Portal Berita Ekonomi Selasa, 18 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:41 WIB. Tik Tok - Tik Tok rilis pusat keamanan.
  • 20:40 WIB. Smartphone - Samsung dan LG bakal pamer ponsel 5G di MWC 2019.
  • 20:39 WIB. Taiwan - Tahun depan, Taiwan dikabarkan cuma layani 4G.
  • 20:37 WIB. Asus - 3 laptop tipis Asus segera muluncur di Indonesia.
  • 20:36 WIB. Tik Tok - Tik Tok masih dihantui pengguna di bawah umur.
  • 20:35 WIB. Cydia - Toko aplikasi bajakan untuk iPhone, Cydia akhirnya ditutup.
  • 20:34 WIB. Tumblr - Tumblr minta maaf karena blokir konten porno salah sasaran.
  • 20:33 WIB. Apple - Apple dituduh sengaja sembunyikan notch pada iPhone X, XS, dan XS Max dalam promosinya.
  • 20:31 WIB. Huawei - Huawei resmi luncurkan Nova 4 dengan kamera 48 megapixel.
  • 20:27 WIB. Mitsubishi - Susul Suzuki Carry, Mitsubishi recall Colt T12OSS.
  • 20:25 WIB. Nissan - Nissan gagal mufakat tentukan pengganti Ghosn.

Gerakan Nasional Anti Narkotika Sumatera Utara Meminta Putuskan Jaringan Narkoba.

Foto Berita Gerakan Nasional Anti Narkotika Sumatera Utara Meminta Putuskan Jaringan Narkoba.
Warta Ekonomi.co.id, Medan -

Gerakan Nasional Anti Narkotika Sumatera Utara meminta kepada pemerintah melalui kepolisian dan Badan Narkotika Nasional di Sumut agar memutus jaringan narkoba internasional di daerah itu.

Ketua DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Sumut, Hamdani Harahap, di Medan, Minggu (5/8/2018), mengatakan sindikat narkoba internasional itu harus dicegah masuk ke Indonesia pada umumnya dan Sumut khususnya.

Peredaran narkoba dari luar negeri itu, menurut dia, harus dihentikan dengan meningkatkan pengawasan di daerah perbatasan, yakni perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara yang sangat dekat dengan Pelabuhan Portklang, Malaysia.

"Jalur penyelundupan narkoba dari negara asing itu, harus dicegah sehingga tidak boleh lagi beredar di Indonesia," ujar Hamdani.

Ia mengatakan, dalam mengantisipasi peredaran barang yang dilarang oleh pemerintah itu, Polisi Perairan, TNI AL, petugas Bea dan Cukai, serta instansi terkait lainnya harus melakukan razia ekstra ketat di laut.

Hal itu, dilakukan untuk mencegah masuknya barang terlarang yang dilakukan sindikat dari negara luar tersebut.

"Peredaran narkoba tersebut, tak ubahnya seperti mata rantai dan memiliki hubungan yang satu dengan lainnya, serta tidak mudah dihilangkan begitu saja," ucap dia.

Hamdani menyebutkan, operasional jaringan narkoba internasional itu, cukup rapi dan sulit untuk dipantau aparat keamanan.

Selain itu, sindikat narkoba tersebut, juga memiliki anggota di sejumlah daerah di tanah air.

"Kepolisian harus bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memberantas sindikat narkoba jaringan internasional, karena dapat menghancurkan masa depan generasi muda harapan bangsa," kata Ketua Granat Sumut itu.

Sebelumnya, Direktorat Narkoba Polda Sumatera Utara memusnahkan seberat 49,38 kilogram narkoba jenis sabu, 74 kilogram ganja, dan 300 butir pil ekstasi, merupakan hasil tangkapan jaringan sindikat Malaysia - Aceh - Medan.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Paulus Waterpau, di Mapolda, Selasa (31/7/2018) mengatakan narkoba tersebut, dimusnahkan dengan cara dibakar di tungku dan direbus melalui air mendidih.

Narkoba itu, menurut dia, hasil tangkapan petugas di Belawan, Kabupaten Asahan, Kabupaten Langkat dan beberapa lokasi lainnya di Kota Medan.

"Tangkapan narkoba tersebut, dari tanggal 25 hingga 26 Juli 2018," ujar Irjen Pol Paulus.

Ia mengatakan, hasil tangkapan personil Ditnarkoba Polda Sumut, seluruhnya mencapai 115,85 kg, terdiri dari 66,47 kg sabu, dan 49,38 kg ganja.

Namun, yang baru disetujui oleh pihak Pengadilan Negeri (PN) Medan, hanya 49,38 kg sabu, 74 kg ganja dan ada puluhan kg narkoba lainnya akan menyusul dimusnahkan.

Tag: Badan Narkotika Nasional (BNN)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Kumairoh

Foto: File/The Tico Times

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6081.867 -7.438 621
2 Agriculture 1530.458 0.983 20
3 Mining 1720.067 -20.197 47
4 Basic Industry and Chemicals 829.258 6.156 71
5 Miscellanous Industry 1407.197 10.701 46
6 Consumer Goods 2485.081 -0.352 49
7 Cons., Property & Real Estate 442.497 -5.069 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1050.648 2.298 71
9 Finance 1157.320 -4.652 91
10 Trade & Service 782.748 -0.305 153
No Code Prev Close Change %
1 GLOB 282 352 70 24.82
2 AGRS 230 286 56 24.35
3 TRUS 268 322 54 20.15
4 KICI 270 320 50 18.52
5 KONI 424 500 76 17.92
6 LUCK 655 770 115 17.56
7 ABBA 89 104 15 16.85
8 DUCK 1,435 1,615 180 12.54
9 TFCO 590 660 70 11.86
10 VIVA 117 130 13 11.11
No Code Prev Close Change %
1 SSTM 478 400 -78 -16.32
2 POLL 1,760 1,550 -210 -11.93
3 SDRA 850 750 -100 -11.76
4 TIRA 150 133 -17 -11.33
5 ENRG 63 56 -7 -11.11
6 AHAP 68 61 -7 -10.29
7 SQMI 300 270 -30 -10.00
8 POOL 4,690 4,240 -450 -9.59
9 ETWA 79 72 -7 -8.86
10 HEAL 2,850 2,600 -250 -8.77
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 362 2 0.56
2 BBCA 25,825 25,325 -500 -1.94
3 BBRI 3,600 3,630 30 0.83
4 TLKM 3,710 3,740 30 0.81
5 LPPF 5,825 5,825 0 0.00
6 PTBA 4,390 4,230 -160 -3.64
7 UNTR 28,700 29,125 425 1.48
8 RIMO 140 141 1 0.71
9 ADRO 1,280 1,240 -40 -3.12
10 ITMG 20,150 20,000 -150 -0.74