Portal Berita Ekonomi Selasa, 11 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:14 WIB. SANTRI - Sistem Akuntansi Pesantren Indonesia (SANTRI) jadi salah satu program kemandirian pesantren.
  • 15:14 WIB. Keuangan Syariah - Perry Warjiyo: Pesantren jadi basis arus ekonomi Indonesia.
  • 15:13 WIB. Syariah - Erwin Rijanto: Rata-rata transaksi di pasar keuangan syariah sampai Oktober 2018 mencapai Rp947 triliun.
  • 15:13 WIB. Sukuk - Bank Indonesia akan terbitkan Sukuk Bank Indonesia untuk mendukung pembiayaan dan pasar keuangan syariah.
  • 15:12 WIB. Rupiah - Pukul 15.00, rupiah makin terdepresi menjadi Rp14.644 per dolar AS.
  • 13:47 WIB. Refinancing - Rencana restrukturasi utang BIPI sebesar US$300 juta masih dalam proses finalisasi. 
  • 11:50 WIB. Instagram - Instagram tunjuk Vishal Shah jadi Head of Product.

Indonesia Jaga Komitmen Anti-Dumping Baja Dengan China

Foto Berita Indonesia Jaga Komitmen Anti-Dumping Baja Dengan China
Warta Ekonomi.co.id, Beijing -

Indonesia menjaga komitmennya mengenai anti-dumping dengan China agar bisa mendapatkan solusi yang saling menguntungkan antarnegara.

"Kami ikuti prosedur ekspor baja kami kesini," kata Duta Besar RI untuk China, Djauhari Oratmangun, di Beijing, Minggu (5/8/2018).

Pernyataan tersebut menanggapi investigasi Kementerian Perdagangan China (Mofcom) atas pengaduan perusahaan setempat terhadap beberapa perusahaan, salah satunya dari Indonesia yang dituduh melakukan dumping.

Shanxi Taigang Stainless Steel Co Ltd sabagai perusahaan dalam negeri China mengajukan permohonan agar kasus tersebut diselidiki.Perusahaan tersebut menghasilkan produk yang sama dengan perusahaan baja dari Indonesia, Korea Selatan, Jepang, dan Uni Eropa.

Sementara itu, Atase Perdagangan KBRI Beijing, Dandy S Iswara, mengungkapkan kronologi pengaduan tersebut pada 23 Juli 2018.

"Dari Indonesia, ada dua perusahaan yang diadukan melakukan dumping. Kedua perusahaan tersebut sebenarnya juga PMA (Penanaman Modal Asing) dari China yang beroperasi di Indonesia," ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa pada 2015, Indonesia belum mengekspor baja ke China.

Kemudian pada 2016 nilai ekspor baja Indonesia ke China mencapai 14,2 juta dolar AS. Setahun kemudian nilai ekspor itu melonjak drastis menjadi 689 juta dolar AS.Bahkan nilai ekspor baja Indonesia ke China tertinggi dibandingkan dengan 19 negara Uni Eropa ditambah Jepang dan Korea Selatan.

Shanxi Taigang melaporkan dua perusahaan asal Indonesia, tiga dari Korsel, dua dari Jepang, dan tiga dari Uni Eropa setelah mengetahui daya serap produk untuk dalam negeri China terus berkurang.

Selain itu sebanyak 29 perusahaan distributor baja dari Uni Eropa turut diinvestigasi oleh Mofcom atas laporan yang sama.

Laman Mofcom sebelumnya menyatakan bahwa investigasi akan dilakukan 20 hari kerja sejak laporan pengaduan diterima.

Ruang lingkup investigasi dibatasi pada baja batangan dan pelat baja di pasaran China yang berasal dari Indonesia, Korsel, Jepang, dan Uni Eropa.Kedua jenis baja tersebut merupakan bahan baku industri baja dan bahan jadi yang banyak digunakan untuk pembuatan kapal, kontainer, kereta api, elektronik, industri perminyakan, petrokimia, dan industri lainnya, sebut Mofcom.

Tag: Penanaman Modal Asing (PMA)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Kumairoh

Foto: China Daily via Reuters

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6111.360 -14.996 620
2 Agriculture 1498.070 5.905 20
3 Mining 1737.944 -0.464 47
4 Basic Industry and Chemicals 843.964 1.637 71
5 Miscellanous Industry 1377.909 -12.076 45
6 Consumer Goods 2503.452 -5.828 49
7 Cons., Property & Real Estate 448.927 -0.797 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1043.764 -1.013 71
9 Finance 1163.047 -4.982 91
10 Trade & Service 790.568 -1.203 153
No Code Prev Close Change %
1 SOTS 165 280 115 69.70
2 URBN 1,200 1,800 600 50.00
3 PTSN 645 805 160 24.81
4 MDIA 126 153 27 21.43
5 YULE 173 208 35 20.23
6 PJAA 1,125 1,350 225 20.00
7 MERK 5,400 6,475 1,075 19.91
8 YPAS 625 725 100 16.00
9 SHID 3,500 4,000 500 14.29
10 KPAS 442 505 63 14.25
No Code Prev Close Change %
1 DEAL 525 394 -131 -24.95
2 NUSA 210 158 -52 -24.76
3 HERO 920 770 -150 -16.30
4 AKSI 332 280 -52 -15.66
5 FORU 120 103 -17 -14.17
6 ETWA 85 73 -12 -14.12
7 LMAS 64 55 -9 -14.06
8 SIPD 1,100 960 -140 -12.73
9 PNSE 740 650 -90 -12.16
10 HDTX 150 132 -18 -12.00
No Code Prev Close Change %
1 KPAS 442 505 63 14.25
2 RIMO 163 186 23 14.11
3 TLKM 3,670 3,680 10 0.27
4 NUSA 210 158 -52 -24.76
5 WSKT 1,845 1,845 0 0.00
6 BBRI 3,620 3,610 -10 -0.28
7 PTBA 3,990 4,020 30 0.75
8 ASII 8,225 8,150 -75 -0.91
9 ADRO 1,300 1,310 10 0.77
10 ITMG 20,425 19,800 -625 -3.06