Portal Berita Ekonomi Senin, 22 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:02 WIB. SPKU - OJK berikan sanksi pencabutan Izin usaha kepada PT Gelora Karya Jasatama.
  • 11:40 WIB. Pengacara - Rubangi diperiksa sebagai saksi atas tersangka Ratna Sarumpaet.
  • 11:40 WIB. Polisi - Hari ini pemeriksaan asisten Ratna Sarumpaet, Ahmad Rubangi.
  • 11:38 WIB. PAN - Jokowi 'tenar' karena diliput media 24 jam non-stop.
  • 11:37 WIB. PAN - Jokowi merasa selalu mendekati warga, sebab memakai fasilitas negara.
  • 11:37 WIB. PAN - Berbuat tanpa publikasi luas jauh lebih ikhlas.
  • 11:37 WIB. PAN - Banyak tokoh politik berbuat dan berkeliling memenui warga tanpa fasilitas negara.
  • 11:34 WIB. OJK - OJK targetkan penawaran saham berbasis teknologi (equity crowdfunding) hadir di akhir tahun ini. 
  • 11:34 WIB. LSI Denny JA - Media sosial paling banyak meraih 30 hingga 40 persen pemilih di Pilpres 2019.
  • 11:33 WIB. LSI Denny JA - Tiga cara mengejar elektabilitas Jokowi yakni momentum, media, dan 'money'.
  • 11:33 WIB. LSI Denny JA - Jokowi punya banyak kelebihan yang sulit disalit penantang tanpa upaya serius.
  • 11:33 WIB. LSI Denny JA - Prabowo-Sandiaga sulit mengejar elektabilitas Jokowi.
  • 11:29 WIB. PSI - Kalau Sandiaga tak setuju dengan program Jokowi, apa solusi alternatif?
  • 11:29 WIB. PSI - Sandiaga setuju dengan dana kelurahan program Jokowi?
  • 11:29 WIB. PSI - Sandiaga jangan 'nyinyir' program Jokowi.

Hingga Juni 2018, 6.026 Petani Sumut Asuransikan Lahan

Foto Berita Hingga Juni 2018, 6.026 Petani Sumut Asuransikan Lahan
Warta Ekonomi.co.id, Medan -

Hingga Juni 2018  peserta program AUTP (Asuransi Usaha Tani Padi) di Sumatera Utara sebanyak 6.026 petani atau 12,5 % dengan lahan yang diasuransikan seluas 3.752 hektar. Sementara target menjadi AUTP tahun ini sebanyak 30.000 orang.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura Sumatera Utara Jonni Hakim Purba mengatakan peserta AUTP di Sumut masih minim, padahal program AUTP memberi jaminan perlindungan hasil panen petani akibat lahannya mengalami gagal panen, bencana alam kekeringan, terkena hama penyakit atau serangan OPT (Organisme Pengganggu Tumbuhan) dan banjir.

"Kita bilang masih minim peserta program AUTP karena ada anggapan petani, tanaman mereka tidak pernah terkena musibah. Namun sosialisasi perlu terus dilakukan agar mereka menyadari pentingnya menjadi peserta asuransi agar ada rasa aman petani untuk bertanam," ujarnya.

Dikatakannya, di Sumut program AUTP sejak tahun 2016 luas lahan pertanian 12.575 hektar dan tahun 2017 meningkat menjadi 20.670 hektar. Para petani ikut menjadi peserta cukup banyak, Hanya saja lahan dimiliki petani tidak luas. Masih ada yang 0,5 rante,1 rante, 0,5 hektar. Satu hektar lahan pertanian memiliki 25 rante. Sehingga untuk program ini petani harus bergabung dalam kelompok tani.

Selama tahun 2016 hingga 2017, klaim yang diberikan masing-masing 9.000 hektar dan 15.000 hektar. Namun puncak tanam September hingga Desember tahun ini diperkirakan jumlah peserta akan meningkat. 

"Untuk program Asuransi tersebut skema pembayaran premi untuk setiap 1 hektar dengan nilai pertanggungan Rp6.000.000,- dan petani cukup membayar Rp 36.000,- (20%) per hektar Musim Tanam (MT) sedangkan pemerintah melalui Kementerian Pertanian memberikan subsidi sebesar 80% (Rp144.000)," ujarnya.

Sedangan premi yang dibayar 80 % ditanggung pemerintah, selebihnya dibayar petani hanya Rp36.000 per hektar per MT. Dimana pemerintah melalui Jasindo yang menangani AUTP tersebut.

Tag: Petani

Penulis: Khairunnisak Lubis

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,069.51 4,028.57
British Pound GBP 1.00 19,946.12 19,746.03
China Yuan CNY 1.00 2,205.21 2,183.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,268.00 15,116.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,849.44 10,739.92
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,947.25 1,927.84
Dolar Singapura SGD 1.00 11,081.43 10,967.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,573.47 17,397.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,672.84 3,632.78
Yen Jepang JPY 100.00 13,569.14 13,432.86

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5837.291 -7.951 610
2 Agriculture 1574.400 -2.628 20
3 Mining 1909.966 -6.234 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.451 4.747 70
5 Miscellanous Industry 1254.992 40.866 45
6 Consumer Goods 2471.957 -17.927 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.115 1.009 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.955 -0.876 70
9 Finance 1054.067 -5.371 91
10 Trade & Service 792.965 -3.931 147
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 6,950 8,150 1,200 17.27
2 NICK 138 159 21 15.22
3 APEX 1,780 2,000 220 12.36
4 HELI 85 94 9 10.59
5 DUCK 1,370 1,515 145 10.58
6 SMDM 133 145 12 9.02
7 RODA 350 378 28 8.00
8 MPRO 236 254 18 7.63
9 ACST 1,495 1,600 105 7.02
10 TBIG 5,050 5,375 325 6.44
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 875 730 -145 -16.57
2 JAWA 160 138 -22 -13.75
3 CNTX 545 472 -73 -13.39
4 PNSE 875 770 -105 -12.00
5 RELI 256 228 -28 -10.94
6 LPLI 148 132 -16 -10.81
7 JKSW 68 62 -6 -8.82
8 RMBA 378 348 -30 -7.94
9 BISI 1,520 1,400 -120 -7.89
10 PSDN 208 192 -16 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 332 344 12 3.61
2 BHIT 82 81 -1 -1.22
3 KPIG 136 135 -1 -0.74
4 PGAS 2,230 2,270 40 1.79
5 MNCN 790 780 -10 -1.27
6 TLKM 3,760 3,730 -30 -0.80
7 SCMA 1,785 1,725 -60 -3.36
8 ADRO 1,730 1,700 -30 -1.73
9 TARA 890 890 0 0.00
10 INKP 13,675 13,475 -200 -1.46