Portal Berita Ekonomi Senin, 10 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:32 WIB. Google - Google mau bikin perumahan murah dekat kantornya. 
  • 16:27 WIB. Bukalapak - Bukalapak bidik transaksi Rp1,6 triliun di Harbolnas 12.12.
  • 16:26 WIB. Bukalapak - Bukalapak tambah kapasitas server untuk persiapan Harbolnas. 
  • 16:25 WIB. PayTren - PayTren sponsori klub Egy Maulana dengan mengucurkan dana 2,5 juta euro. 
  • 16:22 WIB. Nadiem Makarim - Nadiem Makarim sabet gelar Tokoh Penentu Bisnis Global. 
  • 16:18 WIB. Bukalapak - Bukalapak gandeng Dian Sastrowardoyo rayakan Harbolnas. 
  • 16:03 WIB. IHSG - Senin sore, IHSG ditutup melemah 0,24% ke level 6.111,36. 
  • 15:58 WIB. BUMA - PT Bukit Makmur Mandiri Utama ajukan amanded concent solicitation kepada pemegang surat utang berjumlah US$350 juta.
  • 15:57 WIB. LRT Jabodebek - PT KAI berikan pembayaran progres proyek LRT Jabodebek kepada PT Adhi Karya sebesar Rp2,5 triliun.
  • 15:10 WIB. Dividen - Desember ini, Merck akan bagikan dividen Rp1,46 triliun.
  • 15:10 WIB. Bukaka - 25% saham PT Poso Energy kembali dikuasai oleh PT Bukaka Teknik Utama.
  • 13:42 WIB. Apple - Masuk Indonesia, iPhone X terbaru dijual mulai dari Rp15 juta.
  • 13:41 WIB. Nissan - Nissan jual GT-R spesial, lebih mahal dari Lamborghini Urus.
  • 13:41 WIB. Internet - 3,9 miliar orang di dunia telah terhubung internet.
  • 13:39 WIB. Toyota - Toyota Rush rakita Sunter goda konsumen Nigeria.

BI Perlu Antisipasi Manuver The Fed

Foto Berita BI Perlu Antisipasi Manuver The Fed
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bank Indonesia perlu mewaspadai dan mengantisipasi potensi kenaikan suku bunga yang kemungkinan bakal dilakukan bank sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve pada bulan September atau akhir tahun 2018.

"Kenaikan suku bunga tersebut nantinya dikhawatirkan akan kembali mempengaruhi nilai tukar Rupiah terhadap dolar," kata Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Assyifa Szami Ilman di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, fluktuasi nilai tukar Rupiah akan mendorong investor memindahkan investasinya ke dalam produk keuangan dan investasi di Amerika Serikat.

Ia berpendapat, apabila melihat komponen investasi asing di Indonesia, sebagian besar investasi masih dalam bentuk investasi di pasar keuangan yang relatif lebih mudah keluar seketika dibandingkan dengan investasi langsung (FDI).

Sehingga, lanjutnya, tidak menutup kemungkinan kenaikan tingkat suku bunga pada September dan akhir tahun ini akan mengakibatkan depresiasi nilai Rupiah.

"Depresiasi nilai mata uang Rupiah tersebut akan berdampak kepada berbagai kegiatan ekonomi, terutama di bidang perdagangan internasional. Produk-produk industri yang menggunakan bahan mentah atau input yang diimpor akan mengalami peningkatan biaya produksi sehingga dapat menurunkan daya saing produk tersebut karena harga yang menjadi lebih mahal," kata Ilman.

Selain itu, ujar dia, komoditas pangan yang diimpor seperti beras, gula, dan daging sapi juga akan berpotensi mengalami kenaikan harga karena nilai Rupiah yang semakin melemah.

Untuk itu, pemerintah perlu melakukan langkah antisipasi agar Indonesia tidak terkena dampak dari kenaikan suku bunga The Fed pada September dan akhir tahun.

Sebelumnya, Kantor Berita Reuters melaporkan bahwa Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah pada Rabu (1/8).

The Fed mengatakan pertumbuhan ekonomi telah meningkat dengan kuat dan pasar kerja terus menguat, sementara inflasi tetap mendekati target bank sentral dua persen sejak pertemuan kebijakan terakhirnya pada Juni, ketika bank sentral menaikkan suku bunga.

"Peningkatan lapangan pekerjaan sangat kuat, secara rata-rata, dalam beberapa bulan terakhir, dan tingkat pengangguran tetap rendah. Pengeluaran rumah tangga dan investasi tetap perusahaan telah tumbuh kuat," kata The Fed dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan kebijakan dua harinya berakhir.

The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga acuannya dalam kisaran 1,75 persen hingga 2,00 persen.

Selain itu, The Fed saat ini memperkirakan dua kenaikan suku bunga lagi hingga akhir tahun ini. Investor mengesampingkan langkah pada pertemuan minggu ini, karena mereka fokus pada kenaikan suku bunga bulan depan dan pada Desember.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution bersyukur Bank Sentral AS The Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuannya di tengah kekhawatiran tentang ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan mitra-mitra dagangnya.

"Jerome Powell (Kepala Dewan Gubernur The Fed) tidak menaikkan tingkat suku bunga Fed, alhamdulillah. Karena kalau ia naikkan, bisa goyang lagi," kata Darmin dalam forum "Business Launch: Waspada Ekonomi Indonesia di Tahun Politik" di Jakarta, Kamis (2/8).

Tag: Bank Indonesia (BI)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6126.356 10.863 618
2 Agriculture 1492.165 2.046 20
3 Mining 1738.408 -7.512 47
4 Basic Industry and Chemicals 842.327 5.814 71
5 Miscellanous Industry 1389.985 18.923 45
6 Consumer Goods 2509.280 14.409 49
7 Cons., Property & Real Estate 449.724 10.201 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1044.777 -3.591 71
9 Finance 1168.029 -6.789 91
10 Trade & Service 791.771 2.091 152
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 630 785 155 24.60
2 TFCO 565 700 135 23.89
3 KONI 344 418 74 21.51
4 ETWA 70 85 15 21.43
5 YPAS 515 625 110 21.36
6 KICI 176 212 36 20.45
7 POLA 1,510 1,790 280 18.54
8 JSPT 1,000 1,145 145 14.50
9 RUIS 252 286 34 13.49
10 MPMX 805 910 105 13.04
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 YULE 216 173 -43 -19.91
3 BUVA 240 212 -28 -11.67
4 UNIT 280 252 -28 -10.00
5 AMRT 935 850 -85 -9.09
6 TNCA 194 180 -14 -7.22
7 PICO 256 240 -16 -6.25
8 AKSI 352 332 -20 -5.68
9 PBSA 715 675 -40 -5.59
10 CSIS 330 314 -16 -4.85
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 WSKT 1,725 1,845 120 6.96
3 TLKM 3,710 3,670 -40 -1.08
4 BBRI 3,650 3,620 -30 -0.82
5 BBCA 26,300 25,950 -350 -1.33
6 ASII 8,100 8,225 125 1.54
7 DOID 560 580 20 3.57
8 PGAS 2,140 2,130 -10 -0.47
9 UNTR 29,000 29,375 375 1.29
10 PTBA 4,080 3,990 -90 -2.21