Portal Berita Ekonomi Senin, 20 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:56 WIB. WhatApp - WhatsApp bakal hapus foto dan video pengguna pada November 2018.
  • 10:55 WIB. Nokia - Besok, Nokia siap bikin kejutan, rilis ponsel terbaru.
  • 10:49 WIB. AGII - Aneka Gas Industri menganggarkan capex sebesar Rp150-200 miliar pada 2018.
  • 10:47 WIB. AGII - Aneka Gas Industri mencatat pembangunan 95 unit filling station pada semester I-2018.
  • 10:45 WIB. AGII - Aneka Gas Industri menargetkan pembangunan 100 filling station pada 2018.
  • 10:35 WIB. Google - Google setop layanan pencarian gambar Googles.
  • 10:33 WIB. Galaksi - Galaksi Cosmic Saegull berjaka 11,3 miliar tahun cahaya miliki "materi hitam".
  • 10:29 WIB. Twitter - Jack Dorsey akui belum temukan cara basmi hoaks dan ujaran kebencian.
  • 10:29 WIB. Google - Google mulai sebar Fitur Mode Rahasia Gmail ke Android dan iOS.
  • 10:09 WIB. Apple - Apple Store ditutup sementara usai insiden ledakan iPad.
  • 10:05 WIB. Huawei - Dua warna baru Huawei P20 Pro bakal sapa Berlin.
  • 10:03 WIB. Perusahaan Teknologi - Google, Apple, dan IBM cari karyawan nonsarjana.

Facebook dan Instagram Kembangkan Fitur Pantau Aktivitas

Foto Berita Facebook dan Instagram Kembangkan Fitur Pantau Aktivitas
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Awal Agustus ini Facebook dan Instragram mengumumkan fitur terbaru, satu alat yang akan membantu pengguna untuk memantau aktivitas di dua media sosial itu dan membatasinya jika diinginkan. Fitur itu meliputi fungsi-fungsi antara lain dashboard aktivitas, pengingat harian, dan cara baru untuk membatasi notifikasi.

"Kami mengembangkan alat ini berdasarkan kolaborasi inspirasi dari para ahli dan organisasi kesehatan mental terkemuka, akademisi, penelitian ekstensi kami dan respons dari komunikasi kami," menurut Ameet Ranadive, Direktur Manajemen Produk di Instagram.

Bersama Direktur Riset di Facebook, David Ginsberg, Ranadive dalam pernyataannya di laman resmi Facebook mengungkapkan fitur ini ditambahkan karena Facebook dan Instagram ingin waktu yang dihabiskan orang di dua media sosial itu menjadi disengaja, positif, dan menginspirasi.

"Harapan kami adalah bahwa alat ini memberi orang kontrol lebih besar atas waktu yang mereka habiskan di platform kami dan juga mendorong percakapan antara orangtua dan remaja tentang kebiasaan online yang tepat untuk mereka," kata Ginsberg dan Ranadive dalam pernyataan bersama.

Untuk mengakses fitur ini, pengguna bisa membuka halaman pengaturan di dua aplikasi itu. Di Instagram ketuk Aktivitas Anda (Your Activity) dan di Facebook tekan tap Your Time on Facebook. Di bagian atas, pengguna akan melihat dashboard yang menunjukkan waktu rata-rata untuk aplikasi tersebut di perangkat itu. Ketuk bar mana pun untuk melihat total waktu pengguna untuk hari itu.

Di bawah dashboard, pengguna dapat mengatur pengingat harian untuk memberi peringatan ketika telah mencapai jumlah waktu yang ingin dihabiskan untuk aplikasi itu untuk hari dimaksud. Pengguna dapat mengubah atau membatalkan pengingat kapan saja. Pengguna juga dapat mengetuk Pengaturan Notifikasi (Notification Settings) untuk mengakses pengaturan Mute Push Notifications secara cepat.

Ini akan membatasi pemberitahuan (notifikasi) Facebook atau Instagram untuk jangka waktu tertentu ketika seseorang perlu fokus.

"Kami memiliki tanggung jawab untuk membantu orang-orang memahami berapa banyak waktu yang mereka habiskan di platform kami sehingga mereka dapat mengelola pengalaman mereka dengan lebih baik. Pada Desember 2017, kami berbagi wawasan tentang apa yang tim di Facebook lakukan untuk menciptakan pengalaman yang membantu orang terhubung dan membangun hubungan," tulis Ginsberg dan Ranadive.

Tag: Facebook, Instagram

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Reuters/Dado Ruvic

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Aug
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Senin, 20/08/2018 03:42 WIB

Minyak Tumpah di Ambon, Apa Kata Pertamina?

Minggu, 19/08/2018 23:04 WIB

Rex Marindo: Jangan Jadi Pengusaha

Minggu, 19/08/2018 22:20 WIB

Google Hapus Layanan Pencarian Gambar

Minggu, 19/08/2018 18:28 WIB

DPR Akan Panggil OJK Soal Regulasi Fintech

Minggu, 19/08/2018 08:58 WIB

Apa Itu Merdeka Finansial?

Jum'at, 17/08/2018 17:08 WIB

Indeks Merosot 4,83% Sepanjang Pekan Ini

Jum'at, 17/08/2018 16:51 WIB

Ahok Dapat Remisi Dua Bulan, 2019 Bebas