45 WIB. Malaysia - Indonesia minta Malaysia bebaskan dua nelayan yang diculik di Sabah.
  • 16:02 WIB. Instagram - Nilai Instagram menjulang 100 kali lipat menjadi US$100 miliar.
  • 16:02 WIB. Fujifilm - Fujifilm siap-siap rilis kamera 100 megapixel.
  • 16:01 WIB. Apple - Apple rilis versi final macOS 10.14 Mojave.

WIKA Raup Cuan di Tengah Pelemahan Rupiah

Foto Berita WIKA Raup Cuan di Tengah Pelemahan Rupiah
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk tak terlalu terpengaruh oleh pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Bahkan, WIKA malah meraup surplus sebesar US$3 juta dari proyek-proyek yang mereka garap di luar negeri.

Direktur Utama WIKA, Tumiyana, mengatakan perseroan dipercaya untuk membangun sejumlah proyek di ASEAN dan Afrika seperti Clarin Bridge di Filipina, Limbang Bridge di Malaysia, 1.400 unit rumah di Aljazair, dan Kompleks Istana Kepresidenan di Nigeria. Saat ini WIKA tengah meningkatkan portofolio di Filipina karena bisa mencetak net margin sebesar 12% sampai dengan 15%.

"Kalau proyek di dalam negeri kami hanya mendapat net margin sebesar 3%," katanya dalam pertemuan dengan para pemimpin redaksi yang digelar di Jakarta, belum lama ini.

Tumiyana menjelaskan strategi perseroan menggarap proyek-proyek di luar negeri untuk melakukan hedging (lindung nilai) secara natural. Dengan menggarap proyek di luar negeri, WIKA mampu meraih pendapatan dalam bentuk dolar AS.

"Kalau hedging yang konvensional itu mahal biayanya," ujarnya.

Sebelumnya, beberapa perusahaan konstruksi dikhawatirkan menderita dampak negatif dari pelemahan nilai tukar rupiah. Hal itu karena banyak perusahaan konstruksi melakukan impor bahan baku. Pemerintah Indonesia sendiri dikabarkan tengah merencanakan penundaan sejumlah proyek infrastruktur untuk membatasi impor bahan baku sekaligus memperkuat nilai tukar rupiah.

Reportase: Muhamad Ihsan

Tag: PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (Wika)

Penulis/Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Dedhez Anggara

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,003.04 3,962.94
British Pound GBP 1.00 19,785.63 19,586.46
China Yuan CNY 1.00 2,189.41 2,167.53
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,013.00 14,863.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,929.46 10,818.78
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,921.15 1,901.93
Dolar Singapura SGD 1.00 10,996.92 10,886.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,662.79 17,480.37
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,628.96 3,588.36
Yen Jepang JPY 100.00 13,297.61 13,161.25

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5873.271 -1.028 602
2 Agriculture 1571.300 11.861 20
3 Mining 1937.807 -4.617 46
4 Basic Industry and Chemicals 797.141 -2.349 71
5 Miscellanous Industry 1250.629 19.474 45
6 Consumer Goods 2442.698 -10.482 47
7 Cons., Property & Real Estate 417.046 -0.791 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1018.723 3.718 69
9 Finance 1062.946 1.696 91
10 Trade & Service 813.079 -4.552 145
No Code Prev Close Change %
1 TRIO 190 238 48 25.26
2 NIKL 3,480 4,330 850 24.43
3 DIGI 1,030 1,230 200 19.42
4 ABMM 1,680 2,000 320 19.05
5 TOTO 312 358 46 14.74
6 AIMS 176 200 24 13.64
7 BGTG 98 108 10 10.20
8 PNIN 1,030 1,125 95 9.22
9 AGRS 230 250 20 8.70
10 HDFA 129 140 11 8.53
No Code Prev Close Change %
1 INCF 168 125 -43 -25.60
2 ARTA 292 220 -72 -24.66
3 PANI 595 500 -95 -15.97
4 DSSA 14,475 12,350 -2,125 -14.68
5 INTD 284 244 -40 -14.08
6 LPLI 174 150 -24 -13.79
7 MREI 6,000 5,300 -700 -11.67
8 GDST 173 153 -20 -11.56
9 IPCM 450 402 -48 -10.67
10 PKPK 175 157 -18 -10.29
No Code Prev Close Change %
1 ABBA 195 204 9 4.62
2 PNLF 236 250 14 5.93
3 UNTR 32,150 31,125 -1,025 -3.19
4 RAJA 520 540 20 3.85
5 PGAS 2,070 2,140 70 3.38
6 PNIN 1,030 1,125 95 9.22
7 DOID 720 770 50 6.94
8 KPIG 680 680 0 0.00
9 TRAM 214 222 8 3.74
10 ZINC 1,640 1,640 0 0.00