Portal Berita Ekonomi Rabu, 26 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:47 WIB. Kendaraan Listrik - Proyeksi fasilitas uji tipe kendaraan listrik selesai 2021.
  • 18:46 WIB. Wikipedia - Wikipedia 'gembok' artikel profil capres dan cawapres.
  • 18:46 WIB. Kominfo - Kominfo klaim hapus 450 video pengeroyokan Haringga.
  • 18:45 WIB. Facebook - Saham Facebook merosot usai ditinggal 2 pendiri Instagram.
  • 17:54 WIB. Palestina - Israel tahan 15 warga Palestina di Tepi Barat.
  • 17:53 WIB. Rohingya - Indonesia terus pantau proses repatriasi Muslim Rohingya.
  • 17:45 WIB. Malaysia - Indonesia minta Malaysia bebaskan dua nelayan yang diculik di Sabah.
  • 16:02 WIB. Instagram - Nilai Instagram menjulang 100 kali lipat menjadi US$100 miliar.
  • 16:02 WIB. Fujifilm - Fujifilm siap-siap rilis kamera 100 megapixel.
  • 16:01 WIB. Apple - Apple rilis versi final macOS 10.14 Mojave.
  • 16:01 WIB. Google - Google resmi kenalkan fitur Stories ala Instagram.
  • 15:59 WIB. Indosat - Belum setahun jadi Dirut dan CEO Indosat, Joy Wahjudi lepas jabatannya.
  • 14:39 WIB. Sandiaga - Soal isu selingkuh itu adalah fitnah.
  • 14:38 WIB. Gerindra - Tim sudah melaporkan situs fitnah Sandiaga ke Kepolisian.
  • 14:37 WIB. Gerindra - PSI harus berhati-hati dan memerhatikan nilai kemanusiaan jika tanggapi soal situs Sandiaga.

Rex Marindo: Bisnis Itu Tak Harus Unik

Foto Berita Rex Marindo: Bisnis Itu Tak Harus Unik
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pada tahun 2015 lalu ada seseorang yang berkomentar: Bro, enggak salah buat bisnis bakso? Sudah banyak banget yang jualan bakso, apalagi di Bandung. Mana sudah ada raja-rajanya yang terkenal sejak dulu. Coba buat bisnis yang lebih unik dan outstanding-lah sehingga pesaing belum banyak dan potensi market masih besar. Bakso mah berat dan peluang kecil.

Kemudian pada tahun 2017: Cabang ke-17 dan 18 Bakso Boedjangan Bintaro dan Bakso Boedjangan Bogor.

Butuh waktu sekitar dua tahun lebih bagi saya untuk mulai menulis dan memberikan jawaban dari komen salah satu kolega bisnis saya di atas. Tentu dalam konteks ini saya tidak bicara soal motivasi bagaimana ide bisnis kita disanksikan atau direndahkan, not that point at all. Pembukan di atas hanya sebuah gambaran bahwa kadang banyak orang yang tidak bisa melihat peluang bisnis/pasar yang punya potensi untuk digarap dan menjadi besar. Yuk, coba kita bahas satu-persatu dari beberapa penggalan kalimat kolega saya tersebut.

1. Bisnis yang Unik dan OutStanding

Apa definisi unik/outstanding dalam bisnis? Sesuatu yang belum pernah ada dijual? Atau sudah ada yang jual tapi masih sedikit kompetitor? Atau sesuatu yang tidak bisa ditiru sama sekali? Atau pas orang melihat lantas terbengong-bengong sampai bingung ini orang jualan apa yah?

Dalam melakukan bisnis adalah betul kita harus membangun keunikanan (diferensiasi) produk dan brand, namun pertanyaan paling mendasar yang harus dijawab adalah apakah diferensiasi ini dibutuhkan oleh konsumen? Apakah dengan diferensiasi tersebut konsumen akan membeli dan yang terpenting apakah konsumen akan terus membeli (repeat) produk tersebut? Artinya, yang paling penting adalah bisnis yang unik itu harus dibangun berdasarkan customer driven company.

Dalam membangun bisnis, soal menjadi unik atau punya kelebihan itu tentu poin penting, tapi berapa besar pasar, seberapa potensial yang bisa kita garap juga jauh sangat penting. Siapa yang tidak makan bakso? Artinya, pasar bakso sangatlah besar dan potensial untuk digarap, jadi penting sekali untuk dipahami jangan sampai kita terjebak menjalankan bisnis yang marketnya sendiri kita tidak tahu besar atau kecil karena uniknya produk kita.

2. Banyak Pesaing

Nah, kalau bisnis banyak pemain apa artinya? Tepat sekali, pasarnya cukup besar dan potensial untuk digarap. Tentu tidak akan mudah seperti halnya ketika saya masuk ke bisnis bakso. Saya masih ingat masa-masa di mana dua bulan awal sepi pengunjung (trial opening), paling hanya 3-5 konsumen datang dan itu sepertinya ragu-ragu buat masuk, tapi yah memang itu bagian dari strategi untuk membiasakan dulu kegiatan operasional biar jika nanti ramai sudah tidak shock.

Banyak pesaing artinya konsumen sudah sangat teredukasi dengn produk tersebut sehingga "pertarungannya" tidak lagi soal membentuk pasar yang belum ada tapi tentang bagaimana "memindahkan" pasar yang ada untuk mengonsumsi brand kita. Di sini peran kreativitas, marketing, dan strategi bisnis akan memegang peranan yang sangat besar, tapi sekali lagi, tidak pusing-pusing amat buat membentuk market baru.

Jadi, unik penting, tapi potensi jauh lebih penting untuk dipahami dari awal. Bukan berarti kita tidak boleh menggarap yang niche marketing tapi lihat dan hitung dulu apakah potensinya cukup besar untuk kita garap. Pesaing juga boleh banyak tapi jika potensi masih besar dan kita melihat ada celah untuk bisa menjadi besar tentu juga akan sangat menarik untuk digarap.

Tag: Rex Marindo

Penulis: Rex Marindo, Founder Nasi Goreng Mafia dan Warunk Upnormal

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,003.04 3,962.94
British Pound GBP 1.00 19,785.63 19,586.46
China Yuan CNY 1.00 2,189.41 2,167.53
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,013.00 14,863.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,929.46 10,818.78
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,921.15 1,901.93
Dolar Singapura SGD 1.00 10,996.92 10,886.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,662.79 17,480.37
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,628.96 3,588.36
Yen Jepang JPY 100.00 13,297.61 13,161.25

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5873.271 -1.028 602
2 Agriculture 1571.300 11.861 20
3 Mining 1937.807 -4.617 46
4 Basic Industry and Chemicals 797.141 -2.349 71
5 Miscellanous Industry 1250.629 19.474 45
6 Consumer Goods 2442.698 -10.482 47
7 Cons., Property & Real Estate 417.046 -0.791 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1018.723 3.718 69
9 Finance 1062.946 1.696 91
10 Trade & Service 813.079 -4.552 145
No Code Prev Close Change %
1 TRIO 190 238 48 25.26
2 NIKL 3,480 4,330 850 24.43
3 DIGI 1,030 1,230 200 19.42
4 ABMM 1,680 2,000 320 19.05
5 TOTO 312 358 46 14.74
6 AIMS 176 200 24 13.64
7 BGTG 98 108 10 10.20
8 PNIN 1,030 1,125 95 9.22
9 AGRS 230 250 20 8.70
10 HDFA 129 140 11 8.53
No Code Prev Close Change %
1 INCF 168 125 -43 -25.60
2 ARTA 292 220 -72 -24.66
3 PANI 595 500 -95 -15.97
4 DSSA 14,475 12,350 -2,125 -14.68
5 INTD 284 244 -40 -14.08
6 LPLI 174 150 -24 -13.79
7 MREI 6,000 5,300 -700 -11.67
8 GDST 173 153 -20 -11.56
9 IPCM 450 402 -48 -10.67
10 PKPK 175 157 -18 -10.29
No Code Prev Close Change %
1 ABBA 195 204 9 4.62
2 PNLF 236 250 14 5.93
3 UNTR 32,150 31,125 -1,025 -3.19
4 RAJA 520 540 20 3.85
5 PGAS 2,070 2,140 70 3.38
6 PNIN 1,030 1,125 95 9.22
7 DOID 720 770 50 6.94
8 KPIG 680 680 0 0.00
9 TRAM 214 222 8 3.74
10 ZINC 1,640 1,640 0 0.00