Portal Berita Ekonomi Kamis, 21 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:35 WIB. KAI - KAI merekayasa keberangkatan kereta untuk mengantisipasi Munajat 212.
  • 19:35 WIB. Mandiri - Mandiri terlibat dalam kredit sindikasi dengan total nilai Rp6 triliun kepada anak usaha Salim Group.
  • 16:11 WIB. Rupiah - Pukul 16.10 WIB, rupiah melemah 0,16% ke level Rp14.063 per dolar AS. 
  • 16:10 WIB. Akuisisi - Investasi US$500 juta, Vivendi berpeluang akuisisi 50% saham MNC Vision. 
  • 16:08 WIB. SIAP - Alami kendala penambahan alat, SIAP tak bisa penuhi target produksi. 
  • 16:08 WIB. Investasi - Vivendi akan kucurkan dana investasi US$500 juta ke MNC Vision Network. 
  • 16:07 WIB. Bakrie - BNBR terbitkan lebih dari 91,08 juta saham baru hasil PMTHMETD. 
  • 16:06 WIB. Aset - Armada Berjaya akan tambah aset berupa 61 unit truk. 
  • 15:32 WIB. SDM - Perusahaan teknologi Indonesia akui sulit cari SDM.
  • 15:30 WIB. Manggis - Mentan lepas ekspor manggis Sukabumi ke Tiongkok.
  • 15:30 WIB. TSM - Produk elektronikan besutan PT TSM menuju pasar global.
  • 15:29 WIB. Ekspor - Golongan alas kaki masih menjadi produk primadona ekspor Banten.
  • 15:28 WIB. NJOP - Gubernur Kalbar minta pemda mengevaluasi Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).
  • 15:27 WIB. UMKM - Pengamat: UMKM di Kalbar sudah mulai memanfaatkan unicorn.
  • 15:27 WIB. Bulog - Bulog Aceh targetkan 10 ribu ton beras di pasar murah.

Data Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan di Sulsel Segera Diverifikasi

Foto Berita Data Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan di Sulsel Segera Diverifikasi
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Pemerintah Provinsi Sulsel segera melakukan verifikasi data Penerima Bantuan Iuran (PBI) untuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Hal tersebut mendesak dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi kesimpangsiuran atau perbedaan data antara Pemprov Sulsel dan BPJS Kesehatan. 

"Kalau ada perbedaan data memang harus disinkronkan. Memang karena sering sekali laporan itu, yang masuk ke Pemprov dilaporkan secara parsial sehingga belum dikonsolidasikan dan yang masuk ke Pemprov itu kita verifikasi," kata Sumarsono, di Makassar. 

Data peserta BPJS untuk kategori PBI diketahui berbeda antara Pemprov Sulsel dengan BPJS Kesehatan. Hal tersebut terungkap saat rapat antara Komisi E DPRD Sulsel dengan BPJS Kesehatan, belum lama ini. Selisihnya pun cukup signifikan. 

Berdasarkan data pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, tercatat 1,7 juta jiwa penduduk Sulsel yang ditanggung anggaran BPJS Kesehatan alias masuk kategori peserta PBI. Namun, data BPJS Kesehatan merilis jumlah peserta PBI mencapai 2,2 juta jiwa. 

Menurut Sumarsono, perbedaan data peserta PBI untuk BPJS Kesehatan bisa saja disebabkan adanya data yang dikeluarkan yang belum diverifikasi. Jika memang terjadi hal tersebut, pihaknya akan segera melakukan verifikasi dengan koordinasi dengan BPJS Kesehatan. 

"Kita akan melakukan verifikasi dengan konkrit jangan sampai ada data bodong. Karena ada kepentingan-kepentingan tertentu sehingga dibanyakin," paparnya.

Sumarsono menekankan pentingnya verfikasi dan sinkronisasi untuk satu data. Toh, pemerintah hanya akan membayar seluruh jaminan kesehatan masyarakat yang memang benar-benar sudah terverifikasi. "Butuh satu data, pemerintah akan membayar semua jaminan itu apabila ada satu data, yang sudah terverifikasi," tutupnya. 

Tag: BPJS Kesehatan

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,767.30 3,729.07
British Pound GBP 1.00 18,411.72 18,223.66
China Yuan CNY 1.00 2,101.61 2,080.78
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,127.00 13,987.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,109.28 10,006.30
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.01 1,782.15
Dolar Singapura SGD 1.00 10,447.42 10,343.12
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,020.02 15,854.26
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,471.01 3,432.39
Yen Jepang JPY 100.00 12,756.91 12,629.35

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6537.766 24.982 628
2 Agriculture 1616.672 15.458 21
3 Mining 1935.600 28.600 47
4 Basic Industry and Chemicals 903.282 9.632 71
5 Miscellanous Industry 1347.154 -12.736 46
6 Consumer Goods 2654.468 -5.813 51
7 Cons., Property & Real Estate 459.894 1.147 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1214.069 7.199 72
9 Finance 1243.721 7.000 91
10 Trade & Service 827.313 1.685 155
No Code Prev Close Change %
1 JAYA 288 432 144 50.00
2 OCAP 54 72 18 33.33
3 PUDP 356 430 74 20.79
4 PJAA 1,260 1,500 240 19.05
5 YULE 175 208 33 18.86
6 INPS 2,100 2,400 300 14.29
7 BRAM 6,200 7,000 800 12.90
8 IKAI 179 200 21 11.73
9 INDY 1,955 2,180 225 11.51
10 IBFN 240 266 26 10.83
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,900 1,425 -475 -25.00
2 ARTA 980 780 -200 -20.41
3 KBLV 525 454 -71 -13.52
4 CSAP 600 540 -60 -10.00
5 AKPI 690 625 -65 -9.42
6 CLAY 1,540 1,395 -145 -9.42
7 BNLI 1,150 1,055 -95 -8.26
8 PSDN 260 242 -18 -6.92
9 SIPD 1,030 960 -70 -6.80
10 TRIS 236 220 -16 -6.78
No Code Prev Close Change %
1 PGAS 2,490 2,640 150 6.02
2 ADRO 1,345 1,415 70 5.20
3 JPFA 2,310 2,330 20 0.87
4 INDY 1,955 2,180 225 11.51
5 BUMI 150 163 13 8.67
6 BMRI 7,100 7,325 225 3.17
7 UNTR 26,000 26,500 500 1.92
8 ESTI 91 92 1 1.10
9 BNLI 1,150 1,055 -95 -8.26
10 LEAD 92 86 -6 -6.52