Portal Berita Ekonomi Sabtu, 19 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:27 WIB. Eredivisie Belanda - Vitesse 3 vs 2 Excelsior
  • 05:23 WIB. Ligue1 Prancis - Lille 2 vs 1 Amiens
  • 05:21 WIB. Bundesliga Jerman - Hoffenheim 1 vs 3 FC Bayern München
  • 05:10 WIB. LaLiga Spanyol - Getafe 4 vs 0 Deportivo Alaves
  • 22:06 WIB. Debat Pilpres - Trafik Telkomsel dan XL melonjak saat debat pilpres perdana.
  • 19:42 WIB. Google - Google akuisisi Divisi Smartwatch Fossil.
  • 19:39 WIB. Apple - iPad murah kabarnya segera rilis.
  • 19:38 WIB. Huawei - Universitas Oxford setop terima dana dari Huawei.
  • 19:36 WIB. Tesla - Susul Proton,  Tesla kena imbas dari Airbag Takata.

Pesantren Al Ittifaq Sukses Cetak Wirausahawan Lewat Agrobisnis

Foto Berita Pesantren Al Ittifaq Sukses Cetak Wirausahawan Lewat Agrobisnis
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Biasanya, pondok pesantren menjadi tempat mengenyam pendidikan agama yang dilengkapi dengan fasilitas pendidikan formal. Aktivitas santri sepanjang waktu pun hanyalah untuk mengkaji ilmu agama. Namun, berbeda dengan pondok pesantren (ponpes) yang berlokasi di Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pesantren tersebut bernama Al Ittifaq yang ternyata sukses mencetak santrinya menjadi seorang wirausahawan. 

Dengan memanfaatkan potensi alam yang ada di sekitar pesantren, yaitu wilayah pegunungan berhawa sejuk, ponpes yang dipimpin KH Fuad Affandi tersebut, membina para santrinya yang mayoritas dari golongan ekonomi rendah, fakir miskin dan anak yatim piatu tidak hanya dengan ilmu agama, namun juga dengan kemampuan usaha, terutama di sektor pertanian atau agribisnis. 

Sejak didirikan pada 1 Februari 1934 oleh KH Mansyur yang adalah kakek dari KH Fuad, ponpes Al Ittiqaf hanya menerapkan sistem pendidikan pesantren yang dipadati oleh kegiatan mengkaji ilmu agama, tanpa mementingkan urusan ekonomi. Di tangan KH Fuad, ponpes dikelola dengan lebih modern. Karena menampung santri dalam jumlah banyak, tentu membutuhkan biaya pendidikan dan operasional yang tidak sedikit. 

"Di muka bumi ini tak ada pekerjaan yang paling mudah selain bertani, karena tak membutuhkan syarat-syarat khusus dan siapapun boleh melakukannya. Kenapa ini disia-siakan," ujar KH Fuad saat menerima kunjungan Asisten Deputi Pengembangan Investasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Sriliasti ke Pondok Pesantren Al Ittifaq, Jumat (3/8/2018).

Perlahan kegiatan usaha pertanian yang dirintisnya bersama para santri pun mulai berjalan dengan memproduksi sayuran dataran tinggi. Adapun jumlah komoditas yang diproduksi sekitar 25 jenis sayuran antara lain buncis, kentang, daun bawang, tomat, cabe hijau, paprika, sawi putih, lobak, seledri, kacang merah, wortel, jagung semi, golden berry (ciplukan), selada, kubis, dan lain sebagainya. 

Berjalannya waktu, usaha pertanian ponpes Al Ittifaq pun membuahkan hasil, bahkan mampu menjadi tulang punggung kegiatan pesantren. Namun untuk menembus pasar yang lebih luas, usaha pertanian KH Fuad merasa perlu untuk membentuk koperasi. "Sebesar apapun perusahaan, kalau pribadi atau jalan sendiri, jangan mengharapkan untuk jalan.  Menawarkan produk ke modern market juga tidak dapat atas nama perorangan, melainkan harus atas nama lembaga atau koperasi," kata KH Fuad. 

Dengan membentuk koperasi yang kini sudah beranggotakan 1.075 orang, ponpes Al Ittifaq pun mampu memasok sayuran ke pasar-pasar modern hingga pasar ekspor. Kini, dengan lahan seluas 130 hektar, 270 petani yang merupakan alumni dari ponpes Al Ittifaq mampu memproduksi dan memasok sayuran ke pasar-pasar modern hingga 2 ton setiap harinya. 

Meski tidak terlalu besar, dengan omzet Rp450 juta per bulan, anggota koperasi dapat menerima SHU sebesar Rp5 juta sampai Rp10 juta per tahun. Sebagian anggota yang merupakan masyarakat sekitar mengaku tidak mengharapkan pendapatan pribadi yang besar dari koperasi pondok pesantren (Koppontren) Al Ittifaq. Mereka menyadari bahwa penghasilan koperasi adalah untuk kebutuhan operasional pesantren seperti biaya pendidikan dan makan sehari-hari para santri.

Tag: Entrepreneur

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Vicky Fadil

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56